• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Disperindag Seriusi Kembangkan Batik Lokal, Jadi Ciri Khas Daerah dan Identitas Bangsa

by BontangPost
27 Mei 2017, 12:31
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
PENGEMBANGAN: Pengurus PKK belajar membatik saat melakukan kunjungan ke lokasi rumah batik di Sangatta.(IST)

PENGEMBANGAN: Pengurus PKK belajar membatik saat melakukan kunjungan ke lokasi rumah batik di Sangatta.(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur (Kutim) kini tengah fokus mengembangkan batik lokal. Mengingat, selain dapat menjadi ciri khas daerah, batik juga menjadi identitas bangsa Indonesia.

Kadisperindag Kutim Kutim Edward Azran mengatakan, batik merupakan indentitas bangsa Indonesia. Apalagi, saat ini dunia internasional mengakui batik merupakan milik Indonesia.

“Batik yang merupakan karya Adi Luhung, anak bangsa harus dikembangkan serta dilestarikan. Sehingga puluhan generasi mendatang masih bangga dengan batik,” ujar Edward saat membuka Pelatihan Batik dan Tenun,  baru-baru ini.

Pelatihan yang digelar Disperindag Kutim, diakuinya untuk mendorong pelaku bisa mengembangkan usaha dan serta melestarikan. Menurutnya, Bangsa Indonesia, mempunyai ragam bentuk atau corak batik yang dapat dibanggakan serta menjadi ciri khas daerah. Bahkan, Kutim yang baru berdiri 17 tahun ternyata mempunyai ciri khas batik yang sudah mulai dikenal.

Baca Juga:  WADUH!!! ‘Elpiji Kentut’ Beredar di Kutim, Kondisi Masih Tersegel, Isi Tabung Kurang

“Kedepan, batik Kutim ditumbuhkembangkan dalam diri warga Kutim sehingga ketika berada di luar daerah bisa mempromosikan. Karenanya Disperindag mempunyai tanggungjawab moril bagaimana perajin batik bisa eksis,” ujarnya.

Dari sudut ekonomi, lanjut Edward, perajin batik bisa memberikan multi player effek kepada daerah. Dimulai dengan membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan rumah tangga hingga peningkatan ekonomi daerah. Disisi lain dalam wawasan kebangsaan, batik mampu menciptakan kebanggaan anak bangsa akan karya bangsanya.

“Kita bisa membuktikan bagaimana ketika batik diklaim bangsa lain, sehingga adanya perang syaraf yang akhirnya berhasil dimenangkan Indonesia yang berdampak pada 1 Oktober dijadikan sebagai Hari Batik Nasional,” beber Edward seraya menyebutkan perhitungan berapa pendapatan perajin batik ketika pada hari Kamis semua instansi pemerintah wajib memakai batik.

Baca Juga:  Kantor Desa Beri Layanan,  Tapi Tak Maksimal

Pelatihan yang melibatkan 20 peserta IKM dari beberapa kecamatan, diakuinya digelar bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kutim dan Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta.

“Kami ingin, pelaku bisa berkembang serta menjadi pioneer dalam pelestarian bantik Kutim yang kini mulai dilirik pasar,” ungkap Edwar Azran. (aj)

Tags: Batik LokalSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jalan Sudah Bagus, Tapi Debu Masih Tebal

Next Post

Majukan Pariwisata,  Butuh Dukungan Stakeholder 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.