• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Marak Kekerasan Seksual Anak di Pelosok, Pemerhati Minta Jadi Perhatian Serius 

by BontangPost
1 Mei 2017, 19:16
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
HARUS DIPERHATIKAN: Marniana (dua dari kanan) saat mengunjungi anak yang menjadi korban kekerasan seksual.(IST)

HARUS DIPERHATIKAN: Marniana (dua dari kanan) saat mengunjungi anak yang menjadi korban kekerasan seksual.(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

 

SANGATTA – Kasus kekerasan seksual terhadap anak rupanya marak terjadi di kawasan pelosok. Akses informasi yang sulit membuat kasus ini tak muncul ke permukaan.

Hal ini diakui Marniana, salah seorang Pemerhati Perempuan dan Anak di Kutim. Selama ini, sosialisasi penanganan dan pencegahan terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan anak hanya gencar dilakukan di ibu kota. Padahal, banyak kasus  terjadi di pedalaman.

“Kekerasan perempuan dan anak justru banyak terjadi di kampung-kampung,” kata Marniana, Minggu (30/4) kemarin.

Dia membeberkan, belum lama ini terjadi tak kurang dari empat kasus kekerasan seksual terhadap anak. Diantaranya terjadi di Rantau Pulung, Muara Bengkal, dan beberapa daerah lain.

Baca Juga:  Pajak Minerba Belum Bisa Maksimal

“Dua kasus dilakukan oleh ayah kandung. Kemudian ada juga oleh ayah tiri,” jelasnya.

Melihat fenomena ini, pencegahan terhadap kasus tersebut tak bisa lagi dilakukan lewat sosialisasi yang bersifat seremonial belaka. Dia berharap instansi terkait segera turun langsung ke lapangan dan mengambil langkah strategis.

“Sosialisasi jangan hanya di Sangatta saja. Tapi juga perlu ke pedalaman. Kemudian juga perlu dilakukan pendataan terhadap pelaku,” terangnya.

Sebagai volunter bagi korban kekerasan perempuan dan anak, dia juga berharap agar petugas yang berkewajiban mengembalikan psikologis korban bisa turun langsung ke lapangan. Seringkali mental anak yang menjadi korban kekerasan seksual akan jatuh. Belum lagi dengan perlakuan lingkungan yang biasanya tak ramah dengan korban.

Baca Juga:  Sibuk Jaring Ikan di Perairan Lubuk Tutung ABK Tiba-Tiba Hilang 

“Harus dilakukan pendekatan secara langsung kepada korban. Harus dicarikan solusi, jika memungkinkan anak itu dipindahkan ke daerah yang tidak tahu mengenai kasus korban,” katanya.

Layaknya kasus narkoba, dia berharap kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak bisa menjadi perhatian bersama.

“Dari data Komnas Perlindungan Anak, Kaltim di urutan 13 tertinggi kasus kekerasan terhadap anak. Makanya, persoalan ini tak bisa dianggap remeh dan harus disikapi dengan serius,” pintanya. (hd)

Tags: asuransikekerasan Terhadap AnakkriminalSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Umat Hindu di Kaubun Gelar Dharma Santhi

Next Post

ASTAGA!!! 21 Bocah Tertangkap Mesum dan Mabuk, Ada Yang Gelar Pesta Miras di Depan Masjid

Related Posts

Dalam Setahun 306 Kasus Kejahatan Terjadi di Bontang, Didominasi Curanmor dan Curat
Bontang

Dalam Setahun 306 Kasus Kejahatan Terjadi di Bontang, Didominasi Curanmor dan Curat

30 Desember 2025, 13:29
Tiga Kasus Kriminalitas Tertinggi di Bontang Tahun Ini, Mulai Curanmor hingga Penggelapan
Kriminal

Tiga Kasus Kriminalitas Tertinggi di Bontang Tahun Ini, Mulai Curanmor hingga Penggelapan

31 Desember 2024, 11:38
Pecahkan Kaca Rumah, Warga Berbas Pantai Tewas Bersimbah Darah
Bontang

Pecahkan Kaca Rumah, Warga Berbas Pantai Tewas Bersimbah Darah

30 Oktober 2022, 14:21
Usai Bakar Istri, Suami di Balikpapan Berusaha Bunuh Diri
Kriminal

Usai Bakar Istri, Suami di Balikpapan Berusaha Bunuh Diri

20 September 2022, 21:29
Sewa Motor Rp 150 Ribu, Digadai Rp 8 Juta
Kriminal

Sewa Motor Rp 150 Ribu, Digadai Rp 8 Juta

16 November 2021, 19:39
Ngaku Polisi dan Wartawan, Peras Korban Rp 3 Juta
Kriminal

Ngaku Polisi dan Wartawan, Peras Korban Rp 3 Juta

24 Oktober 2021, 13:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.