BONTANG – Program internet gratis bagi komunitas nelayan kepulauan dan wilayah pesisir Bontang yang merupakan salah satu program unggulan Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik), tahun ini kembali diikutsertakan dalam event lomba inovasi pelayanan publik tingkat nasional.
Kali ini, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pimpinan Dasuki tersebut mengikutkannya di event Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) 2018 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Arianto, Kasi Sarana dan Prasarana Diskominfotik yang juga sekaligus koordinator program ini mengatakan, pihaknya optimis inovasinya tersebut bisa kembali meraih juara. Pasalnya di event Inovation Government Award (IGA) yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) beberapa waktu lalu, Diskominfotik berhasil menduduki peringkat ke-4 setelah Surabaya, Bandung, dan Makassar.
“Pencapaian ini tentu sangat luar biasa bagi Bontang. Karena tiga besarnya merupakan kota besar semua. Sementara Bontang adalah kota kecil. Jika dibandingkan kota-kota sedang maupun kecil lainnya, Bontang merupakan yang terbaik,” ujarnya, Selasa (10/4).
Dikatakan Arianto, saat ini tahapan penilaian di Sinovik 2018 sudah dalam tahap evaluasi. Setelah ini kata dia, tim penilai akan melakukan kunjungan langsung ke Bontang.
Sebagai informasi, fasilitas internet gratis ini telah dipasang di beberapa daerah pesisir dan Kepulauan yang ada di wilayah Bontang. Diantaranya daerah Pesisir Loktunggul Bontang Lestari, daerah Pesisir Selangan Bontang Lestari, daerah Pesisir Tihi-Tihi Bontang Lestari, serta Pesisir Gusung Kelurahan Guntung. Fasilitas ini dapat diakses oleh masyarakat khususnya komunitas nelayan dan pesisir selama 24 jam. (bbg/adv)







