• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kebudayaan Lokal Minim Perhatian

by BontangPost
5 April 2017, 18:33
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

100 Sanggar 18 Kecamatan Terancam Vakum 

SANGATTA – Ketua Lembaga Pemilihan Kebudayaan Daerah (LPKD) Kutim, Halidin Katung menilai kebudayaan lokal dan wisata Kutim masih kurang diperhatikan. Buktinya pada tahun 2017 ini, tak sepeserpun anggaran yang dikucurkan kepada lembaga seni tersebut. Padahal, pihaknya perlu melakukan pembinaan kepada Lembaga Kebudayaan Daerah Kecamatan (LKDK) yang tersebar di 18 kecamatan.

Parahnya, tidak hanya LPKD saja yang luput dari perhatian, Dewan Kesenian (DK) juga turut terabaikan. Bukan hanya pada tahun ini saja, akan tetapi sudah terjadi sejak 2016 lalu. Serupiahpun, DK tidak mendapatkan anggaran untuk melakukan pembinaan kepada pencinta seni lokal Kutim.

“Saya sebagai Ketua LPKD dan Ketua Harian Dewan Kesenian, sangat miris sekali melihat kesenian lokal kita. Karena kurang sekali diperhatikan. Dari tahun ke tahun mohon maaf, dana hibah semakin kecil ke kekebudayaan. Bahkan Dewan kesenian maupun LPKD tidak dapat satu senpun 2017 ini,” ujar Halidin.

Baca Juga:  Wacanakan Pemekaran Sidrap Jadi Desa atau Kecamatan

Padahal dalam setiap tahun pihaknya kerap mengajukan permohonan kepada pemerintah. Meskipun begitu niat baik tersebut bertepuk sebelah tangan. Semua harapan sirna tanpa sebab. Karena tak satupun alasan mandeknya bantuan tersebut. Maka wajar, pihaknya mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam memajukan kebudayaan, kesenian, dan wisata daerah.

“Kami pernah ajukan CSR.  Hingga saat ini enggak ada kabar. Ceritanya enggak ada detik ini. Kalau seperti ini bagaimana bisa kesenian, dan kebudayaan kita maju. Padahal potensi kita sangat besar sekali. Seperti binaan kami di Miau Baru. Di sana dalam satu desa ada 19 sanggar tari yang berdiri. Disana ada tarian, kehidupan sehari-hari, kuliner, dan cendramata. Itu semua perlu dikenalkan. Jika tidak ada anggaran, omong kosong bisa membina,” katanya.

Baca Juga:  Belum Maksimal, Bantuan Lansia Masih 38 Persen 

Jika terus dibiarkan, maka dirinya khawatir kebudayaan dan seni yang dimiliki Kutim akan hilang dengan sendirinya. Dari binaan yang ada saat ini saja, pada tahun lalu sebanyak 100 lebih sanggar seni yang tersebar di Kutim.

“Jika memang diseriusi, daerah kita akan ramai, dan banyak dijumpai wisatawan lokal maupun mancanegara. Kita kaya akan budaya, kaya seni, dan kaya wisata. Tetapi semua itu masih jauh dari perhatian. Kami berharap kepada pemerintahan saat ini, bisa fokus juga kepada potensi lainnya. Jangan hanya bidang perkebunan saja,” harapnya. (dy)

 

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kebudayaan lokalSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Lubang Jalan Sjahrani Mengancam Nyawa

Next Post

Queens Soya Buke Rute Pelayaran di Sangatta

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Cumi Hitam, Lezat dan Memanjakan Lidah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Amblas di KM 6 Bontang Ditambal Sementara, Perbaikan Total Tunggu Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.