• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pertanyakan Tindak Lanjut Pansus RSI, Fraksi Golkar Siapkan Angket

by BontangPost
8 Agustus 2017, 12:35
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
FOTO WAJAH: Meiliana dan Sarkowi(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

FOTO WAJAH: Meiliana dan Sarkowi(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Sikap Pemprov Kaltim terkait polemik Rumah Sakit Islam (RSI) kembali disorot DPRD Kaltim. Salah satu fraksi yaitu Fraksi Partai Golkar menganggap, pemprov tidak mengindahkan rekomendasi dari panitia khusus (Pansus) DPRD yang menangani masalah ini. Bahkan Fraksi Golkar berencana menggunakan hak angket kepada Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

Hal ini diungkapkan Ketua Fraksi Golkar Sarkowi V Zahri dalam rapat paripurna DPRD, Senin (7/8) kemarin. Dalam interupsinya, politisi yang karib disapa Owi ini mempertanyakan sikap pemprov atas rekomendasi yang sudah dikeluarkan pansus.

“Kalau ternyata pemprov tidak mengindahkan apa yang menjadi rekomendasi pansus tersebut, maka kami dari Fraksi Partai Golkar mempertimbangkan untuk menggunakan hak angket,” kata Owi.

Menurutnya, penting bagi pemprov untuk menindaklanjuti rekomendasi DPRD Kaltim. Pasalnya, masalah RSI ini menyangkut kepentingan masyarakat dan hajat hidup orang banyak. Sementara secara kelembagaan, rekomendasi pansus sekaligus mewakili rekomendasi DPRD Kaltim yang perlu untuk diperhatikan pemprov.

Baca Juga:  Terkait Pencairan Dana Pinjaman Edy Ishak, Pihak Bank Memilih Bungkam

“Kalau rekomendasi DPRD tidak diperhatikan, maka apa citra lembaga ini di mata masyarakat Kaltim,” tambahnya.

Karena itu Owi mengajak fraksi-fraksi lain di DPRD Kaltim untuk ikut mempertanyakan sikap pemprov terkait rekomendasi pansus RSI. Kata dia, sebagai keputusan kelembagaan DPRD, hasil kerja pansus berupa rekomendasi mesti dikawal tindak lanjutnya.

Menanggapi sikap ini, Ketua DPRD Kaltim Syahrun mempersilakan kepada Fraksi Partai Golkar untuk menggunakan hak angket. Dia pun mempersilakan fraksi-fraksi lainnya bila hendak mengikuti langkah Fraksi Golkar. Syahrun menegaskan, sudah sepatutnya pemprov memperhatikan rekomendasi yang dikeluarkan DPRD Kaltim.

Pria yang akrab disapa Haji Alung ini menyatakan, setidaknya ada empat sikap DPRD terkait polemik RSI dengan Pemprov Kaltim. Pertama, menugaskan pemprov untuk memperpanjang izin RSI selama tiga tahun. Kedua, bahwa sengketa ini bukan sengketa kepemilikan. Ketiga, arahan menteri dalam negeri (mendagri) menyebut, fasilitas umum tidak boleh terganggu apalagi sampai terhenti.

Baca Juga:  Tunggu Sikap PDI-P dan Golkar

“Keempat, kami melihat secara administratif RSI memiliki fasilitas memadai. Tidak ada penurunan dari sebelumnya. Tapi berdasar laporan BPJS, nasabah-nasabah sekarang terganggu untuk mendapatkan pelayanan karena terbatasnya rumah sakit memberikan pelayanan kepada anggota BPJS. Karena tutupnya pelayanan di RSI,” beber Alung.

Lebih lanjut dia mengatakan, Yayasan RSI sudah dinyatakan menang di tingkat pengadilan tinggi. Apalagi dalam pengelolaan RSI, tidak ada yang dirugikan. Sebaliknya, keberadaan RSI justru berdampak positif bagi masyarakat. Untuk itu DPRD Kaltim bakal menggelar rapat untuk membahas tindak lanjut rekomendasi pansus pekan depan.

“Nanti dalam rapat paripurna internal, silakan saja anggota dewan mengungkapkan sikapnya. Semua anggota dewan berhak memberikan arahan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Diserbu Warga Luar Daerah, Penduduk Miskin Samarinda Melonjak 

Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltim, Meiliana menjelaskan, persoalan RSI ini tengah ditangani Biro Hukum Pemprov Kaltim. Dalam hal ini, pemprov masih dalam proses banding di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Setelah hasil banding turun, polemik ini akan dikomunikasikan dengan DPRD Kaltim untuk mencari jalan yang terbaik.

“Kita tunggu saja ya. Kalau pemerintah sih tetap melaksanakan apa yang nantinya diinginkan oleh RSI. Kami tidak mengabaikan (rekomendasi pansus). Cuma kami memang belum duduk bersama untuk menyelesaikannya. Saya pikir kalau duduk bersama, pasti ada jalan. Sambil jalan, sambil menunggu, sambil proses,” tandas Meiliana. (luk)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Metro SamarindaPolemik RSI
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ketua DPRD Tanggapi Pelecehan Belimbur

Next Post

Ketika Blanko KTP-el di Diskucapil Habis

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.