• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Fajrin (251); Aktif Pimpin Pertandingan Tingkat Provinsi, Ingin Lanjutkan Jadi Wasit Nasional

by BontangPost
13 Mei 2017, 12:55
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Fajrin(VERI SAKAL/BONTANG POST)

Fajrin(VERI SAKAL/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Dipercaya aktif memimpin setiap  petandingan sepak bola  dari tingkat daerah hingga provinsi, Fajrin pun memiliki program ingin meningkatkan kualitas perwasitannya  dengan mengambil lisensi C1 nasional di karier profesinya.

Veri Sakal, Bontang

Siapa yang tidak mengenal sosok Fajrin di dalam  persepak bolaan Bontang. Sejatinya dia merupakan pria asli kelahiran Bontang yang aktif dalam profesi perwasitan di Kota Taman. Dia adalah salah satu wasit bertaraf provinsi karena berbekal lisensi C2 dari lima wasit yang dimiliki Bontang saat ini.

Namun bukan hanya di lapangan besar, dalam menjalankan profesi tersebut, Fajrin pun aktif dalam perwasitan di even-even futsal yang diselenggarakan di Bontang.

“Melihat masih kurangnya wasit di tahun 2010 lalu, saya pun mencoba masuk dalam profesi tersebut, akhrinya sampai saat ini,” ungkapnya, Jumat (12/5) kemarin.

Awal keinginan Fajrin menjadi wasit sebenarnya didasari oleh  dorongan seorang yang dianggap sebagai  panutannnya. Dia adalah Yudi, yang merupakan Ketua Komisi wasit di Asosiasi Kota Persatuan Sepakbola Indonesia (Askot PSSI) Bontang kala itu.

Baca Juga:  Kisah Inspirasi Warga Bontang: Setyo Sanyoto (268); Geluti Ternak Unggas, Raup Omzet Rp 2 Juta Sebulan

Melalui dorongan dan motivasi  Yudi, akhirnya Fajrin pun tertarik dan  mengawali karier menjadi wasit  pertama kali sebagai  Asisten Wasit (AW) atau hakim garis di turnamen sepak bola bergengsi di Bontang, yakni Wali Kota Cup. Fajrin menjadi wasit  karena melihat minimnya warga Bontang yang  ingin menjadi wasit kala itu.

“Di tahun itu (2010, Red) saya berhasil lolos menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil, Red.) dan menjadi guru olahraga  di SD 003 Bontang Selatan sampai sekarang,” kenangnya.

Berlatar belakang menyukai olahraga sepak bola, kala itu dirinya juga merupakan  pesepak bola yang pernah meraih  medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) yang digelar di Bontang. Termasuk berbagai turnamen  di kota ini.

Ini menjadi bekalnya dapat menjalankan profesi wasit.  Dikarenakan untuk menjadi wasit, hal yang paling mendasar dimiliki adalah harus memiliki fisik yang baik.

Baca Juga:  Kepsek Termuda, Tak Canggung untuk Terus Belajar 

“Biar legal dan dapat memimpin di setiap pertandingan dengan baik khususnya di daerah, saya pun mengambil lisensi C3 di 2010,” ujarnya.

Berkat memiliki lisensi tersebut, akhirnya Fajrin pun dipercaya memimpin Wali Kota Cup di tahun berikutnya hingga  turnamen lainnya di Bontang. Merasa tertarik, dia pun ingin meningkatkan kualitas perwasitannya agar bisa memimpin pertandingan bertaraf yang  lebih tinggi lagi.

Akhirnya di 2012, ia memutuskan kembali ke Samarinda untuk mengambil lisensi C2 provinsi.  Dengan memiliki lisensi tersebut, dia pun dipercaya Provinsi Kaltim untuk memimpin pertandingan Liga Pelajar Indonsesia (LPI) di Balikpapan dan Porprov di Bontang.

“Sekarang ini saya juga dipercaya memimpin pertandingan Liga 3 Zona Kaltim yang merupakan kasta tertinggi liga Indonesia ketiga saat ini,” katanya.

Fajrin mengungkapkan, hal yang membuat dia senang menjadi wasit adalah bisa mengenal banyak pemain, bukan sebagai penonton. Ini juga sudah menjadi hobi dirinya selain menjadi guru olahraga di sekolah dan pelatih sepak bola di SMA Negeri 2 Bontang.

Baca Juga:  Maksimalkan Jadwal Latihan, Rajin Mengulang Hafalan 

Namun menjadi wasit tentu ada pula hal yang tidak menyenangkan. Seperti protes berlebihan hingga tindak pemukulan yang dilakukan pemain atau penonton. Namun dikatakannya, untungnya saja hal tersebut tak pernah didapatkannya, karena dalam setiap memimpin pertandingan dia selalu berusaha menjalankannya sesuai dengan aturan. Serta selalu mengevaluasi di setiap usai pertandingan.

“Maka dari itu, saya pun memiliki program dalam meningkatkan kualitas saya menjadi wasit, ke depan saya akan mengambil lisensi C1 wasit nasional,” pungkasnya. (Bersambung)

Tentang Fajrin:

Nama: Fajrin S,Pd

TTL: Bontang, 16 Februari 1987

Nama Orang Tua: Alm H Abdul Muthalib P- Hj Nardiah

Istri: Nurlina Syam

Anak: Farzana Audra Fajrin

Alamat: Jalan Jendral Sudirman RT 26 Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tundukkan Nostalgia, Sangkulirang Naik  ke Posisi Dua 

Next Post

2 Tahun Memeras di Pelabuhan, 5 Preman Diciduk Polisi

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.