• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Ketua DPRD Tanggapi Pelecehan Belimbur

by BontangPost
8 Agustus 2017, 12:33
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun

Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun

Share on FacebookShare on Twitter

“Jangan Dinodai Lagi”

SAMARINDA – Aksi pelecehan dalam tradisi Belimbur di Festival Erau disesalkan banyak pihak. Salah satunya Ketua DPRD Kaltim Syahrun. Pria yang akrab dipanggil Haji Alung ini memberikan peringatan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesucian tradisi daerah Kutai Kartanegara (Kukar) tersebut. Apalagi Belimbur memiliki makna penyucian diri.

“Belimbur itu bagian dari kegembiraan, tidak ada bayang-bayang untuk merugikan orang lain. Apalagi untuk mengotori. Maka syarat Belimbur itu harus bersih dan santun,” kata Alung kepada Metro Samarinda, Senin (7/8) kemarin.

Untuk itu, dia meminta warga agar selalu menaati ketentuan-ketentuan yang berlaku. Serta mematuhi imbauan-imbauan yang diberikan para pejabat, kepolisian, ataupun keamanan yang ada di sana. Oknum-oknum warga yang melanggar tentunya perlu diberikan peringatan tegas. Bahwa peraturan Belimbur harus dipatuhi.

Baca Juga:  Driver Gojek Dikeroyok

“Itu hari kegembiraan, hari meluapkan keberhasilan. Kalau ada yang melakukan hal tidak baik. Berarti orang tersebut sudah menodai event yang sangat ditunggu masyarakat,” bebernya.

Menurut Alung, peringatan keras perlu diberikan kepada oknum yang menodai pelaksanaan acara adat. Tentunya peringatan ini dengan harapan kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian jari. “Jangan dinodai lagi,” sambung Alung.

Politisi Partai Golkar ini pun menyesalkan postingan oknum warga di jejaring sosial facebook. Yaitu yang menyebut Belimbur dengan istilah yang tidak tepat. Sehingga dianggap melecehkan tradisi Belimbur. Menurutnya hal seperti itu tidak perlu diekspos di media sosial. Bahkan sampai menjadi perdebatan dan saling pro dan kontra.

Baca Juga:  Meriahkan HUT ke-72 RI, ASTON Gelar Upacara dan Berbagai Lomba 

“Cukup mengimbau bagaimana agar jangan kembali terulang. Saya rasa media sosial mesti digunakan dengan baik. Kalau sifatnya koreksi boleh saja. Tapi jangan sampai menuduh, itu tidak baik,” tegasnya.

Untuk diketahui, Belimbur merupakan tradisi saling menyiram air bersih yang sudah berlangsung ribuan tahun. Tradisi ini punya makna penyucian diri masing-masing individu. Sayangnya tradisi ini tercoreng oleh aksi oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang melakukan pelecehan pada warga yang melintas di jalan saat Belimbur berlangsung.

Ditambah lagi muncul oknum warga yang mengunggah postingan di jejaring sosial facebook yang menyebut Belimbur sebagai hari menyakiti perempuan secara tradisional. Unggahan inilah yang lantas menyulut emosi masyarakat Kaltim khususnya warga Kutai. Akun bernama “Pelita Senja” yang mengunggah pun mendapat banyak tanggapan negatif dari warganet di media sosial. (luk)

Baca Juga:  Warga “Geruduk” Karang Paci 
Tags: Metro SamarindaPelecehan Adat
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Frustasi Idap Penyakit Stroke, Warga Palaran Gantung Diri 

Next Post

Pertanyakan Tindak Lanjut Pansus RSI, Fraksi Golkar Siapkan Angket

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.