• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Fatimah Asyari : Butuh Nyali untuk Perbaiki Ibu Kota 

by BontangPost
13 April 2018, 11:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Fatimah Asyari(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Fatimah Asyari(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

PERSAINGAN merebut tiket Partai Nasional Demokrat (NasDem) untuk diajukan sebagai Calon Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda nampaknya akan berjalan ketat. Ada calon yang dikabarkan telah menyiapkan modal besar untuk mendapatkan jabatan tersebut. Namun tidak demikian dengan Fatimah Asyari yang mengaku hanya bermodalkan keberanian dan pengalaman selama menjadi akademisi, politisi, hingga pekerja sosial.

Lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu nampak sunyi dari pemberitan media dalam memuluskan langkahnya untuk dipilih sebagai wawali. Tapi siapa sangka, dia telah membangun komunikasi politik dengan Syaharie Jaang, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Viktor Yuan, hingga elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketika melawat di Sekretariat Kelompok Kerja 30 (Pokja 30) Kaltim, Kamis (12/4) lalu, mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda tiga periode itu mengaku sejatinya program pembangunan Kota Tepian telah tersusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Baca Juga:  Sumbang 25 Persen PAD selama 2016, Pemkot Cari Celah Wisata

Masalah pembangunan dan penataan Samarinda bukan lagi pada konsep kepala daerah dan wakil kepala daerah, tetapi keberanian dan tekad menjalankan program yang telah tertuang dalam rencana tahunan daerah

“Karena itu masalanya ada pada nyali. Sering kali kita berani menyusun program, tetapi tidak berani melaksanakannya. Sekarang komitmen melaksanakan itu yang perlu ditekankan. Karena semua program daerah sudah ada di rencana pemerintahan daerah,” sebutnya.

Perempuan yang dikenal ramah itu mengatakan, dirinya yakin semua rencana yang telah disusun pemerintah selama lima tahun pemerintahan Syaharie Jaang dan mendiang Nusyirwan Ismail sudah cukup ideal untuk memperbaiki dan menata Samarinda.

Namun yang belum muncul adalah komitmen untuk menjalankan program tersebut. Meski sudah ada rencana dan tahapan-tahapan untuk menjalankannya, tetapi butuh komitmen, konsistensi, serta kesabaran untuk menjalankannya.

Baca Juga:  Ketidakstabilan Harga Dikeluhkan Pedagang

Soal problem mendasar Kota Tepian, Fatimah menegaskan, hanya ada tiga masalah besar yakni banjir, kemacetan, dan kaveling parkir. Tiga masalah tersebut sudah bertahun-tahun tak kunjung diselesaikan.

Disinggung ide pengerukan Sungai Mahakam, lanjut dia, program tersebut dapat dilaksanakan dalam jangka panjang. Namun yang terpenting penanganan banjir dapat dilakukan dengan menata perumahan yang kian hari semakin bertambah.

“Saya bukan ahli dalam menangani banjir. Banyak ahli yang bisa dilibatkan. Laksanakan hasilnya. Selama ini ada konsep membuat polder bagi perumahan yang di atas lima hektare, itu yang harus dilaksanakan,” ucapnya.

Kebijakan berbeda juga dapat diterapkan di pemukiman yang berskala kecil. “Perumahan yang dibangun di area yang ada rawa harusnya jadi daerah resapan air. Kalau pemerintah memberikan izin yang berskala kecil, rumah yang dibangun harus rumah panggung,” saran Fatimah.

Baca Juga:  Inspektorat Minta Pejabat Segera Lapor

Sementara itu merebaknya joki parkir liar dapat diselesaikan dengan beragam langkah. Antara lain pembinaan, komunikasi, dan pengaturan areal yang menjadi domain pemerintah dan swasta. Bila pemerintah mampu menata parkir, dapat dipastikan meningkatkan pendapatan daerah. Contohnya di mal, pemerintah bisa mendapatkan pajak 25 persen, sisanya masuk di kantong pengelola.

Salah satu sebab kemacetan juga disebabkan merebaknya parkir liar yang belum mendapatkan penataan dan penindakan maksimal dari Pemkot Samarinda. “Samarinda punya banyak area parkir. Coba dikelola dengan baik, bisa dapat 100 persen untuk menambah keuangan daerah. Parkir otonom itu ketika dikelola dengan baik, hasil sepenuhnya untuk menambah uang daerah,” tutup dia. (*/um)

Tags: Metro SamarindaWakil Wali Kota Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tak Ada KKN di Rekrutmen Polri

Next Post

Andi Harun Nahkodai Gerindra Kaltim

Related Posts

Demi Kemaslahatan Warga Samarinda, Wakil Wali Kota Tunda Resepsi Pernikahan Anaknya
Kaltim

Demi Kemaslahatan Warga Samarinda, Wakil Wali Kota Tunda Resepsi Pernikahan Anaknya

22 Maret 2020, 09:09
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.