• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kisah Pemancing yang Hilang di Mata Istri

Sempat Dilarang, Dikenal Periang

by Redaksi Bontang Post
13 Januari 2021, 13:00
in Bontang, Feature
Reading Time: 2 mins read
0
EDWIN AGUSTYAN/KP
Tangis Hadriani (kiri) pecah dipelukan kerabatnya. Dia berharap suaminya bisa segera ditemukan.

EDWIN AGUSTYAN/KP Tangis Hadriani (kiri) pecah dipelukan kerabatnya. Dia berharap suaminya bisa segera ditemukan.

Share on FacebookShare on Twitter

Tawa Muhammad Thaha pecah. Terbahak-bahak. Sampai memukul dinding. Juga pahanya. Itulah tawa terakhir yang dilihat Hadriani, sang istri. Sehari berselang, Thaha menghilang di tengah lautan. Kapalnya karam. Diduga ditabrak tanker.

EDWIN AGUSTYAN, Santan Ilir

Sabtu (9/1) pagi Hadriani berangkat ke Madrasah Ibtidaiyah As Adiyah seperti biasa. Dia sempat menanak nasi. Juga menggoreng telur dan ikan. Bekal untuk Thaha memancing. “Biasa saya juga yang memasukkan bekal,” kata guru honorer itu.

Sebelum meninggalkan rumah panggung di RT 2, Desa Santan Ilir, Marangkayu, Kukar, keduanya bersama sang anak masih sempat mengobrol di ruang tamu. Setelah itu, tak ada lagi komunikasi.

Hingga akhirnya dia menerima kabar tak mengenakan. Thaha hilang. Kapal yang digunakan untuk memancing ditengarai ditabrak tanker, Minggu (10/1) sekira pukul 04.00. Pria yang juga ketua MUI Marangkayu tersebut, terpisah dengan tiga rekannya. Sadaruddin, Mustarin, dan M Yunus.

Baca Juga:  Pencarian Pemancing yang Hilang Terkendala Cuaca Buruk

Dari penuturan salah satu kerabat Sadaruddin, Thaha memang yang paling akhir meninggalkan kapal. Mustarin dan Yunus seketika berenang ke kapal pemancing lain yang berjarak sekira 300 meter. Sementara Sadaruddin sempat mengapung bersama jerigen, lalu ikut menyusul dua rekannya.

Thaha, kata Hadriani, memang tidak terlalu mahir berenang. Terlebih di lautan lepas. Tapi itu tidak menyurutkan hobinya memancing. Bahkan jika hanya menggunakan ketinting.

Sang istri sejatinya melarang Thaha untuk pergi memancing. Karena tiga hari sebelumnya sudah menyalurkan hobinya tersebut. Dia khawatir dengan cuaca yang tak menentu. “Perginya juga lebih pagi. Tidak setelah Dzuhur,” tuturnya dengan nada sendu ditemui di rumahnya.

Hadriani sedikit tenang setelah pria yang terpaut 10 tahun dengannya itu menjelaskan kalau dia menggunakan kapal yang sedikit besar. “Katanya ada atapnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Warga Klaim Temukan Tali Jangkar, Ini Kata BPBD

https://www.instagram.com/tv/CJ8gCr9hi-2/?igshid=1df8gngqu82sx

Di sela bincang dengan Kaltim Post (grup bontangpost.id), kerabat Hadriani datang. Langsung memeluknya. Meminta perempuan 34 tahun itu untuk bersabar. Terus berdoa agar Thaha segera ditemukan. Tangis seketika pecah.

“Kapalnya sudah ditemukan. Keluarga ikut mencari. Tapi waktu mau diangkat, talinya putus. Mereka minta dicarikan tali yang lebih kuat,” tuturnya.

Hadriani nampak sudah ikhlas. Tegar. Namun gurat kesedihan tampak jelas di wajahnya. “Mungkin kalau kapalnya bisa diangkat, suami saya bisa ditemukan,” ungkapnya dengan berlinang air mata.

Yang membuat Hadriani mengelus dada adalah tingkah sang anak yang berusia 12 tahun. Ketika awal diberi tahu kejadian yang menimpa ayahnya, dia tak menunjukkan ekspresi apapun. “Tapi jadi pelupa. Hapalan Alquran dan azan dia lupa,” terangnya.

Baca Juga:  Polairud Selidiki Kapal Tanker yang Tabrak Pemancing di Telaga Serang

Sang anak juga meminta agar ibunya tidak larut dalam kesedihan. Dia yakin ayahnya ditemukan dalam keadaan selamat. “Baru tadi dia seperti ingat bapaknya. Ketika diminta untuk mendoakan,” kata Hadriani. (*)

Tags: kapal nelayan tertabrak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rizky Billar Siap Nikahi Lesti Kejora Tahun Ini

Next Post

5 Alasan BPOM Akhirnya Terbitkan Izin Penggunaan Vaksin Sinovac

Related Posts

Kapal Nelayan Bontang Tenggelam di Perairan Muara Berau, 11 Orang DievakuasI
Bontang

Kapal Nelayan Bontang Tenggelam di Perairan Muara Berau, 11 Orang DievakuasI

25 Maret 2024, 14:00
Kronologi Nelayan Bontang 31 Jam Terombang-ambing usai Kapalnya Ditabrak Tanker di Perairan Kutim
Bontang

Kronologi Nelayan Bontang 31 Jam Terombang-ambing usai Kapalnya Ditabrak Tanker di Perairan Kutim

14 Oktober 2023, 17:07
Nelayan Bontang Terombang-ambing di Laut, Diduga Ditabrak Kapal Tanker
Bontang

Nelayan Bontang Terombang-ambing di Laut, Diduga Ditabrak Kapal Tanker

14 Oktober 2023, 12:14
Polisi Pastikan Tak Ada Orang Terdampar di Pulau Birah-Birahan
Kaltim

Polisi Pastikan Tak Ada Orang Terdampar di Pulau Birah-Birahan

22 Januari 2021, 08:00
Diduga Ada Orang Terdampar, Keberadaan Thaha Belum Diketahui
Bontang

Diduga Ada Orang Terdampar, Keberadaan Thaha Belum Diketahui

20 Januari 2021, 16:00
Pencarian Pemancing yang Hilang Terkendala Cuaca Buruk
Bontang

Pencarian Pemancing yang Hilang Resmi Dihentikan

19 Januari 2021, 17:28

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.