• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Dinas ESDM Kaltim Minta Warga Laporkan Tambang Galian C Ilegal di Bontang ke Penegak Hukum

by BontangPost
24 April 2025, 14:01
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Penambangan galian C di Kelurahan Kanaan tidak pernah diterbitkan perizinannya oleh Dinas ESDM Kaltim. (Adiel Khundara/Kaltim Post)

Penambangan galian C di Kelurahan Kanaan tidak pernah diterbitkan perizinannya oleh Dinas ESDM Kaltim. (Adiel Khundara/Kaltim Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Aktivitas penambangan ilegal galian C di Kota Bontang masih terus berlangsung, meskipun Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur telah menyegel lokasi tersebut sejak awal bulan.

Menanggapi situasi ini, Kepala Bidang Minerba Dinas ESDM Kaltim, A. Prannata, mengimbau masyarakat untuk turut serta mengawasi kegiatan tambang ilegal. Ia meminta warga mendokumentasikan aktivitas tersebut dan melaporkannya langsung kepada aparat penegak hukum (APH). “Karena ini sudah masuk dalam ranah penegakan hukum,” tegas Prannata.

Ia juga mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di Kota Bontang untuk lebih aktif. Pasalnya, lokasi tambang itu sebagian besar berada di kawasan hutan lindung. OPD juga diminta berkoordinasi dengan kepolisian atau Gakkum Kehutanan agar aktivitas ilegal tidak terus merusak lingkungan. “Jika dibiarkan, bisa berpotensi menyebabkan bencana seperti longsor dan banjir di Kota Bontang,” ujarnya.

Baca Juga:  Warga Kanaan Ungkap Longsor Bukan Kali Pertama, Dampak Tambang Ilegal Masih Menghantui

Berdasarkan video yang beredar di masyarakat, wartawan Kaltim Post melakukan penelusuran dan memastikan bahwa aktivitas tambang memang terjadi di kawasan hutan lindung. Prannata membenarkan bahwa area yang telah terbuka di Kelurahan Kanaan mencapai 37,25 hektare, sebagian di antaranya termasuk dalam kawasan hutan lindung.

Dari hasil pemetaan, tidak ada satu pun izin pertambangan galian C yang diterbitkan untuk wilayah Kelurahan Kanaan. Sebelumnya, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyatakan bahwa urusan galian C merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kaltim, bukan pemerintah kota. Meski begitu, ia telah menugaskan Wakil Wali Kota Agus Haris untuk melakukan pengawasan. “Nanti pengawasannya dilakukan oleh Pak Wakil,” ujar Neni.

Wali kota mengakui bahwa tambang ilegal ini seharusnya bisa diproses secara hukum. Namun, ia mengaku prihatin jika warganya sampai harus berhadapan dengan proses pidana. Karena itu, pendekatan persuasif akan menjadi langkah awal yang diambil Pemkot. “Kalau sudah diberi peringatan, nanti itu jadi wewenang pemprov. Saya harap masyarakat yang melaporkannya ke provinsi,” lanjutnya.

Baca Juga:  Longsor di Kanaan, JAP; Penanganan Belum Sentuh Akar Masalah

Neni juga menambahkan bahwa pihaknya telah memfasilitasi penyampaian laporan ke Pemprov Kaltim. Namun untuk pendekatan langsung kepada warga, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Wakil Wali Kota. Ia menyebut persoalan ini turut dipicu oleh perbedaan harga tanah di kawasan Kanaan jika dibandingkan dengan daerah lain seperti Sambera. “Harganya beda jauh. Masa kita mau biarkan terus seperti ini? Karena itu sebelumnya kami juga sudah menyurati pemprov,” pungkasnya. (*)

Tags: galian cgalian c ilegal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dua Remaja Pelaku Curanmor di Pasar Raya Sangatta Selatan Dibekuk Polisi

Next Post

Empat Hari Dicari, Pria di Samarinda Ditemukan Tewas

Related Posts

Ganti Rugi Korban Longsor Kanaan Belum Lunas, Polres Bontang Kembali Panggil Pemilik Lahan
Bontang

Ganti Rugi Korban Longsor Kanaan Belum Lunas, Polres Bontang Kembali Panggil Pemilik Lahan

1 Juni 2026, 10:35
Penahan Longsor Bekas Galian C Ilegal di Kanaan Bontang Jebol Lagi, Lumpur Mengarah ke Permukiman
Bontang

Penahan Longsor Bekas Galian C Ilegal di Kanaan Bontang Jebol Lagi, Lumpur Mengarah ke Permukiman

28 Mei 2026, 18:59
Aktivitas Galian C di Perbatasan Bontang-Kutim Mendadak Hilang Saat Dicek Polisi
Kaltim

Aktivitas Galian C di Perbatasan Bontang-Kutim Mendadak Hilang Saat Dicek Polisi

18 Mei 2026, 16:58
Ganti Rugi Longsor Mandek, Warga Kanaan Bontang Tagih Janji Pemilik Lahan
Bontang

Ganti Rugi Longsor Mandek, Warga Kanaan Bontang Tagih Janji Pemilik Lahan

30 April 2026, 15:58
Polres Bontang Tutup Tambang Galian C Ilegal Milik Kades Gas Alam Muara Badak
Lingkungan

Polres Bontang Tutup Tambang Galian C Ilegal Milik Kades Gas Alam Muara Badak

9 Maret 2026, 01:05
Pemodal Tambang Galian C Ilegal di Taman Nasional Kutai Jadi Tersangka
Lingkungan

Pemodal Tambang Galian C Ilegal di Taman Nasional Kutai Jadi Tersangka

4 Maret 2026, 13:35

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.