• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

KPU Terapkan SIPU 

by BontangPost
12 April 2018, 11:30
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Rudiansyah(DOK/METRO SAMARINDA)

Rudiansyah(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Di pemilu 2014 muncul rumor bahwa oknum penyelenggara pemilu dapat mengubah hasil pemilihan. Hal itu terjadi saat rekapitulasi suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibawa ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Rudiansyah menyebut, rumor tersebut bukan tanpa alasan. Bahkan di beberapa daerah pernah terjadi penghitungan ulang suara. Alasannya terdapat perubahan jumlah suara ketika dihitung di tingkat PPK.

Atas dasar itu, KPU Kaltim akan tetap menerapkan Sistem Informasi Pemilihan Umum (SIPU) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Tujuannya untuk meminimalisir peluang kecurangan dan pengalihan suara. Dalam sistem tersebut, akan terjadi keterbukaan informasi rekapan suara di setiap TPS.

“Sistem ini untuk memperkuat keterbukaan publik terhadap hasil pemilu. Selain itu, SIPU juga dapat menekan kecurangan penghitungan suara,” ucap Rudiansyah pada Metro Samarinda belum lama ini.

Baca Juga:  Rapat Dewan Kerap Molor?

Ketika KPU hanya menerapkan sistem penghitungan manual, pemilih hanya mengetahui hasil penghitungan suara di TPS masing-masing. Namun dengan SIPU, sehari setelah pemilihan diselenggarakan, publik dengan mudah mengakses hasil pemilu di seluruh TPS.

“Nanti pasangan calon, penyelenggara pemilu, tim sukses, masyarakat, hingga pengawas pemilu, bisa melihat semua hasil pemilu di seluruh TPS, tanpa harus datang langsung ke TPS. Caranya, tinggal akses SIPU itu. Maka akan muncul seluruh hasil penghitungan suara,” terangnya.

Namun, penghitungan suara tidak lantas dibebankan sepenuhnya pada SIPU. Rekapan manual dari tingkat TPS tetap dipertahankan. Tujuannya demi memperkuat validitas hasil pemilu.

“Setelah penghitungan suara di TPS, panitia berkewajiban mengirimkan salinan berita acara pada KPU kabupaten/kota. Di KPU itulah berita acara penghitungan suara di-scan dan dimasukkan dalam SIPU,” katanya.

Rudiansyah menegaskan, KPU hanya boleh merekapitulasi berita acara hasil pemilu di SIPU tanpa mengubah salinan. Walaupun dalam penghitungan terjadi kesalahan. Karena yang berhak memperbaikinya hanya pihak-pihak yang diberikan tugas untuk menyelenggarakan pemilu beserta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan pemantau pemilu yang ditugaskan tim pasangan calon.

Baca Juga:  Warga Samarinda Dikeker Polisi 

“Jika ada kesalahan, perbaikan harus menghadirkan semua pihak, khususnya pengawas pemilu, penyelenggara, dan tim pasangan calon. Jadi petugas yang menghimpun hasil pemilihan di SIPU, tidak berhak mengubahnya,” ucap dia.

Alasannya, bila perubahan dapat dilakukan petugas yang merekapitulasi berita acara dalam SIPU, maka dikhawatirkan perubahan tersebut tidak sesuai dengan hasil penghitungan.

Proses  penyelenggara menghimpun C1 dalam SIPU, akan terjadi perbedaan waktu antara wilayah perkotaan dan kabupaten. Di wilayah perkotaan seperti Samarinda, Bontang, dan Balikpapan, rekapitulasi hasil pemilu lewat SIPU dapat diselesaikan di hari yang sama pasca penghitungan. Pasalnya, di wilayah perkotaan hasil rekapan di tingkat TPS dapat langsung dikirim ke KPU.

Baca Juga:  Perusahaan Harus Berkontribusi untuk Kaltim

Sedangkan daerah seperti Kabupaten Mahulu, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Barat, Paser, dan Berau terkendala luas wilayah. Sehingga scan berita acara hasil penghitungan suara baru dapat direkapitulasi di SIPU sehari setelah pemilihan.

“Saya pastikan pada tanggal 27 sampai 28 Juni, berita acara pemilihan di 7.300 TPS sudah terhimpun di SIPU,” ucapnya.

Kata dia, permasalahan yang menjadi tantangan dalam sistem ini yakni penyelenggara dari tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan PPK harus mampu mengamankan rekapan suara manual. Sehingga ketika berita acara disampaikan pada KPU kabupaten/kota sesuai hasil penghitungan.

“Karena itu, masalah muncul bukan pada scan berita acara hasil pemilu pada SIPU. Tetapi penyelenggara pemilu harus dapat memastikan berita acara masuk ke KPU kabupaten/kota dengan akurat,” sebutnya. (*/um)

Tags: kpuMetro Samarindapilgub kaltim 2018SIPU
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Seleksi Wawali Samarinda Menurut Carolus Tuah

Next Post

Travel Umrah Nakal Wajib Dicabut 

Related Posts

7 Peserta Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota di Kaltim Lapor KPU Pusat
Bontang

7 Peserta Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota di Kaltim Lapor KPU Pusat

18 Januari 2024, 19:56
Ketua KPU Ungkap Kemungkinan Pemilu 2024 Coblos Partai Bukan Caleg
Nasional

Ketua KPU Ungkap Kemungkinan Pemilu 2024 Coblos Partai Bukan Caleg

29 Desember 2022, 21:00
KPU Sebut Dua Parpol Lakukan Pencatutan Nama Dalam Sipol
Bontang

KPU Sebut Dua Parpol Lakukan Pencatutan Nama Dalam Sipol

12 Agustus 2022, 13:00
DPR Tetapkan Anggota KPU dan Bawaslu Terpilih Periode 2022-2027
Nasional

DPR Tetapkan Anggota KPU dan Bawaslu Terpilih Periode 2022-2027

17 Februari 2022, 08:29
Pilkada Serentak, APD Dibolehkan Jadi Alat Kampanye
Nasional

Pilkada Serentak, APD Dibolehkan Jadi Alat Kampanye

27 Agustus 2020, 14:30
Cegah Korban, Cari Format Pemilu Ideal
Nasional

Imbas KPU Tunda Empat Tahapan, UU Pilkada Berpotensi Direvisi

23 Maret 2020, 14:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.