• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Ismail Bolong Dituding Berbohong, Pengacara Brigjen Hendra Siapkan Laporan

by Redaksi Bontang Post
12 November 2022, 15:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Hendra Kurniawan

Hendra Kurniawan

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Video pengakuan Ismail Bolong terkait tambang batu bara ilegal dan setoran kepada Kabareskrim Komjen Agus Andrianto terus menggelinding. Sebagaimana diberitakan, beredar video testimoni purnawirawan Polri bernama Ismail Bolong yang mengaku pernah memberikan setoran dengan nilai total Rp 6 miliar kepada Kabareskrim Komjen Agus Andrianto.

Upeti tersebut diberikan untuk mengamankan bisnis tambang ilegal di Kalimantan Timur. Salah satu lokasinya berada di Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Namun, tak lama setelah video itu menyebar, muncul video susulan yang berisi klarifikasi dari Ismail Bolong. Dia membantah semua ucapannya di video pertama. Dia mengaku mendapat tekanan dari Brigjen Hendra yang kala itu menjabat Karo Paminal Divpropam. Hendra kini terjerat kasus pembunuhan Yosua bersama Ferdy Sambo.

Baca Juga:  DPRD Kaltim Susun Kajian Karut-marut Pertambangan

Tudingan itu membuat kuasa hukum Brigjen Hendra, Henry Yosodiningrat menyerang balik Ismail Bolong. Kepada pewarta di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (10/11), Henry mengatakan, Ismail Bolong telah melakukan fitnah. Karena itu, pihaknya mempertimbangkan membuat laporan polisi terkait keterangan Ismail Bolong dalam video kedua yang dia unggah pekan lalu. “Ismail Bolong berbohong, itu satu. Keterangan dia itu cerita seperti kayak orang mabuk,” kata Henry.

Dia melanjutkan, Hendra tidak mengenal Ismail Bolong, yang merupakan mantan anggota Polresta Samarinda. Hendra, kata dia, tidak pernah memaksa Ismail Bolong membuat pernyataan. “Hendra Kurniawan tidak pernah kenal dengan Ismail Bolong dan tidak pernah menekan atau memaksa untuk membuat seperti itu,” ungkapnya. Menurutnya, bukan hanya Ismail Bolong yang membuat rekaman testimoni, tapi semua yang terkait yang diperiksa agar memperkuat keterangan satu dengan keterangan yang lain. “Jadi bukan hanya Ismail Bolong,” imbuhnya. Henry pun bertanya-tanya atas sikap Ismail Bolong yang tiba-tiba mencabut pernyataannya dan menuding Hendra. Dia pun curiga ada yang menekan Ismail Bolong.

Baca Juga:  Polisi Tindak Tambang Ilegal di Sebulu, 24 Orang Ditahan

“Sekarang siapa yang menekan dia? Mengatakan bahwa minta maaf kemudian yang saya ceritakan dulu yang saya buat dulu adalah ditekan oleh Hendra Kurniawan terus apa lagi,” kata dia. Karena itu, sekali lagi Henry menegaskan apa yang disampaikan Ismail Bolong adalah tidak benar. Hendra, tegasnya, tidak pernah memaksa Ismail Bolong. “Saya hanya tanya sama Pak Hendra apakah benar Anda menekan Ismail Bolong untuk membuat testimoni seperti itu. Dia bilang nggak kenal, itu fitnah,” ungkap Henry.

Karena itu, pihaknya mempertimbangkan untuk membuat laporan polisi terkait keterangan Ismail Bolong yang telah mencemarkan nama baik Hendra Kurniawan. Di sisi lain, setelah dua video itu beredar, keberadaan Ismail Bolong bak ditelan bumi. Upaya konfirmasi oleh awak Samarinda Pos tidak berhasil dilakukan. Rumah mewahnya di Jalan Rajawali Dalam, Sungai Pinang, sempat didatangi awak media. Namun, Ismail Bolong tidak ada di tempat. Seorang anggota keluarganya yang ditemui Samarinda Pos menyebut Ismail Bolong tengah berada di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). (kpg/riz/k16)

Baca Juga:  Dugaan Tambang Batu Bara Ilegal di Jalan Poros Bontang, Jatam; Polisi Bisa Bertindak meski Tanpa Laporan
Tags: Ismail BolongTambang Ilegal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Curi Motor di Kanaan, Warga Sangatta Terancam 5 Tahun Penjara

Next Post

Hina DPR, Polri, dan Kejaksaan Bisa Diancam Penjara

Related Posts

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam
Kaltim

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam

14 Mei 2026, 17:00
Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare
Kaltim

Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare

30 Maret 2026, 10:00
Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak
Kaltim

Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak

28 Maret 2026, 11:32
Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan
Kaltim

Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan

17 Maret 2026, 08:16
KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar
Kaltim

KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar

13 Maret 2026, 11:00
Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin
Kaltim

Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin

10 Maret 2026, 14:35

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.