• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Harapan Orang Tua di Hardiknas, Minta Pemkab Perhatikan ABK

by BontangPost
3 Mei 2018, 11:01
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
BERSAMA: Salah seorang siswa ABK berfoto bersama dengan Bupati Kutim, Ismunandar,  Wakil Ketua DPRD,  Encek Firgasih.(Foto Dhedy/Sangatta Post)

BERSAMA: Salah seorang siswa ABK berfoto bersama dengan Bupati Kutim, Ismunandar,  Wakil Ketua DPRD,  Encek Firgasih.(Foto Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Tidak sedikit orang tua dari Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) menggantungkan harapan agar fasilitas pendukung yang dibutuhkan semakin lengkap. Mulai dari tempat pendidikan hingga tenaga medis.

Ika Murniani salah satunya. Warga Sangatta Utara ini berharap agar pemerintah bisa terus memperhatikan fasilitas pendukung bagi mereka (ABK).

Sehingga para orang tua lebih mudah mengarahkan anaknya bahkan para wali murid merasa nyaman berada di kota atau daerah yang ramah terhadap ABK.

“Pemerintah memperbanyak sekolah inklusi.  Karena setahu saya baru dua SD saja. Yakni 004 dan di SLB,” kata  ibu yang miliki anak dengan kondisi serebal palsi atau yang dikenal dengan lemah motorik sebelah kanan ini.

Ibunda dari Fawas Mustafa Akmar yang bersekolah di SD Inklusi 004 Kecamatan Sangatta Utara ini juga merasa tenaga pendidik bagi ABK  tidak banyak seperti guru sekolah pada umumnya.

Baca Juga:  Pemkab Akan Bangun Pasar di Ranpul 

“Tenaga pendidiknya juga mesti ditambah agar memudahkan dalam sistem pembelajaran,” pintanya saat mendampingi buah hati di Peringatan Hardiknas 2018 di Lapangan Kantor Bupati, Sangatta, Rabu (2/5) kemarin.

Sependapat dengan itu, Selvi yang memiliki putra ABK juga meminta agar Pemkab Kutim menerima tenaga pendidik di sekolah inklusi lebih banyak. Mengingat para guru yang mendidik ABK haruslah dengan kompetensi khusus.

“Selain mereka (guru) mimiliki keahlian pengajaran ABK, tentu juga yang memiliki kesabaran extra,” sebut ibu dari Andi Danendra atau yang akrap disapa Andra.

Sebelumnya, kurang lebih 50 ABK turut meramaikan peringatan Hardiknas 2018 di lingkungan Pemkab Kutim dengan mempersembahkan sebuah puisi.

Kemudian bersama Bupati Ismunandar didampingi Wabup Kamsidi Bulang dan sejumlah perjabat lainnya membaur bersama menyanyikan lagu berjudul “Jangan Menyerah” yang dipopulerkan oleh Band D’ masiv.

Baca Juga:  Tahun Depan, Target Pemkab Tuntaskan Seluruh Program

Ditemui usai acara, Bupati mengatakan Pemkab akan mengejar ketertinggalan pembangunan fasilitas dibeberapa sekolah. Sesuai instruksi Menteri Pendidikan Republik Indonesia, bahwa semua tenaga pendidik harus mampu membangun kerjasama antar satu dengan yang lain.

“Kita semua harus bisa bahu-membahu saling membantu untuk memajukan pendidikan di Kutim agar lebih layak,” jelasnya.

Tidak hanya itu, dia mengatakan telah berkoordinasi dengan sekretaris daerah (sekda) untuk cepat menyalurkan insentif bagi para guru. Selain itu ia  menceritakan banyaknya sarana dan prasarana yang harus di tingkatkan di beberapa sekolah.

“Beberapa kecamatan sudah memenuhi kapasitas. Namun masih ada beberapa sekolah yang kurang dan harus dibenahi,” terangnya.

Menurutnya jumlah sekolah di Kutim sangat banyak. Ia akan melakukan kerjasama dengan UPT yang ada di masing-masing kecamatan.

Baca Juga:  Pembangunan Bandara Sangkima Tidak Libatkan TNK 

“Jika kami harus melakukan pekerjaan itu sendiri, saya rasa tidak akan sanggup. Maka dari itu kami akan berdayakan UPT,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Dinas Pendidikan Kutim, Roma Malau, membenarkan minimnya infrastruktur di beberapa sekolah yang ada di Kutim. Ia mengaku sangat miris atas kondisi tersebut.

“Kami juga berupaya untuk selalu memerhatikan sekolah-sekolah itu. Namun kita semua menyadari minimnya anggaran menjadi permasalahan untuk memperbaiki seluruh tempat pendidikan yang ada. Tapi di 18 kecamatan kami sudah mengecek,” katanya.

 

Dirinya berharap kelayakan atas sekolah yang ada di Kutim semakin meningkat. Agar pendidikan di daerahnya tidak lagi tertinggal.

“Selaku pemerintah kami akan perbaiki fasilitas. Doakan saja agar segala upaya yang kami lakukan dapat memberikan yang terbaik untuk beberapa sekolah yang belum tersentuh,” tandasnya. (dy/la)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: ABKhari pendidikanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hari Pendidikan Wadah Refleksi 

Next Post

Rizal Mundur,  DLH Tanpa Pimpinan 

Related Posts

Profil dan Karier Ki Hadjar Dewantara: Guru Bangsa, Jurnalis, Pejuang Sunyi di Jalan Pendidikan
Feature

Profil dan Karier Ki Hadjar Dewantara: Guru Bangsa, Jurnalis, Pejuang Sunyi di Jalan Pendidikan

2 Mei 2025, 13:00
Menlu: ABK WNI di Kapal Tiongkok Belum Terima Gaji, Kerja 18 Jam
Internasional

Menlu: ABK WNI di Kapal Tiongkok Belum Terima Gaji, Kerja 18 Jam

11 Mei 2020, 11:30
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.