• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Fokus Bangun yang Sudah Bebas

by BontangPost
18 November 2017, 11:02
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
PEMBANGUNAN: Kawasan Taman Nasional Kutai. (Dok)

PEMBANGUNAN: Kawasan Taman Nasional Kutai. (Dok)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), akan mulai fokus membangun wilayah dua kecamatan yang telah bebas dari Kawasan Taman Nasional Kutai (TNK). Mengingat, sudah sangat lama masyarakat mengidam-idamkan pembangunan fasilitas dasar yang terhenti akibat status kawasan.

 

Bupati Kutim Ismunandar menyatakan, pemerintah tidak akan tergesa-gesa dalam mengusulkan sisa usulan kawasan yang belum bebas dari TNK. Sebab, fokus utama saat ini adalah bagaimana pembangunan bisa berjalan di lahan seluas 7.816 hektar yang sudah jelas statusnya.

 

“Kami selesaikan pembangunan yang ada dulu. Jadi prosesnya bertahap. Jangan kita frontal,” sebut Ismu.

 

Saat ini, kata dia, proses deliniasi lahan yang sudah lepas dari TNK terus dilakukan. Sebab, hal itu akan menjadi dasar Pemkab Kutim dalam melakukan pembangunan.

Baca Juga:  Kutim Overload 5 Ribu TK2D 

 

“Dalam pertemuan dengan Kemen L HK kami juga sudah sampaikan terkait permintaan tambahan jumlah luasan yang perlu dienclave. Karena ada beberapa wilayah yang saat ini masih berstatus TNK, namun penduduk yang bermukim juga sudah banyak. Paling tidak perlu ada proses In-Out dari luasan 7.816 hektar yang sudah disetujui, sehingga bisa ikut dibangun,” paparnya.

 

Lalu untuk tambahan lahan yang dienclave dari TNK, Ismu mengakui tetap akan terus diperjuangkan. Sebab, sesuai usulan awal, yang akan dibebaskan seluas 24 ribu hektar, namun yang baru disetujui hanya 7.816 hektar.

 

Sebelumnya, Ismu menyatakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) siap membantu proses pelepasan kawasan bandara yang masih masuk dalam Taman Nasional Kutai (TNK).

Baca Juga:  Pendirian Pabrik Sawit Punya Potensi

 

Pernyataan tersebut diperolehnya setelah bertemu langsung dengan Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar di Jakarta belum lama ini.

 

Tak hanya itu, Kemen LHK juga siap membantu proses pelepasan area di sekitar bandara seluas 300 hektar. Kendati demikian, area itu bukan untuk lokasi pembangunan, namun hanya sebagai area obstacle atau pembatas pada rencana pembangunan bandara.

 

Seperti diketahui, lahirnya penetapan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 718 tahun 2014 tentang perubahan status kawasan hutan di Kaltim, termasuk kawasan TNK, sebenarnya sudah sesuai dengan usulan tim terpadu yang didalamnya juga melibatkan Pemkab Kutim. Namun, setelah keputusan keluar, areal  kawasan yang dienclave seluar 7.816 hektar. Sementara sesuai usulan awal, lahan yang perlu dienclave dari TNK seluas 24 ribu hektar. (aj)

Baca Juga:  Operasi Patuh Mahakam 2017, Ada Yang Tak Pakai Helm hingga Melawan Arus 
Tags: pemkab kutimSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

3 ‘Srikandi’ Kasus Korupsi Segera Disidang

Next Post

Panitia Matangkan Persiapan, Porprov Diundur ke November 

Related Posts

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham
Kaltim

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham

8 Desember 2025, 19:06
Utang Proyek PL Mulai Dibayar
Breaking News

Janji Dilunasi Pemkab Kutim, Kontraktor Masih Resah

21 Januari 2019, 19:20
Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang
Pemkot Bontang

Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang

3 Januari 2019, 18:01
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.