• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kantor DPRD Bontang Diduduki Massa, Dua Fraksi Tolak Omnibus Law

by Fitri Wahyuningsih
8 Oktober 2020, 16:34
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Massa aksi saling dorong dengan pihak keamanan. Massa meminta agar DPRD Bontang turut menolak pengesahan Omnibus Law, beberapa waktu lalu. (Fitri/bontangpost.id)

Massa aksi saling dorong dengan pihak keamanan. Massa meminta agar DPRD Bontang turut menolak pengesahan Omnibus Law, beberapa waktu lalu. (Fitri/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Organisasi gabungan buruh dan mahasiswa dari beberapa kampus demonstrasi di depan kantor DPRD Bontang, Kamis (8/10/2020) pagi. Mereka menuntut anggota DPRD Bontang satu barisan bersama mereka. Guna menolak omnibus law.

Massa tiba di lokasi aksi sekira pukul 09.10 Wita. Di sana mereka telah disambut pasukan keamanan gabungan. Terdiri dari Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Yang secara akumulatif mencapai ratusan personel.

Sekitar satu jam mahasiswa memuntahkan kekesalan atas disahkannya Omnibus Law oleh DPR RI. Yang dinilai sangat merugikan buruh, berpotensi merusak lingkungan, dan mendorong Indonesia menjadi negara kapitalistik. UU ini hanya menguntungkan sebagian kecil kelompok tertentu. Tak lain adalah kelompok pemodal dan pebisnis.

Baca Juga:  Menteri Yasonna Akui Pemerintah Salah Ketik Pasal di RUU Omnibus Law

“Telah mati hati nurani mereka yang mengaku diri sebagai dewan perwakilan rakyat. Padahal mereka dewan penipu rakyat,” seru peserta aksi.

Setelahnya peserta aksi menuntut untuk menduduki Gedung DPRD. Atau meminta anggota DPRD turun menyambangi mereka. Karena tak ada satupun yang mendatangi, massa kemudian nekad untuk menduduki Gedung DPRD.

Tepat ketika sampai di depan pintu, massa dicegat satuan keamanan yang berjaga. Perwakilan massa masih menuntut anggota DPRD Bontang turun. Akhirnya, Wakil Ketua II DPRD Bontang Agus Haris, Irfan, dan Raking menyambangi mereka di pintu masuk.

Negosiasi sempat terjadi. Antara mahasiswa dan perwakilan anggota dewan. Agus Haris kala itu meminta perwakilan massa saja yang masuk. Mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung. Tapi mahasiswa menolak. Dan meminta seluruhnya diperkenankan masuk. Tanpa terkecuali.

Baca Juga:  Imbas Pandemi, Puluhan Perusahaan di Kaltim Tutup

Di sini terjadi ketegangan. Masing-masing pihak enggan mengalah. Aksi dorong-dorongan tak terhindarkan. Massa sempat panas dan berusaha masuk. Tak lama tim keamanan dari kepolisian yang dengan peralatan lengkap berusaha mengadang. Akhirnya dewan yang mengalah. Massa dibiarkan masuk ke gedung DPRD. Dan diperkenankan menduduki ruangan manapun.

Di salah satu ruang rapat. Agus Haris, Irfan, dan Raking melakukan dialog bersama mahasiswa. Masih terkait Omnibus Law. Mahasiwa menuntut dewan mengirim mosi tidak percaya kepada pemerintah pusat. Atau mengirimkan poin-poin tuntutan mereka agar beberapa poin dalam UU Cipta Kerja segera direvisi.

Dalam kesempatan itu, Agus Haris mengatakan bahwa secara pribadi dirinya pun menolak Omnibus Law. Tapi karena ini adalah kebijakan pusat, maka daerah tidak berdaya. Namun dia sepakat bahwa poin-poin di dalamnya memang menyengsarakan buruh.

Baca Juga:  DPR Endapkan RUU Cipta Kerja

Dialog terjadi sekira satu jam. Kesepakatan akhirnya, anggota DPRD Bontang siap turun dalam aksi lanjutan. Satukan sikap menolak omnibus law. Yang rencana digelar Senin (12/10/2020) pekan.

“Kami anggota DPRD, masing-masing Fraksi Gerindra Berkarya dan Annur (PAN dan Hanura), siap bersama-sama menolak Omnibus Law. Dan siap turun ke jalan mewakili mahasiswa,” kata Agus Haris, Raking, dan Irfan, dihadapan massa aksi. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: omnibus lawUU Cilaka
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

DPRD Tinjau Pendangkalan Sungai di Lembah Ujung

Next Post

Bertambah 20 Pasien Positif Covid-19 Bontang

Related Posts

Imbas Pandemi, Puluhan Perusahaan di Kaltim Tutup
Kaltim

Imbas Pandemi, Puluhan Perusahaan di Kaltim Tutup

26 Oktober 2020, 16:14
Isran Usulkan Semua Guru Honorer Jadi PPPK
Kaltim

Royalti Tambang Hilang, Gubernur Tak Tuntut Pusat

23 Oktober 2020, 20:58
Privat: Kaltim Kaya Sumber Daya Alam, Tapi Miskin Pembangunan
Kaltim

Dampak Omnibus Law, Perusahaan Tambang Bebas Tidak Membayar Royalti, Kaltim Berpotensi Kehilangan Rp 9 Triliun

22 Oktober 2020, 19:00
Industri Tambang di Omnibus Law; Petani Terancam Makin Tersingkir, Hutan Kian Gundul
Kaltim

Industri Tambang di Omnibus Law; Petani Terancam Makin Tersingkir, Hutan Kian Gundul

22 Oktober 2020, 09:35
Kantor DPRD Bontang Diduduki Massa, Dua Fraksi Tolak Omnibus Law
Kaltim

Kewenangan Dipangkas Pusat, Lingkungan Kaltim Kian Terancam, Pemda Cuma Jadi Penonton

15 Oktober 2020, 20:32
Dorong UMKM Melalui Digital Marketing
Kaltim

Omnibus Law Tak Akomodasi Perusahaan Lokal dan UMKM

15 Oktober 2020, 12:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.