• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Indonesia Beli Alat Uji Virus Korona kepada Singapura

by M Zulfikar Akbar
16 Maret 2020, 15:30
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
ILUSTRASI. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

ILUSTRASI. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Indonesia telah menjalin kerja sama pengadaan alat uji virus korona dengan pemerintah Singapura. Dari pembicaraan Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pada pekan lalu, kerja sama dilakukan melalui business to business (b to b).

Pada Rabu, 11 Maret lalu, dua petinggi PT Kimia Farma, bagian dari holding farmasi Badan Usaha Milik Negara terbang ke Singapura. Menggunakan pesawat Garuda Indonesia pada pagi hari, keduanya kembali pada hari yang sama dengan membawa enam boks alat penguji korona.

Juru bicara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Deni Surjantoro, membenarkan adanya barang masuk dari Singapura yang berhubungan dengan korona. “Namun saya tidak bisa menjelaskan isinya,” ujar Deni.

Baca Juga:  Sembilan Aturan ASN Cegah Penyebaran Covid-19, Melanggar Bakal Disanksi

Direktur Utama PT Bio Farma, perusahaan induk holding farmasi, Honesti Basyir membenarkan kabar bahwa dua anak buahnya berangkat ke Singapura. Namun dia mengatakan perusahaannya belum membeli alat tes dalam jumlah besar karena perlu pengujian lebih dulu.

Honesti mengatakan perusahaan juga mencari alternatif alat tes dari negara lain. “Kami juga masih membuka kemungkinan mencari alat tes lain dari Korea atau Cina,” ujar Honesti.

Kerja sama Indonesia dan Singapura terkait pengadaan alat uji korona ini bermula dari tawaran Temasek Foundation International pada 13 Februari lalu. Ketika itu, Chief Executive Temasek Foundation International Benedict Cheong menulis surat kepada Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya.

Baca Juga:  Anggaran Tersedot Covid-19, Pemindahan Ibu Kota Diminta Dibatalkan

Isi surat itu menginformasikan alat pendeteksi virus korona bernama VereCoV Detection Kit. Dalam satu kali pengujian, alat tersebut diklaim bisa mendeteksi dan mengidentifikasi Covid-19 serta membedakannya dengan virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Hasilnya pun terlihat dalam dua setengah jam.

Melalui surat yang sama, Benedict Cheong menyatakan ada 500 unit alat itu yang tersedia pada pertengahan Februari lalu. Ia menyatakan Temasek siap bekerja sama dengan instansi yang ditunjuk untuk mengukur hasil pengujian alat yang dikembangkan di Veredus Laboratories, perusahaan bioteknologi yang berbasis di Singapura. (tempo)

Print Friendly, PDF & Email
Source: Tempo
Tags: coronavirussingapuravirus korona
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perwali Tak Ampuh Tertibkan Parkir Liar

Next Post

Imbas Korona, Neni Akan Coret Perjalanan Dinas Pejabat Bontang

Related Posts

Singapura Hentikan Hitung Kasus Covid-19
Internasional

Singapura Hentikan Hitung Kasus Covid-19

8 Juli 2021, 13:00
Dinkes Bontang Bantah Dua Rumah Sakit Tutup, Masa Isolasi Diperpanjang
Bontang

Hasil Rapid Test, 55 Pegawai RSIB Negatif Corona

26 April 2020, 19:36
RSUD Tetap Layani Pasien Gawat Darurat, Buka IGD Sementara
Bontang

Breaking News!!! Satu Pasien Lagi Positif Covid-19

25 April 2020, 17:57
PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen
Bontang

Ini Kronologi Meninggalnya PDP Usia 8 Tahun di Bontang

24 April 2020, 20:25
PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen
Bontang

PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen

24 April 2020, 19:30
Cemas Terhadap Covid-19, Polda Kaltim dan Pemkot Bontang Buka Layanan Konseling
Bontang

Cemas Terhadap Covid-19, Polda Kaltim dan Pemkot Bontang Buka Layanan Konseling

24 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.