• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Legislator Cari Ikon Ibu Kota Baru, Ada Usulan?

by M Zulfikar Akbar
2 September 2019, 13:36
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Simpang tiga Km 38 Jalan Soekarno-Hatta dengan Jalan Negara (Jalan Sepaku-Samboja/ke arah tower) di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanagera. Jalan Negara merupakan satu-satunya akses darat terdekat untuk mencapai Kecamatan Sepaku yang menjadi calon lokasi ibu kota negara. (THOMAS PRIYANDOKO/KALTIM POST)

Simpang tiga Km 38 Jalan Soekarno-Hatta dengan Jalan Negara (Jalan Sepaku-Samboja/ke arah tower) di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanagera. Jalan Negara merupakan satu-satunya akses darat terdekat untuk mencapai Kecamatan Sepaku yang menjadi calon lokasi ibu kota negara. (THOMAS PRIYANDOKO/KALTIM POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Pemindahan ibu kota negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) memang bukan wacana lagi. Namun ada sejumlah pekerjaan yang dilewati agar pemindahan itu benar-benar terlaksana.

Mulai pekerjaan teknis hingga regulasi yang memayunginya. Yakni, UU tentang Ibu Kota Baru. RUU Ibu Kota Baru itu sudah disiapkan pemerintah tapi belum pernah dibahas oleh legislatif. Di sisi lain, para anggota DPR malah memikirkan landmarkatau ikon dari ibu kota baru yang terdiri atas Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar) itu.

Hetifah Sjaifudian, anggota DPR dari dapil Kaltim mengaku bahwa kini dirinya dengan sejumlah pihak sudah menjaring sejumlah ide dan gagaran dari sejumlah tokoh di Benua Etam tentang landmark ibu kota baru. “(Landmark, red) harus memadukan kearifan lokal, unik dan bisa dikenalkan pada dunia internasional,” kata Hetifah sebagaimana dilansir Kaltim Post (induk Bontangpost.id).

Menurut Hetifah untuk landmark itu perlu disayembarakan. Saat memang sudah ada beberapa alternatif dari ikon dari ibu kota baru. Di antaranya Tugu Belawing, Prasasti Yupa, Burung Enggang, dan Ungun Tau.

Baca Juga:  Baru Tahap Awal, 1,5 Juta Penduduk Bakal Pindah ke Ibu Kota Baru

Tugu Belawing adalah simbol perdamaian, kemenangan, dan kemegahan. Prasasti Yupa merupakan simbol pengorbanan, perdamaian, dan babak awal sejarah. Burung Enggang adalah penghubung dunia atas langit dengan dunia atas bumi. Burung Enggang juga menjadi simbol kebajikan dan kebaikan.

Simbol lain adalah guci atau antang atau tajau yang merupakan simbol kesejahteraan, kemakmuran, dan eksistensi suatu kelompok. “Sedangkan Ungun Tau adalah tiang yang selalu ada di depan rumah panjang sebagai penunjuk waktu, ketepatan, dan kesatuan,” sebutnya.

Lebih jauh Hetifah menuturkan, untuk tata ruang dan konstruksi bangunan di ibu kota baru harus mencerminkan tetap mempertahankan kearifan lokal. Yang nota bene mencitrakan daerah PPU dan Kukar.

Baca Juga:  Jokowi Umumkan Pemindahan Ibu Kota ke Pulau Kalimantan

“Saya berharap konsep perkotaan yang baru tidak hanya sekadar garden city, tapi juga forest city yang dituangkan secara detail. Jadi, masyarakat yang tinggal di sana tetap merasakan bahwa Kalimantan yang asli dengan pembangunan yang terencana,” imbuhnya.

Maka, diharapkan, ikon ibu kota yang baru nanti juga mengandung unsur hutan, sungai, dan biodiversitinya. Jika Jakarta punya Monumen Nasional (Monas), maka Kaltim juga harus punya landmark yang bisa dibanggakan. Suatu kota disebutnya memang penting memiliki landmark, tapi tidak harus mewah dan memakan biaya besar. “Ikon kota nanti akan menjadi satu kesatuan dengan perencanaan tata ruang dan bangunan,” ungkapnya. (jpc)

Tags: hetifah sjaifudianibu kota barukutai kertanegarapenajam paser utara
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sadis, Suami-Istri Dibunuh, Dimasukkan Dalam Koper

Next Post

Minta Dibangunkan Kantor, DPRD Usul Bawaslu Pakai Bangunan Pemkot yang Tak Terpakai

Related Posts

Ketua Komisi X DPR Ingatkan Sekolah di Bontang Jujur Isi Dapodik, Poles Data Hambat Bantuan
Bontang

Ketua Komisi X DPR Ingatkan Sekolah di Bontang Jujur Isi Dapodik, Poles Data Hambat Bantuan

19 Desember 2025, 15:24
Satu-satunya di DPR RI dari Dapil Kaltim, Hetifah Pastikan Serap Aspirasi Perempuan
Kaltim

Satu-satunya di DPR RI dari Dapil Kaltim, Hetifah Pastikan Serap Aspirasi Perempuan

11 Maret 2024, 09:00
Kerap Dianggap Tak Cocok dalam Politik, Keterwakilan Perempuan Dinilai Belum Maksimal
Ragam

Kerap Dianggap Tak Cocok dalam Politik, Keterwakilan Perempuan Dinilai Belum Maksimal

8 Maret 2024, 18:47
Hetifah Sjaifudian Lolos ke , Raih Suara Tinggi tanpa Politik Uang
Kaltim

Hetifah Sjaifudian Lolos ke , Raih Suara Tinggi tanpa Politik Uang

5 Maret 2024, 20:00
Polda Kaltim Bongkar Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah di Penajam Paser Utara
Kriminal

Polda Kaltim Bongkar Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah di Penajam Paser Utara

13 November 2023, 13:25
Warga “Diusir” dari Mes Pemkab, Bagian Umum; Kurang Tepat, Itu untuk Transit
Kaltim

Penggunaan Mes Pemkab PPU Harus Sesuai Aturan

23 Juli 2023, 20:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.