• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Olahraga

Lamban Bikin Kepanitiaan Piala Dunia U-20, FIFA Warning PSSI

by Redaksi Bontang Post
10 Mei 2020, 14:30
in Olahraga
Reading Time: 2 mins read
0
Logo Piala Dunia U-20 2021.

Logo Piala Dunia U-20 2021.

Share on FacebookShare on Twitter

FIFA mempertanyakan kesiapan PSSI terkait Piala Dunia U-20 2021. Kemarin (8/5) federasi sepak bola dunia itu melalui teleconference mengingatkan PSSI soal hal tersebut. Termasuk meminta PSSI segera merampungkan kepanitiaan Piala Dunia U-20.

Memang benar, untuk kepanitiaan Piala Dunia U-20, PSSI belum bergerak. Baru sebatas menyiapkan nama. Yakni, INAFOC (Indonesia FIFA U-20 World Cup Organizing Committee) dan menunjuk Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto sebagai pimpinannya. Lantas, posisi manajer timnas dipegang Wakil Ketua Umum PSSI Cucu Somantri.

Yang lain? Tidak pernah ada pembahasan apa pun soal kepanitiaan. Padahal, ada waktu dua bulan setelah menentukan nama untuk menyusun struktur kepanitiaan. PSSI malah disibukkan dengan inspeksi ke beberapa stadion, termasuk Riau yang tidak masuk bidding venue tuan rumah Piala Dunia U-20.

Baca Juga:  Kasus Match Fixing, Sudah Ada Bukti, Hidayat Bisa Tersangka

Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi membenarkan soal FIFA yang meminta PSSI segera menyelesaikan kepanitiaan. Secepatnya. Dia pun memahami permintaan dari FIFA tersebut dan berjanji segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk dilibatkan dalam struktur INAFOC.

Yunus berkilah belum selesainya kepanitiaan tersebut karena memang harus berkoordinasi dengan pihak eksternal. Artinya, tidak hanya melibatkan PSSI sebagai induk sepak bola di Indonesia. ’’Yang belum dan penting itu dari lembaga eksternal seperti Kementerian Keuangan, kepolisian, dan lain-lain. Pihak luar ini dilibatkan sebagai pengawas dan proses audit keuangan,’’ paparnya.

Pria asal Gorontalo itu menambahkan, FIFA sempat bertanya soal kendala yang dialami Indonesia sejauh ini untuk Piala Dunia U-20. Terutama soal pandemi korona. ’’Kami yakinkan bahwa sampai saat ini pemerintah masih perhatian dengan persiapan Piala Dunia U-20 dan masih sesuai jadwal. Kami menjawab situasi Covid-19 tidak mengganggu persiapan,’’ terangnya.

Baca Juga:  Kasus Match Fixing, Setelah Laporan Keuangan, CCTV PT Liga Indonesia Coba Dihapus

Yunus mengungkapkan, federasi meminta FIFA segera menentukan venue Piala Dunia U-20. Selama ini, PSSI menunggu keputusan tersebut. Penentuan venue itu sangat berpengaruh dalam menyiapkan infrastruktur dan renovasi stadion karena harus melibatkan pihak Kementerian PUPR untuk mengerjakannya.

Nah, disinggung soal FIFA yang masih keukeuh menyebut hanya enam kota yang bakal jadi venue Piala Dunia U-20, yakni Jakarta (Stadion Utama Gelora Bung Karno), Bogor (Stadion Pakansari), Jogjakarta (Stadion Mandala Krida), Surakarta (Stadion Manahan), Surabaya (Stadion Gelora Bung Tomo), dan Bali (Stadion Kapten I Wayan Dipta), bagi Yunus hal itu tidak masalah. Sebab, PSSI melalui Ketua Umum Mochamad Iriawan memang sengaja memasukkan kota tambahan, yakni Riau, sebagai opsi antisipasi jika terjadi hal-hal buruk pada enam stadion yang disebutkan itu. ’’Yang jelas, intinya kami meminta FIFA untuk cepat memberikan rekomendasi stadion utama untuk Piala Dunia,’’ tegasnya.

Baca Juga:  Ketum PSSI Jadi Tersangka Match Fixing, Dicekal ke Luar Negeri

Sementara itu, Sesmenpora RI Gatot S. Dewa Broto menegaskan, pemerintah sejauh ini masih siap membiayai Piala Dunia U-20. Dia juga membenarkan pernyataan Yunus soal pandemi korona yang tidak memengaruhi persiapan ataupun keuangan Indonesia untuk jadi tuan rumah Piala Dunia U-20. ’’Kami berupaya menjaga itu agar menyukseskan Piala Dunia U-20,’’ paparnya.

Soal kepanitiaan, Gatot tidak menyalahkan FIFA yang mempertanyakan hal itu. Dia menyebut, pihak Kemenpora sendiri belum mendapat perkembangan terbaru dari PSSI atas koordinasi bersama FIFA. ’’Kami masih menunggu laporan dari PSSI setelah koordinasi dengan FIFA. Kami segera berkomunikasi, termasuk soal kepanitiaan,’’ ungkapnya. (jpc)

Source: Jawa Pos
Tags: fifaPiala dunia u20pssi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Nasib Pekerja Agensi Kreatif di Bontang Selama Pandemi: Hidup Segan Mati Tak Mau

Next Post

Buka Puasa Lebih Nikmat dengan Resep Spageti Telur Dadar

Related Posts

PSSI Sinkronisasi Regulasi agar Pemda Danai Kompetisi Sekolah-Amatir
Olahraga

PSSI Sinkronisasi Regulasi agar Pemda Danai Kompetisi Sekolah-Amatir

11 Juni 2024, 13:22
PSSI Resmi Umumkan Harga Tiket Indonesia vs Argentina, Termurah Rp 600 Ribu
Olahraga

PSSI Resmi Umumkan Harga Tiket Indonesia vs Argentina, Termurah Rp 600 Ribu

29 Mei 2023, 21:24
Kapolri Tegaskan Siap Sinergi dengan PSSI Babat Habis Mafia Bola
Olahraga

Kapolri Tegaskan Siap Sinergi dengan PSSI Babat Habis Mafia Bola

20 Februari 2023, 17:00
Erick Thohir Calonkan Diri Jadi Ketua Umum, Berikut Deret Masalah yang Harus Dibenahi PSSI
Bontang

Erick Thohir Calonkan Diri Jadi Ketua Umum, Berikut Deret Masalah yang Harus Dibenahi PSSI

17 Januari 2023, 12:00
Ketum PSSI Minta Maaf, Rencanakan Liga 1 Dimulai Lagi 25 November
Olahraga

Ketum PSSI Minta Maaf, Rencanakan Liga 1 Dimulai Lagi 25 November

14 Oktober 2022, 16:00
Shin Tae-yong Tidak Mau Lima Pemain Brasil Masuk Proyek Naturalisasi
Olahraga

Shin Tae-yong Tidak Mau Lima Pemain Brasil Masuk Proyek Naturalisasi

23 Agustus 2020, 14:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.