• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Iwakaba: Jangan Samakan Waria dan Gay

by BontangPost
27 Mei 2017, 12:57
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Ketua Ikatan Waria Kota Bontang (Iwakaba) Iksan meminta kepada masyarakat agar tidak menyamakan kaum gay dengan waria. Sejak pemberitaan terungkapnya pesta gay sebanyak 141 pria di Jakarta beberapa waktu lalu, pihaknya dihantui rasa ketakutan tatkala beraktivitas.

Saat ditemui Bontang Post, Kamis (25/5) di kediamannya Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Iksan mengatakan  kaum waria dan gay sangat berbeda. Waria merupakan lelaki yang berperawakan perempuan dan kerap memakai baju perempuan. Sedangkan gay adalah pria yang terlihat tulen, namun memiliki orientasi seks menyimpang.

“Gay ini munafik mengaku laki tulen, tapi ternyata kelakuannya lebih bejat daripada waria. Makanya kami mohon agar masyarakat tidak menyamakan waria dengan gay,” pintanya.

Baca Juga:  Waduk Suka Rahmat Dianggap Solusi Banjir

Dia menjelaskan, sejak dibentuk tahun 2003, Iwakaba menjadi wadah para kaum transgender berkarya dan kreasi. Tercatat, sebanyak 370 anggota Iwakaba yang diberdayakan dengan keterampilan yang dimiliki. Mulai berwirausaha hingga melebur ke masyarakat.

Namun, kata dia tak semua mendapatkan kehidupan laik seperti masyarakat yang lain. Selebihnya, para transgender yang sudah terlanjur dikucilkan dari keluarganya pun tak bisa berbuat banyak.

“Sejak dibentuk, saya bersama teman-teman lain konsen untuk membuat pelatihan rias kecantikan, tata rias rambut, dan kulit. Dengan begitu sekiranya sudah ada 200 waria sudah memiliki keterampilan dasar untuk usaha sendiri dan jauh dari usaha-usaha yang haram seperti menjajakan diri,” terangnya.

Dia meminta masyarakat tidak memandang kaum transgender sebelah mata saja. Sebagai sesama manusia, seharusnya anggota Iwakaba juga mendapatkan perlakuan sama dan setara. Cemooh dan hinaan kerap diterima Iksan dan kawan-kawannya.

Baca Juga:  Pengurus DPC Syarikat Islam Bontang Dilantik, Basri Rase Resmi Jadi Ketua

“Seharusnya kami bisa diperlakukan seperti layaknya manusia, saya sedih jika masih ada masyarakat mencemooh atau memperolok kelompok waria. Seharusnya siapapun dia, harus dapat memberikan solusi bukan malah menyudutkan kami,” keluh Iksan.

Itulah  yang menjadi alasan Iksan dan kawan-kawan mendirikan Iwakaba. Hingga kini, organisasi tersebut memiliki satu lembaga kursus keterampilan (LKP) di bidang tata rias dan kecantikan yang sudah terakreditasi.

Selain itu, tambahnya, rata-rata anggota Iwakaba telah mempunyai salon sendiri atau berusaha salon keliling. “Ada juga yang sudah bekerja di beberapa perusahaan di Kota Bontang,” jelas Iksan.

Tidak hanya pelatihan dan pendidikan saja, Iwakaba juga acap kali mengadakan acara keagamaan. Pengajian misalnya, biasanya dilakukan 3 bulan sekali bagi pemeluk Islam. Begitu pula pemeluk Nasrani mempunyai ibadah sendiri atau di gereja sesuai dengan jemaatnya.

Baca Juga:  Mahasiswa Unmul Sambangi Bontang Post

Kendati demikian, Iksan mengeluhkan kepedulian pemerintah yang saat ini dinilai rendah. Sehingga, Iksan berharap agar pemerintah harus dapat melihat potensi dari kelompok waria dan mendukung dengan bantuan moril ataupun materil.

“Selain berharap bisa diterima oleh masyarakat, kami juga meminta perhatian dan bantuan pemerintah. Saya yakin kegiatan kami positif. Jadi seharusnya tidak ada kata untuk menolak membantu kami dalam bentuk apapun,” harap Iksan. (*/nug)

Tags: bontangLGBT
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ulama Desak Pemkot Telusuri LGBT yang Terendus di Kota Taman

Next Post

LGBT Tak Bisa Dijerat Hukum, Polres Masih Petakan

Related Posts

Dibuat Sejak 2021, Ini Akun Admin Grup Gay Bontang City
Bontang

Dibuat Sejak 2021, Ini Akun Admin Grup Gay Bontang City

14 Oktober 2026, 16:03
Budaya LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter, DPR RI Sebut Bisa Ganggu Ketahanan Nasional
Nasional

Budaya LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter, DPR RI Sebut Bisa Ganggu Ketahanan Nasional

7 Juli 2026, 10:30
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Polisi Ungkap Grup LGBT di Balikpapan, Admin di Telegram Raup Rp5 Juta Setiap Bulan
Kaltim

Polisi Ungkap Grup LGBT di Balikpapan, Admin di Telegram Raup Rp5 Juta Setiap Bulan

25 Juli 2025, 16:30
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.