BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mulai mematangkan persiapan pemasangan sistem CCTV di sekolah negeri tingkat SD dan SMP.
Program ini menjadi bagian dari penguatan pengawasan sekolah yang nantinya dapat dipantau secara real time, baik oleh Disdikbud maupun Wali Kota Bontang.
Melalui Anggaran Perubahan 2025, pemerintah mengalokasikan Rp728 juta untuk tahap awal pengadaan perangkat.
Berdasarkan perencanaan, sebanyak 30 unit CCTV akan dipasang di SD negeri dan 9 unit di SMP negeri. Perangkat tersebut memiliki spesifikasi IP Camera Outdoor IRSpeed Dome DS-2DE4425IW-DE 25x Zoom 4MP PTZ, sebagaimana tercatat dalam Sirup LKPP.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparudin, menyampaikan bahwa saat ini proses masih berada pada tahap penyusunan teknis. Penentuan titik pemasangan serta kesiapan sarana pendukung di sekolah menjadi bagian penting sebelum pemasangan dilakukan.
“Seluruh perangkat saat ini masih berada dalam tahap perencanaan pengadaan. Kami memastikan titik pemasangan dirancang sesuai kebutuhan masing-masing sekolah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pemasangan tahap awal difokuskan pada ruang kelas. Ruang tersebut dianggap sebagai pusat aktivitas siswa dan guru yang membutuhkan sistem pengawasan lebih dulu sebelum diperluas ke area lainnya.
“Untuk tahun ini kami hanya menargetkan pemasangan CCTV pada ruang kelas. Penambahan titik di luar kelas akan dilanjutkan pada anggaran berikutnya,” jelasnya.
Menurut Saparudin, integrasi sistem CCTV dengan Disdikbud dan Wali Kota dirancang untuk mempermudah pemantauan aktivitas sekolah secara cepat dan menyeluruh.
“Nantinya perangkat CCTV ini terhubung langsung ke Disdikbud dan Wali Kota. Jika ingin melihat kondisi sekolah, tinggal tarik kameranya dan bisa terlihat secara langsung,” katanya.
Ia menambahkan, sistem ini dapat menjadi alat pendukung evaluasi kedisiplinan guru maupun siswa, sekaligus membantu pencegahan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan sekolah.
Koordinasi dengan pihak sekolah juga telah dilakukan untuk menyiapkan fasilitas pendukung instalasi. Sekolah prioritas akan ditentukan berdasarkan jumlah siswa dan tingkat aktivitas.
“Yang jelas, kami targetkan pemasangan bisa dimulai begitu seluruh proses pengadaan selesai. Sekolah juga sudah kami minta untuk menyiapkan sarana yang diperlukan,” ungkapnya.
Program CCTV ini direncanakan berjalan bertahap hingga seluruh sekolah negeri di Bontang mendapatkan fasilitas serupa. Disdikbud juga membuka peluang perluasan program ke sekolah swasta pada tahap lanjutan.







