• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

DLH Sebut Banjir karena Faktor Alam, Bukan Perusahaan   

by BontangPost
3 Mei 2018, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
FAKTOR ALAM: Siswa SD berjalan di tengah kepungan banjir di Sangatta Selatan, Sabtu (28/4) lalu.(DOK/Sangatta Post)

FAKTOR ALAM: Siswa SD berjalan di tengah kepungan banjir di Sangatta Selatan, Sabtu (28/4) lalu.(DOK/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Setelah hampir sepekan, banjir yang merendam Kutai Timur sejak Jumat (27/4) berangsur pergi. Meski belum sepenuhnya. Pihak pemkab menyatakan, banjir tersebut disebabkan faktor alam, bukan gangguan dari aktivitas perusahaan tambang.

Diketahui, banjir tersebut sempat merendam empat kecamatan, yakni Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, dan Rantau Pulung. Tercatat ribuan kepala keluarga (KK) menjadi korban. Tim gabungan sampai mengerahkan banyak bala bantuan untuk mengevakuasi korban yang terjebak banjir.

Terakhir, banjir merendam beberapa tempat di Bengalon dan Rantau Pulung, dua hari lalu. Namun dikabarkan telah surut hingga tingkat kedalaman yang tak lagi membahayakan, kemarin (2/5).

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim, Andi Palesangi mengatakan penyebab banjir berkepanjangan tersebut adalah faktor alam. Yakni, jadwal pasang air laut, bersamaan dengan hujan deras yang panjang.

Baca Juga:  UPT Keswan Bengalon Mati Suri

“Jadi, banjirnya itu merupakan luapan air pasang dan hujan, yang datang dari hulu sungai Kutim. Makanya banjir sampai merendam banyak tempat,” jelas Andi.

Andi memastikan banjir bukan disebabkan buangan dari lokasi tambang. Perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia yang berada di Kutim, diklaim sudah melakukan kontrol. Debit air yang dibuang bisa diatur karena memiliki pintu air.

“Perusahaan tersebut, bila hujan deras pun tetap mampu dan harus menampung air agar tak banjir,” katanya.

Dari kolam sedimen pond milik perusahaan tersebut, lanjut dia, dikelola lalu dibuang airnya secara perlahan dengan volume tertentu yang sesuai batasan. Sedimen pond merupakan penampung air dari tambang yang dikelola. Kebetulan hanya milik perusahaan tersebut yang mengarah ke Sungai Sangatta.

Baca Juga:  Tak Ada Sanksi Tegas, Tak Jera Pasang APK Ilegal 

“Dari tujuh sedimen pond milik perusahan tersebut, batasan Q (debit air) maksimalnya masih pada batasan yang diizinkan,” paparnya. (dy)

Tags: Banjir Kutimcuaca burukSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Nekat Selundupkan Sabu di Rantau Pulung, Ancok Diciduk Polisi 

Next Post

Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur 

Related Posts

Batu Ampar Kutim Dilanda Banjir, Puluhan Rumah Terendam
Kaltim

Batu Ampar Kutim Dilanda Banjir, Puluhan Rumah Terendam

12 Desember 2025, 19:20
Sebagian Wilayah di Kutai Timur Terendam Banjir, 300 Kepala Keluarga Dievakuasi Tim Gabungan
Kaltim

Sebagian Wilayah di Kutai Timur Terendam Banjir, 300 Kepala Keluarga Dievakuasi Tim Gabungan

8 Desember 2025, 13:30
Banjir Rendam Tiga Desa di Karangan Kutim, Ketinggian Air Capai Pinggang Orang Dewasa
Kaltim

Banjir Rendam Tiga Desa di Karangan Kutim, Ketinggian Air Capai Pinggang Orang Dewasa

8 Desember 2025, 08:00
Warga Bukit Kayangan Kutim Hidup Tanpa Listrik dan Air Bersih, Tercekik Aktivitas Tambang
Lingkungan

Warga Bukit Kayangan Kutim Hidup Tanpa Listrik dan Air Bersih, Tercekik Aktivitas Tambang

19 Mei 2025, 11:52
Hujan Dery Ridwansah 3 640x447
Kaltim

Cuaca Ekstrem Diprediksi Landa Kaltim Sepekan ke Depan

26 Februari 2020, 12:00
Cuaca Ekstrem, Waspada Gelombang Tinggi 
Kaltim

Pemancing Waspada, Gelombang Masih Berbahaya

20 Januari 2020, 16:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.