• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Dukungan Lingkungan Pulihkan Mental Anak 

by BontangPost
1 Desember 2018, 15:05
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi(Net)

Ilustrasi(Net)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Maraknya kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur di sejumlah kecamatan di Kutim, membuat Psikolog Rara Amiati resah. Perempuan yang juga bekerja sebagai konselor, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), serta Staf Perlindungan Khusus Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kutim ini menyebut, kasus tersebut tak menutup kemungkinan akan kembali terjadi.

Menurutnya, kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur didasari oleh sejumlah faktor. Seperti minimnya interaksi antar orang tua dan anak, pola asuh yang salah, kurangnya sosialisasi edukasi seks sejak dini, faktor kekurangan ekonomi, atau sifat pedofilia pelaku pelecehan seksual pada anak. Ia membenarkan adanya perilaku menyimpang yang dilakukan oleh orang terdekat. “Bermacam-macam yang saya tangani, mulai dari lima sampai 16 tahun diserahkan pada kami,” katanya saat diwawancarai, Jumat (30/11).

Baca Juga:  Jelang Wukuf Dapat Wejangan, Diminta Tetap Taat Aturan 

Upaya pencegahan gencar dilakukan oleh pihaknya. Seperti melakukan sosialisasi ke beberapa kecamatan dengan menjalankan program Perlindungan Anak Terpadu Bagi Masyarakat (PATBM). “Kami sudah jalankan di Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, Sangkulirang, Muara Wahau dan Kongbeng. Harapan saya bisa terealisasidi 18 kecamatan,” imbuhnya.

Ia berupaya untuk menghilangkan rasa traumatik. Sejumlah upaya dia lakukan. Seperti konseling dan pemulihan yang dilakukan menyesuaikan usia. “Penanganan tiap orang berbeda. Ada yang seminggu bahkan tiga bulan. Sembuh itu pasti, walaupun tidak bisa lupa, yang penting keluarga dan lingkungan mendukung,” jelasnya.

Bahkan, untuk membantu pemulihan, pihaknya siap membuka layanan konsultasi hingga seumur hidup korban jika diperlukan. Hal itu membantu untuk mengembalikan semangat hidup anak agar memiliki masa depan lebih baik.

Baca Juga:  Teroris dan Ketidakadilan

Dirinya meminta pada masyarakat yang menemui kasus serupa agar dapat melapor padanya, guna mencegah tingkat depresi pada anak yang menjadi korban. “Orantua harus bisa lebih berperan aktif, kalau ada apa-apa, lapor. Karena jika orang tua malu, anak akan semakin terpuruk,” bebernya.

Dengan bekerja sama kepolisian, Dinas Sosial, maupun masyarakat, pihaknya mengaku akan memberikan rasa aman dan nyaman untuk seluruh korban. (*/la)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pemulihan Mental AnakSangatta Post
Share4TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ajak Kaum Muda untuk Perangi Narkoba 

Next Post

Tekan Banjir, Perkim Bersihkan Drainase

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.