• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Diskes-KB Gelar TTEx

by BontangPost
31 Agustus 2017, 06:45
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
SINERGI: Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes bersama peserta TTEx berfoto bersama sesaat sebelum memulai kegiatan uji penyusunan rencana kontinjensi. (IST)

SINERGI: Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes bersama peserta TTEx berfoto bersama sesaat sebelum memulai kegiatan uji penyusunan rencana kontinjensi. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

asilitasi 20 Peserta, Tingkatkan Kapasitas Cluster Kesehatan Kota Bontang

BONTANG – Dukung program Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Kota Bontang menggelar Table Top Exercise (TTEx) atau uji penyusunan rencana kontinjensi (renkon). Kegiatan selama dua hari tersebut digelar di Hotel Bintang Sintuk, ruang meeting room Mangkaliat.

Bekerjasama dengan lintas sektor dari Epidemilog Kesehatan Pertama Dinkes Provinsi Kaltim, Rubiyo Wahyudi dan Letkol Corp Kesehatan Militer (CKM) Purdiyanto Ba/Ta Pusdikkes TNI Angkatan Darat (AD). Serta menghadirkan Kasubid Evaluasi Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Dr. Ina Aguatina Isturini, MKM juga Staf Fasilitasi Pemulihan Awal Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes.

Usung tema “Peningkatan Kapasitas Cluster Kesehatan Kota Bontang Dalam Penanggulangan Bencana”, hadirkan 20 peserta yang merupakan koordinator sub cluster di bidang kesehatan, diantarnya 10 perwakilan dari Diskes-KB, 8 orang dari puskesmas, dan 2 perwakilan dari rumah sakit.

Baca Juga:  Operasi Timbang Jilid II, Langkah Bontang Perkuat Deteksi Dini Stunting

Pada kesempatan itu, Dr. Ina Aguatina Isturini, MKM mengatakan, sesuai amanah Kemenkes melalui keputusan nomor 1105 tahun 2007 tentang Pedoman Penanganan Medis Korban Masal Akibat Bencana Kimia. Merupakan strategi Kemenkes dalam  menanggulangi krisis kesehatan untuk 2015-2019. Menargetkan 170 kabupaten/kota agar mampu melakukan upaya pengurangan resiko di wilayahnya.

“Kota Bontang menjadi salah satu sasarannya. Melihat dari sisi probabilitas dan dampaknya. Ternyata, kecelakaan industri menempati peringkat pertama di kota ini, sehingga itu paling prioritas untuk disusun renkonnya,” ungkapnya.

Untuk mencapai program tersebut, akan dilakukan secara bertahap selama tiga tahun. Tahun pertama (saat ini, red.) Kemenkes bersama para koordinator sub cluster melakukan asesmen, menyusun peta respond (bagaimana rencana operasinya). Menyusun renkon atau sesuatu yang telah dirancang pada keadaan fluktuatif dengan jalan atau alur sesuai kesepakatan.

Baca Juga:  Bupati Minta Semua Puskesmas Diakreditasi

Sejak 2012 lalu, Kemenkes telah mengembangkan sistem cluster untuk masalah kesehatan, terdiri dari 6 sub cluster dan 2 tim. Diantaranya, sub cluster pelayanan kesehatan, pengendalian penyakit, penyehatan lingkungan, dan air bersih, pelayanan gizi, sub cluster kesehatan ibu dan anak (KIA) dan kesehatan reproduksi, kesehatan jiwa, hingga DVA. Juga tim data dan informasi serta tim logistik.

“Renkon perlu diuji melalui kegiatan TTEx. Terutama upaya manajerial harus teruji melalui sistem cluster. Pada proses ini untuk menganalisa resiko di wilayah masing-masing. Apa saja sih bahaya yang bisa terjadi di Kota Bontang? Sekaligus menguji renkon yang disusun,” jelas dia.

Sementara tahun kedua, dilakukan simulasi seperti memposisikan keadaan darurat sebenarnya. Nantinya, salah satu peserta bertindak sebagai Kadiskes dan bidang lainnya. Puncak kegiatan tersebut yakni menguji renkon yang telah disusun. Tugas sub cluster adalah memaparkan renkon yang dibuatnya.

Baca Juga:  Wawali Najirah Minta Kader Posyandu Aktif Jemput Bola

Ia berharap melalui kegiatan ini, baik pemerintah pusat, provinsi serta masyarakat dapat ikut andil mengurasi resiko bencana. Bisa memaksimalkan kapasitas di daerahnya sehingga paham terhadap resiko yang terjadi untuk dapat mandiri. “Program ini harus mainstream,” tutupnya. (ra/adv)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kbkesehatanpemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Anggaran Seret Skema Produta Berubah, Pemkot Gelontorkan Rp 60 Juta Per RT

Next Post

Ratusan Personil Ikuti Donor Darah

Related Posts

Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan
Bontang

Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

18 April 2026, 11:00
Defisit Rp100 Miliar Lebih, Proyek Fisik Bontang Jadi Target Efisiensi
Pemkot Bontang

Defisit Rp100 Miliar Lebih, Proyek Fisik Bontang Jadi Target Efisiensi

16 April 2026, 14:07
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai Mei, Pemkot Bontang Ajak Warga Beri Data Jujur
Pemkot Bontang

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai Mei, Pemkot Bontang Ajak Warga Beri Data Jujur

16 April 2026, 13:09
Sekolah Rakyat di Bontang Dibangun Oktober, Pemkot Kejar Syarat Administrasi
Pemkot Bontang

Sekolah Rakyat di Bontang Dibangun Oktober, Pemkot Kejar Syarat Administrasi

16 April 2026, 12:00
2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot
Pemkot Bontang

2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

15 April 2026, 12:33
Neni Beri Sinyal Mutasi Pejabat Bontang Digelar Akhir April
Pemkot Bontang

Neni Beri Sinyal Mutasi Pejabat Bontang Digelar Akhir April

15 April 2026, 11:50

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.