• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

DPPR Soroti Banyak Masalah Kondisi Drainase, Pintu Gerbang, hingga TPS 

by BontangPost
30 Maret 2017, 12:30
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
ilustrasi

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Belum baiknya tata ruang wilayah ibu kota Kutai Timur (Kutim), Sangatta menjadi sorotan Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR). Mulai dari kondisi parit yang buntu, pintu gerbang yang kumuh, hingga masalah Tempat Pembuangan sampah Sementara (TPS) di bahu jalan. Sebab, keberadaan sejumlah fasilitas tersebut berpengaruh besar terhadap penilaian Adipura.

Kepala DPPR Kutim Ardiansyah mengatakan, agar dilakukan pembersihan di parit-parit, bukan hanya di jalan protocol, tapi juga di gang-gang.  Sebab, masih banyak  parit yang tudak berfungsi dengan baik karena tertutup rumput. Tentu ini juga akan berpengaruh pada penilaian tim Adipura.

“Saya juga lihat pintu gerbang, semua salah. Karena pintu gerbang ini rata-rata ada palang di atas, dan terlalu rendah yang tentu menghambat  kendaraan besar terutama pemadam untuk masuk lorong, saat bertugas,” kata Ardiansyah.

Baca Juga:  Encek UR. Firgasih Jadi Bunda Pariwisata Kutim

Padahal, kata dia, di daerah lain, seperti di Samarinda, pintu gerbang saat ini  hanya dibuat lurus  ke atas. Sehingga memudahkan kendaraan saat masuk.

Selain itu, keindahan kota juga perlu, sebagai bahan penilaian Adipura.  Karena itu, dirinya meminta agar  jembatan kembar  atau Jembatan Pinang,  seharusnya diberikan lampu, agar tidak gelap saat malam. Sebab jembatan ini jadi pintu gerbang masuk Sangatta.

“Selain itu, taman di median jalan juga perlu ditata.  Sebab ini juga nantinya akan menjadi salah satu komponen penilaian lainya,” tuturnya.

Sementara, kata Ardiansyah, saat ini Kutim baru memiliki Tempat pembuangan akhir (TPA). Sedangkan, keberadaan TPS belum ada.

“Ini (TPS) juga perlu dibuatkan,” katanya.

Baca Juga:  Bonus Atlet Berkurang, DPRD Panggil Disporapar

Dan terpenting, menurut Ardiansyah  adalah pengadaan ruang terbuka hijau. Sebab, kota yang ideal adalah  30 persen, merupakan ruang terbuka  hijau.

Terkait dengan masalah TPA/ TPS,  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ence RIjal Rafiddin mengakui, saat ini  masalah sampah kesannya  asal buang ke TPA. Karena belum ada pengelolanya. Namun ke depan, karena sekarang sudah ada UPT pengelola sampah, maka  akan dilakukan pentaan ulang, bagaimana idealnya. (aj)

Tags: dprdPembangunan KutimSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pengurus YKI dan YJI Kutim Dilantik, Siap Bentuk Ranting di 18 Kecamatan 

Next Post

TK2D Haram Gunakan Seragan PNS 

Related Posts

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.