• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kemensos Bantu Lansia Terlantar

by BontangPost
29 Desember 2016, 13:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Sahabuddin (LUKMAN/BONTANG POST)

Sahabuddin (LUKMAN/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

BONTANG – Setidaknya ada 28 warga lanjut usia (lansia) terlantar di Bontang yang mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia di sepanjang 2016 ini. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai untuk perawatan sehari-hari.

Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dissosnaker) Bontang Sahabuddin mengungkapkan, dana bantuan untuk para lansia terlantar di Kota Taman ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Untuk tahun 2016, total kucuran dana bantuan yang disebut Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (ASLUT) ini mencapai Rp 67,2 juta.

Artinya, masing-masing lansia terlantar mendapat dana sebesar Rp 2,4 juta. “Jadi tinggal dibagi saja dengan jumlah lansia terlantar penerima bantuan ini berapa masing-masing mendapatkannya,” kata Sahabuddin.

Baca Juga:  Bagikan Sembako untuk Korban Banjir

Dia menjelaskan, bantuan ASLUT ini merupakan bantuan rutin dari Kemensos yang jumlahnya menyesuaikan dengan jumlah lansia terlantar di setiap tahunnya. Bantuan ini akan terus diterima lansia terlantar hingga yang bersangkutan meninggal dunia.

Kata Sahabuddin, penyebab lansia terlantar bisa bermacam-macam. Di antaranya karena faktor ekonomi, kesehatan, dan juga sosial. Biasanya, lansia terlantar adalah lansia berumur 60 tahun ke atas yang sudah tidak dapat mengurus dirinya sendiri. Sehingga, mesti mengandalkan bantuan orang lain untuk kebutuhan sehari-hari.

“Nah yang mendapat bantuan itu yang berasal dari keluarga kurang mampu. Ada juga yang tingkatannya terlantar berat misalnya yang bersangkutan menderita lumpuh atau buta,” tambahnya.

Bagi lansia yang tidak memiliki rumah, Disossnaker biasanya mengirim lansia terlantar ke UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda. Namun, panti sosial tersebut hanya menerima lansia terlantar yang sehat. Yaitu yang tidak mengidap penyakit-penyakit tertentu yang dinilai bisa menular. Sehingga lansia terlantar yang menderita penyakit ditangani di Bontang saja.

Baca Juga:  Penerima PKH Berpotensi Bertambah

“Lansia terlantar ini diurus oleh lingkungan. Alhamdulillah kepedulian masyarakat Bontang terbilang tinggi sehingga mau merawat para lansia terlantar yang ditinggalkan keluarganya atau yang tidak punya rumah,” ujar Sahabuddin.

Karenanya dia berharap pembangunan Panti Sosial Terpadu di Bontang dapat segera terealisasi. Rencananya selain menangani lansia terlantar, panti yang dibangun di Kelurahan Tanjung Laut Indah ini juga akan dijadikan sebagai rumah singgah untuk anak-anak terlantar. (luk)

Tags: bantuanlansia
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

2017, Subsidi  Listrik 900 Watt Dihapus, Kecuali

Next Post

Penista Agama Itu Dituntut 1,5 Tahun

Related Posts

Capaian Vaksinasi Lansia Melejit
Bontang

Capaian Vaksinasi Lansia Melejit

20 April 2021, 13:00
Bantu Korban Banjir Luwu Utara, Lintas Organisasi di Bontang Gelar Penggalangan Dana
Bontang

Bantu Korban Banjir Luwu Utara, Lintas Organisasi di Bontang Gelar Penggalangan Dana

16 Juli 2020, 09:13
Demi Dapat BLT, Gaji Rp 5 Juta Ditulis Rp 1 Juta
Bontang

Demi Dapat BLT, Gaji Rp 5 Juta Ditulis Rp 1 Juta

28 Mei 2020, 20:34
Penerima BLT Membengkak 3.098 KK, Skema Penyaluran Diserahkan ke Kelurahan
Bontang

Penerima BLT Membengkak 3.098 KK, Skema Penyaluran Diserahkan ke Kelurahan

28 Mei 2020, 19:30
Usulan Penerima BLT di Berebas Tengah Melonjak
Bontang

Usulan Penerima BLT di Berebas Tengah Melonjak

26 Mei 2020, 09:29
30 Ribu Lansia Jepang Meninggal dalam Kesendirian
Internasional

30 Ribu Lansia Jepang Meninggal dalam Kesendirian

4 Februari 2019, 08:08

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.