• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Ini Sebelas Pantangan bagi Ibu Hamil

by M Zulfikar Akbar
24 Oktober 2018, 08:00
in Breaking News
Reading Time: 3 mins read
0
ILUSTRASI

ILUSTRASI

Share on FacebookShare on Twitter

SEMUA wanita yang sedang mengandung pasti berharap memiliki kehamilan yang sehat dan menjalani proses persalinan lancar dengan bayi lahir sehat. Demi mencapai ini semua, tak berlebihan, kok, jika Anda menggali apa saja pantangan untuk ibu hamil.

Mulai dari apa pun yang dikonsumsi hingga berbagai kebiasaan yang bisa berdampak buruk pada kesehatan ibu hamil dan janin.

Tak ada ibu hamil yang ingin hal buruk terjadi pada dirinya dan bayi dalam kandungan. Oleh karena itu, demi melindungi buah hati, ketahuilah pantangan ini untuk menjauhkan Anda dan janin dari bahaya.

1.Merokok

Sebuah jurnal medis yang menggabungkan hasil dari 43 penelitian membuktikan bahwa merokok atau sering menghirup asap rokok selama kehamilan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung bawaan pada bayi. Penyakit jantung bawaan merupakan salah satu masalah serius pada bayi. Jika tidak ditangani dengan benar, maka ini dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembangnya, hingga terjadinya gagal jantung dan kematian dini.

Tak hanya itu, penelitian Yang, dkk. menyebutkan bahwa wanita hamil yang terpapar asap rokok akan memiliki risiko untuk memiliki bayi dengan berat badan lahir rendah, kematian janin, kelahiran prematur, dan keguguran.

2.Konsumsi minuman beralkohol

Studi yang dilakukan Chiodo, dkk. memaparkan bahwa konsumsi alkohol selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran janin. Pada penelitian yang sama juga menyebutkan, konsumsi minuman beralkohol selama kehamilan dapat menyebabkan kegagalan tumbuh pada janin, pertumbuhan wajah yang tidak normal, dan lahir mati.

Baca Juga:  Simak Nih, Menangis Bisa Bikin Sehat

3.Mengonsumsi kafein yang terlalu tinggi

Konsumsi minuman berkafein yang tinggi selama kehamilan dapat meningkatkan risiko kegagalan pertumbuhan janin, pertumbuhan jantung dan pembuluh darah yang tidak normal, dan pertumbuhan tulang yang tidak normal. Jumlah konsumsi kafein yang dikatakan aman per hari yaitu 300 mg.

Perlu diingat bahwa kafein tak hanya terkandung pada kopi, tapi juga pada cokelat, teh, dan minuman berenergi.

4.Makan makanan yang bisa membahayakan janin

Bukan tanpa alasan bahwa ibu hamil dianjurkan untuk tidak mengonsumsi beberapa makanan di bawah ini:

Daging mentah atau yang dimasak kurang matang seperti sushi atau steak, karena mengandung toksoplasmasis, sebuah parasit yang dapat menyebabkan infeksi serius pada janin dan diri Anda sendiri.
Ayam dan telur yang dimasak kurang matang atau mentah. Hindari juga makanan seperti hati ayam atau daging yang bisa jadi adalah sumber salmonela yang bisa sebabkan diare berat pada ibu hamil.
Jenis ikan yang diketahui mengandung merkuri tinggi, seperti tuna, sea bass, atau ikan-ikan lain yang berukuran besar. Kandungan merkuri dapat menyebabkan kerusakan saraf jika dimakan dalam jumlah yang besar.

5.Minum obat tanpa rekomendasi dokter

Kalau makan saja tak boleh sembarangan, apalagi minum obat! Ibu hamil yang minum obat tanpa rekomendasi atau resep dokter bisa berdampak buruk pada perkembangan organ janin.

Baca Juga:  Bersihkan Racun Dalam Tubuh, Ini Tipsnya

6.Mengangkat beban berat

Mengangkat beban berat bisa menyiksa punggung dan panggul ibu hamil. Hal ini akan meningkatkan kemungkinan prolaps uteri (yaitu rahim turun karena otot melemah). Jika harus mengangkat sesuatu yang berat, cobalah untuk memegangnya dekat dengan tubuh Anda. Kemudian, secara perlahan tekuk lutut dan jangan membuat gerakan memutar sambil mengangkat beban.

7.Yoga

Pada dasarnya, yoga adalah jenis latihan fisik yang baik untuk tubuh. Namun pada ibu hamil, ada beberapa posisi yang memerlukan lebih banyak peregangan. Gerakan yang memutar harus dihindari. Konsultasikan dengan dokter terlebih dulu sebelum mulai yoga, atau Anda bisa mendaftarkan diri ke kelas yoga khusus untuk ibu hamil yang instrukturnya sudah tersertifikasi.

8.Sauna

Meski dianggap sebagai salah satu bentuk relaksasi, tapi berendam di bathtub yang dialiri air panas atau sauna bisa berbahaya, dan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya cacat lahir. Selain itu, ada pula risiko terserang penyakit menular jika air atau bak mandi tidak bersih. Jika ingin berendam, suhu air yang digunakan untuk mandi sebaiknya sama dengan suhu tubuh Anda.

9.Bersepeda

Saat hamil, pusat keseimbangan tubuh akan bergeser. Hal ini akan membuat aktivitas bersepeda menjadi semakin sulit, terutama jika dilakukan di jalur yang padat. Alternatif yang lebih aman adalah mengendarai sepeda statis. Namun, aktivitas ini hanya boleh dilakukan sampai trimester kedua. Agar lebih aman, lebih baik konsultasikan ini dengan dokter jika ingin bersepeda statis saat hamil.

Baca Juga:  5 Gejala Diabetes Tahap Awal yang Sering Diabaikan

10.Susu yang tidak dipasteurisasi

Tujuan dari proses pasteurisasi adalah menghilangkan bakteri jahat dengan menggunakan suhu panas. Susu yang tidak dipasteurisasi berisiko mengandung bakteri Listeria yang bisa menyebabkan keguguran atau penyakit serius lainnya.

11.Membersihkan kotoran kucing

Hampir semua ibu hamil tahu akan bahaya parasit Toxoplasma gondii. Parasit ini dapat membuat ibu hamil mengalami keguguran atau bayi meninggal saat lahir. Jika bayi lahir selamat, ada kemungkinan infeksi parasit tersebut dapat membuat bayi mengalami kejang atau menderita gangguan mental.

Karena itu, selama Anda hamil Anda disarankan untuk menghindari binatang peliharaan. Mintalah bantuan suami atau anggota keluarga lain untuk merawat kucing kesayangan Anda untuk sementara waktu.

Selain mengetahui pantangan untuk ibu hamil, salah satu kunci penting kehamilan sehat adalah tetap aktif. Namun, walaupun Anda dituntut untuk tetap aktif, harus tahu juga batasannya. Jagalah kehamilan dengan memenuhi nutrisi kehamilan yang dibutuhan, jauhi pantangan yang disebutkan di atas, serta selalu berkonsultasi dengan dokter kandungan jika Anda merasakan keluhan atau ingin melakukan kegiatan tertentu.(RN/ RVS/klikdokter)

Tags: Ibu Hamilkesehatan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Peretas Bajak Situs Arab Saudi

Next Post

Menjadi Pendidik Profesional di Era Milenial

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06
Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar
Bontang

Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar

24 Maret 2023, 13:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.