• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Jelang Ramadan, Harga Wajib Stabil 

by BontangPost
25 April 2018, 11:36
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
KEBUTUHAN RAKYAT: Suasana pasar tradisional. Pemkot Samarinda mengingatkan semua pedagang agar tidak bermain-main dengan harga barang menjelang bulan Ramadan.(DOK/METRO SAMARINDA)

KEBUTUHAN RAKYAT: Suasana pasar tradisional. Pemkot Samarinda mengingatkan semua pedagang agar tidak bermain-main dengan harga barang menjelang bulan Ramadan.(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memberikan perhatian serius terhadap kesiapan bahan pokok dan kestabilan harga barang menjelang Ramadan. Selasa (24/4) kemarin, Pemkot Samarinda melakukan rapat koordinasi khusus dengan berbagai stakeholder terkait untuk membahas masalah tersebut.

Pada rapat di kantor Balai Kota Samarinda kemarin, Pemkot Samarinda mengundang sejumlah pihak terkait. Seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Selain itu ada juga dari kepolisian, Satpol PP, Kejati hingga pihak PLN.
Pada kesempatan itu, Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Samarinda, Zairin Zain mengingatkan agar semua stakeholder terkait bisa membantu pemerintah melakukan pengawasan berbagai barang kebutuhan pokok masyarakat. Terutama menjelang Ramadan yang jatuh pertengahan Mei mendatang.

Selain itu, pria yang juga menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim ini mewanti-wanti, agar para pedagang dan produsen barang tidak sembarangan dalam menaikan harga sembako. Apalagi saat bulan puasa dan menjelang lebaran nantinya.

Baca Juga:  Panen Raya, Harga Beras Terjun Bebas

Dia tidak ingin masalah klasik kenaikan harga sembako hingga kelangkaan seperti yang kerap terjadi pada Ramadan sebelum-sebelumnya kembali terjadi di bulan puasa tahun ini. Menurut Zairin, pedagang tidak boleh sembarangan menaikan harga sembako. Sebab, sudah ada aturan yang mengatur tentang penetapan harga.

“Saya ingin, jangan sampai menjelang puasa ada kenaikan harga. Saya imbau semua produsen maupun para penjual di pasar, jangan seenaknya menaikan harga,” seru Zairin.

Lebih lanjut Zairin meminta semua instansi terkait di lingkungan Pemkot Samarinda saling berkoordinasi dan bersinergi. Hal tersebut dirasakan penting agar memudahkan pemerintah melakukan pengawasan harga sembako di pasar. Terutama untuk memastikan ketersediaan sembako.

Pada rapat itu, Zairin juga menekankan tiga poin penting yang perlu jadi perhatian. Melalui pertemuan itu, perlu dilakukan antisipasi terhadap persediaan dan lonjakan harga-harga bahan pokok. Meningkatkan sosialisasi sebagai upaya antisipasi terhadap musibah kebakaran. Termasuk mengambil langkah siaga menjelang peringatan hari buruh internasional 1 Mei 2018.

Baca Juga:  PN Samarinda Tak Gentar dengan Laporan Warga 

“Kami ingin memastikan pelaksanaan ibadah puasa bisa berjalan aman. Harga sembako stabil. Serta antar umat beragama bisa menjaga toleransi dan keharmonisan,” tuturnya.

Meski begitu, Zairin memastikan ketersediaan stok berbagai barang kebutuhan pokok di Kota Tepian aman selama bulan puasa. Begitu pun dengan harga barang saat ini, ia menilai masih cukup stabil dan terjangkau masyarakat.

“Harga barang boleh saja naik. Tapi harus ada dasar dan faktor yang jelas. Makanya kami mengingatkan supaya setiap pedagang tidak sembarangan menaikan harga barang. Kalaupun masih ada pedagang nakal, tentu akan kami kenakan sanksi nantinya,” ucapnya.

Zairin menyebut, untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok selama Ramadan, pemerintah dibantu pihak keamanan terus memantau harga di pasar. Begitu pula dengan barang-barang yang masuk di sejumlah pasar di Samarinda.

Baca Juga:  Eks Lubang Tambang Bikin Dilema 

Tak hanya itu, Zairin juga mengingatkan PLN agar memastikan kesiapan listrik selama Ramadan. Dia tidak ingin sampai ada pemadaman. Apalagi sampai pemadaman bergilir. Juga dengan pelayanan air bersih oleh PDAM. “Saya ingin, pelaksanaan ibadah puasa bisa berjalan baik dan tanpa ada hambatan berarti,” harapnya. (*/aj/drh)

Tags: bulan ramadanHarga PasarMetro Samarinda
Share4TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hari Ini Debat Perdana, Bawaslu Ingatkan Paslon

Next Post

Blog Clickbait Benturkan PDIP dengan Pesantren

Related Posts

Pemerintah Pikirkan Kondisi Ramadan dan Idul Fitri di Tengah Korona
Nasional

Pemerintah Pikirkan Kondisi Ramadan dan Idul Fitri di Tengah Korona

19 Maret 2020, 12:00
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.