• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

H Hadi Mulyadi SSi Msi, Anggota DPR RI Dapil Kaltim-Kaltara; Pejuang Kepentingan Daerah, Dikenal Dekat dengan Rakyat

by BontangPost
2 Mei 2017, 12:47
in Feature
Reading Time: 5 mins read
0
IST

IST

Share on FacebookShare on Twitter

Pada pemilihan umum (pemilu) 2014 silam, Samarinda mengirimkan salah seorang putra terbaiknya untuk duduk di kursi DPR RI. Tak hanya memperjuangkan kepentingan Kalimantan Timur (Kaltim), melainkan juga Kalimantan Utara (Kaltara). Dua provinsi yang dulunya satu.

Guntur Marchista Sunan

Dia adalah H Hadi Mulyadi SSi Msi. Di Senayan, politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu memegang jabatan strategis: Wakil Ketua Komisi VII yang membidangi Energi Sumber Daya Mineral, Riset dan Teknologi, serta Lingkungan Hidup.

Sejatinya, pria kelahiran Samarinda, 9 Mei 1968 itu memiliki latar belakang sebagai seorang pendidik. Suami dari Hj Erni Makmur itu dikenal sebagai ustaz dan dosen di berbagai kampus. Menjadi tenaga pengajar sudah digeluti Hadi sejak muda. Dia juga merupakan pendiri Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Cordova Samarinda.

Berbekal beragam latar belakang itulah, jebolan Magister Sains Ilmu Ekonomi Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin (Unhas) itu dipercaya masyarakat untuk menjadi wakil mereka di parlemen. Pada 2004, dia duduk sebagai anggota DPRD Kaltim dan mendapat amanah memimpin komisi I.

Di periode pertama duduk sebagai wakil rakyat, Hadi benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik. Aspirasi masyarakat dia serap habis. Bahkan, Hadi kerap turun langsung untuk menemui masyarakat. Hasilnya, dia pun kembali terpilih sebagai anggota DPRD Kaltim pada pemilu 2009.

“Alhamdulillah, saya menjadi anggota dewan bermodalkan pendekatan kepada masyarakat, serta menyampaikan program yang baik, tulus, dan berpihak kepada rakyat. Karena yang memilih saya adalah rakyat, maka saya harus menjaga amanah rakyat,” kata orang tua dari (alm) Usamah Saifurrahman, Khaulah Karimah, Muhammad Al Fatih, Muhammad Ibrahim Khalil, dan Ahmad Ismail Yasin itu.

Karier Hadi di dunia politik memang cemerlang. Di periode 2009-2014, dia dipercaya sebagai wakil ketua DPRD Kaltim. Dengan jabatan yang lebih tinggi, dia pun bisa lebih intens memperjuangkan kepentingan rakyat. Apalagi, posisi pimpinan dewan berkaitan erat dengan kebijakan. Meskipun di parlemen, menganut konsep kolektif kolegial.

Bahkan, Hadi termasuk yang berperan besar atas pemekaran Kaltara. Saat itu, dia menjabat sebagai wakil ketua Tim Percepatan Pembangunan Kaltara. Tanpa lelah, dia pun pulang-pergi Jakarta-Kalimantan agar provinsi baru itu segera terbentuk. Hasilnya, Kaltara menjadi provinsi sendiri.

Baca Juga:  Pusat Perkantoran Diusulkan di Sungai Siring, Permudah Akses dengan Bandara Baru 

Kiprah politik Hadi terus menanjak seiring terpilihnya dia sebagai anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim–sebelum pemekaran Kaltara–pada pemilu 2014. Dengan perolehan 53.143 suara, Hadi mendapat jatah satu dari delapan kursi Kaltim.

Di DPR RI, awalnya Hadi ditugaskan di Komisi II yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Aparatur dan Reformasi Birokrasi, Kepemiluan, serta Pertanahan dan Reforma Agraria. Namun, sejak 19 Oktober 2016, dia menjadi wakil pimpinan di Komisi VII yang membidangi Energi Sumber Daya Mineral, Riset dan Teknologi, serta Lingkungan Hidup.

“Provinsi ini kaya dengan sumber daya alam (SDA). Mestinya kekayakan itu bisa dinikmati rakyat. Namun, pembangunan tidak merata, kesejahteraan kurang. Makanya, sebagai putra daerah, saya terpanggil untuk memperbaiki kondisi ini. Itulah yang melatarbelakangi saya maju sebagai anggota DPR RI. Supaya bisa memperjuangkan kepentingan daerah di pusat,” tegasnya.

Namun, sebelum berpindah tugas ke komisi lainnya, Hadi sempat memelopori pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB). Saat di Komisi II, ada lima DOB Kaltim-Kaltara yang diperjuangkannya. Yakni, Kabupaten Paser Selatan, Kabupaten Berau Pesisir Selatan, Kabupaten Kutai Utara, Kota Sebatik, dan Kota Tanjung Selor.

“Pembentukan lima DOB tersebut sangat penting bagi percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Karena itu saya meminta agar mendapatkan prioritas,” katanya.

Menurut Hadi, hampir semua DOB di Kaltim-Kaltara maju pesat. Pembangunan daerah meningkat dan kesejahteraan masyarakat membaik. Pelayanan pemerintahan juga berjalan bagus. Pasalnya, akses pelayanannya dekat.

Penggemar klub Premier League, Arsenal itu memang dikenal dekat dengan masyarakat. Sebagai contoh saat banjir yang menerjang Samarinda beberapa waktu lalu. Bersama sahabat, kolega, dan rekan separtai, dia blusukan ke lokasi banjir. Bahkan, dia ikut nyemplung  ke genangan air agar bisa menyerap aspirasi masyarakat.

“Bakti sosial itu merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang membutuhkan. Jadi, teman-teman tergerak untuk saling membantu. Lewat sumbangan bersama, kami pun bisa membantu saudara-saudara di Samarinda yang menjadi korban banjir. Sekaligus mendengar aspirasi masyarakat,” beber pria yang dikenal murah senyum itu.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Warga Bontang: Syahran (292); Dipercaya Jadi Imam Masjid Tertua Bontang

GENERASI MUDA HARUS SIAP

Dalam sebuah kesempatan, Hadi mengimbau kepada seluruh generasi muda untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi ancaman bangsa, baik dari dalam maupun luar. Menurutnya, Indonesia menghadapi ancaman global dan tantangan internal kebangsaan. “Dari manapun ancaman dan tantangan tersebut, generasi muda harus tangguh menghadapinya,” tegasnya.

Dia mencontohkan, ancaman global antara lain cengkeraman kapitalisme dunia dan krisis ekonomi sejagad. Sedangkan tantangan internal, di antaranya pelambatan ekonomi nasional, kemiskinan, pengangguran, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), meningkatnya kekerasan, ancaman narkoba, paham radikal, maraknya pornografi dan porno aksi, serta ancaman disintegrasi bangsa.

“Seluruh elemen masyarakat, terutama pemuda dan mahasiswa, harus memupuk rasa nasionalisme di hati masing-masing, menjaga jangan sampai tercerai-berai dan tetap berada dalam ikatan persatuan kesatuan Indonesia. Ikatan persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa, harus diutamakan di atas kepentingan pribadi, keluarga maupun golongan. Kepentingan bangsa dan negara harus nomor satu,” tegasnya lagi. (***)

RIWAYAT HIDUP

Nama               : H Hadi Mulyadi SSi MSi

TTL                 : Samarinda, 9 Mei 1968

Alamat             : 1. Jl. Juanda 7 No 47 Samarinda Kalimantan Timur

  1. Komplek RJA DPR RI Kalibata Blok A5/88 Jakarta

Agama             : Islam

Perkerjaan:

Anggota DPR RI periode 2014-2019

Keluarga:

Istri                  : Hj Erni Makmur

Anak:

  1. Usamah Saifurrahman (Alm)
  2. Khaulah Karimah
  3. Muhammad Al Fatih
  4. Muhammad Ibrahim Khalil
  5. Ahmad Ismail Yasin

Riwayat Pendidikan:

  1. TK Dharma Bahagia Samarinda (1974)
  2. SDN 014 Samarinda (1981)
  3. SMPN 1 Samarinda (1984)
  4. SMAN 2 Samarinda (1987)
  5. F-MIPA Unhas Ujung Pandang (1995)
  6. Magister Sains Ilmu Ekonomi Pasca Sarjana Unhas (2004)

Riwayat Pekerjaan:

  1. Pengajar Bimbel Al-Kalam Ujung Padang (1993-1994)
  2. Pengajar Bimbel Jakarta Intensive Learning Course (JILC) Ujung Padang (1993-1994)
  3. Pengajar Bimbel Eureka Ujung Pandang (1993-1994)
  4. Pengajar Bimbel Bina Muslim Cendekia (BMC) Ujung Pandang (1993-1994)
  5. Pengajar Pondok Pesantren Darul Aman Ujung Pandang (1993-1995)
  6. Pengajar SMU Muhamadiyah Samarinda (1997-2000)
  7. Asisten Kalkulus TPB Unhas Ujung Padang (1989-1995)
  8. Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Cordova Samarinda (2000-2004)
  9. Dosen Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia Ujung Padang (1995-1996)
  10. Dosen Fakultas Pertanian Universitas 45 Ujung Padang (1995-1996)
  11. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda (1997-2004)
  12. Dosen Sekolah Tinggi Manajemen Ilmu Komputer (Stimik) Widya Cipta Dharma Samarinda (2001-2004)
  13. Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Samarinda (2003-2004)
  14. Dosen S-1 PIN (Pemerintahan Integratif) Fisipol Unmul Samarinda (2006-2014)
  15. Dosen Politeknik Negeri Samarinda (2001-2003)
  16. Trainer Lembaga Manajemen Trusco Samarinda
  17. Ketua Komisi I DPRD Kaltim Periode 2004-2007
  18. Wakil Ketua DPRD Kaltim Periode 2009-2014
  19. Anggota DPR RI Periode 2014-2019 (Wakil Ketua Komisi VII)
Baca Juga:  Gagal Masuk ABRI, Kini Nahkodai PDAM Bontang

Riwayat Organisasi:

  1. Pengurus Irma Masjid Al-Maruf Samarinda (1982-1987)
  2. Pengurus Himpunan Mahasiswa Matematika F-MIPA Universitas Makasar (1988-1989)
  3. Pengurus Senat Mahasiswa F-MIPA Universitas Makasar (1990-1991)
  4. Pengurus FOSIDI Unhas (1991-1992)
  5. Pengurus Mahasiswa Pecinta Musholla (MPM) Universitas Makasar (1990-1992)
  6. Wakil Ketua Lembaga Studi dan Dakwah Islam Ar-Rahmah Makassar (1993-1996)
  7. Ketua Biro Pendidikan dan Dakwah Al-Ishlah Samarinda (1997-1999)
  8. Sekretaris Umum DPW Partai Keadilan Kaltim (1998-1999)
  9. Wakil Ketua Panitia Pemilihan Daerah (PPD) Kaltim (1998-2000)
  10. Ketua Umum DPW Partai Keadilan Kaltim (1999-2001)
  11. Ketua Umum DPW Partai Keadilan Sejahtera Kaltim (2001-2005)
  12. Ketua Umum DPW Partai Keadilan Sejahtera Kaltim (2005-2010)
  13. Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah Kalimantan (2010-2015)
  14. Pembina Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Cordova Samarinda (2004-Sekarang)
  15. Pembina Kerukuan Bubuhan Banjar Provinsi Kalimantan Timur (KBBKT) (2010-2015)
  16. Penasihat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kaltim (2011-2016)
  17. Dewan Pembina KONI Kaltim (2009-2013)
  18. Dewan Pembina MPI Kaltim
  19. Dewan Penasihat MUI Kaltim (2011-1016)
  20. Ketua Dewan Pengurus Lembaga Budaya dan Adat Kutai (2013-2018)
  21. Dewan Pembina Yayasan Penyandang Cacat Kaltim
  22. Dewan Pembina Jaringan Islam Terpadu (JSIT) Kaltim
  23. Ketua Pengurus Daerah Ikatan Sarjana Ekonomi (ISEI) Samarinda (2009-2012)
  24. Ketua Pengurus Daerah Ikatan Sarjana Ekonomi (ISEI) Samarinda (2012-2015)
  25. Ketua Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi (ISEI) Korwil Indonesia Timur (2012-2015)
  26. Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (2003-2005)
  27. Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (2005-2010)
  28. Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (2010-2015)
  29. Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (2015-2020)
  30. Sekretaris Lajnah Tadrib Dewan Syariah (DSP) Pusat Partai Keadilan Sejahtera (2015-2020)
  31. Dewan Penasihat Ikatan Alumni Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (KPMKT) (2015-2018)

Mata Kuliah Diajarkan

  1. Matematika Dasar/kalkulus
  2. Statistik
  3. Aljabar Linier
  4. Analisa Numerik
  5. Model Matematik
  6. Matematika Ekonomi
  7. Matematika Teknik
  8. Teknik Pidato
Print Friendly, PDF & Email
Tags: kisah inspiratifMetro Samarinda
Share1TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hari Ini, Diskusi Publik Garapan BEM FKIP Unmul 

Next Post

Wali Kota Andalkan Whatsapp, Pangkas Birokrasi, Koordinasi Lebih Mudah

Related Posts

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.