• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Lho!! Sudah Terbukti Cemari Lingkungan, Kok PT KIN Hanya Disanksi Administrasi 

by BontangPost
17 Januari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
BERSALAH: Kawasan perkebunan PT KIN di Bengalon yang berada di atas eks lahan rawa diduga menjadi penyebab pencemaran. (Dok Radar Kutim)

BERSALAH: Kawasan perkebunan PT KIN di Bengalon yang berada di atas eks lahan rawa diduga menjadi penyebab pencemaran. (Dok Radar Kutim)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SANGATTA – PT Kemilau Indah Nusantara (KIN) akhirnya terbukti bersalah melakukan pencemaran di Bengalon. Pencemaran tersebut bukan karena limbah perusahaan, akan tetapi akibat aktifitas perkebunan yang membuat sungai tercemar. Sebab, dari hasil uji laboratorium yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), tidak ditemukan karakter air limbah, akan tetapi lebih dominan kadar asam (PH). Juga, terdapat kandungan pirit di dalam air tersebut. Pirit adalah mineral berwarna kekuningan dengan kilap logam yang cerah. Pirit memiliki rumus kimia FeS2 (disulfida besi) dan merupakan mineral sulfida yang paling umum dijumpai.

Dikatakan Kepala DLH, Encek Achmad Rizal Rafiddin, hasil uji labolatorium tersebut sudah dipersentasekan didepan pemerintah dan DPRD beserta manajemen PT.KIN. Dari kesepakatan bersama tersebut, akhirnya DLH mengeluarkan 11 sanksi administrasi kepad PT.KIN. Diantaranya, melakukan identifikasi kandungan pirit dan kedalaman lapisan pada masing-masing blok di lokasi perkebunan, paling lama 4 (empat) bulan.

Pengisolasian area dengan sedimen yang mengandung pirit yang telah terekspose dan mengalami oksidasi, paling lama 2 (dua) bulan, mengatur level air pada drainase sesuai dengan kedalaman lapisan kaya akan sulfide (FeS2=pirit), dan memastikan setiap lapisan harus tetap terendam, paling lama 1 (satu) bulan, dan menutup sementara pintu drainase (Watergate atau bangunan pengendali air) sampai memenuhi baku mutu pada lampiran II Perda Povinsi Kalimantan Timur Nomor 02 tahun 2011 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air, paling lama 2 (dua) bulan.

Baca Juga:  Vonis Mati Batal, Pembunuh dan Pemerkosa Gembira 

Kemudian, mengelola  air drainase sebelum dialirkan ke Sungai Bengalon dengan baku mutu berdasarkan hasil kajian oleh ahli dan membangunan Keramba Ikan Sebagai Indikator Kualitas Air Sungai, paling lama 4 (empat) bulan, membuat embung atau waduk yang berfungsi sebagai sumber cadangan air untuk mengantisipasi kekeringan yang terjadi pada musim kemarau, paling lama 1 (satu) tahun dan membangun Irigasi yang berfungsi menambah air kedalam wilayah perkebunan, paling lama 1 (satu) tahun.

Selanjutnya, membuat kajian  dampak pencemaran Sungai Bengalon (pH<3,5) terhadap pembudidayaan ikan, hewan, dan tanaman, kualitas tanah dan air tanah, serta kesehatan masyarakat, paling lama 4 (empat) bulan, mengajukan permohonan perubahan izin lingkungan akibat adanya perubahan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup terhadap kegiatan pengelolaan air drainase paling lama  1 bulan dan membuat rencana penanggulangan pencemaran air pada keadaan darurat dan atau keadaan yang tidak terduga lainnya, Paling lama 2 (dua) bulan.

Baca Juga:  Pasrah PNBP Naik, Warga Minta Pelayanan Ditingkatkan 

“Sebenarnya hanya 10 sanksi saja yang kita berikan. Sedangkan yang satunya, merupakan kewajiban internal perusahaan saja untuk masyarakat lokal disana (Bengalon,red). Yakni berupa pengembangan ekonomi masyarakat. Itu semua kesepakatan masyarakat dan perusahaan. Semua tergantung permintaan masyarakat,” katanya.

Dirinya patut bersyukur, lantaran PT.KIN mengaku siap menanggung semua konsekuensi yang sudah ditetapkan. Berdasarkan hal itu, DLH tetap mempersilahkan PT.KIN untuk beroperasi seperti biasa sembari menjalankan semua tuntutan tersebut.

“Mereka sepakat dan siap menindaklanjuti. Perusahaan cukup respon, dan menyambut baik. Tetapi, semua itu akan terus kita lakukan pemantauan,” katanya.

Sebelumnya PT KIN  dilaporkan camat dan masyarakat Bengalon ke Badan Lingkungan Hidup (BLH) karena diduga melakukan pencemaran yang berimbas ke Sungai Bengalon. Dalam laporan tersebut ditemukan, keadaan sungai  tengah keruh dan berlumpur. Akibatnya, air tidak dapat dimanfaatkan lagi. Selang sehari laporan, BLH langsung menerjunkan tim untuk memastikan hal tersebut.  Pada saat kunjungan kelapangan. Fakta berkata lain. Untuk sementara ditemukan asal muasal kekeruhan air tersebut berasal dari arah hulu sungai yang mengalir ke PT.KIN. Meskipun begitu, BLH berjanji akan melakukan penelusuran ulang terkait laporan tersebut.

Baca Juga:  Peringati Hari Lingkungan Hidup, Tanam 300 Pohon di TPA 

Belum sempat melakukan invenstigasi lapangan, BLH kembali mendapatkan laporan kedua dari masyarakat Bengalon.Tidak berbeda pada laporan pertama, terduganya ialah PT.KIN. Dalam pertemuan tersebut, sedikitnya ada ada tiga unsur keluhan masyarakat. Yakni, masyarakat terganggu dengan keberadaan perusahaan, hilangnya penghunui  sungai air terasa gatal jika dimanfaatkan dan minimnya air bersih. (dy)

Tags: kutimpencemaran lingkungan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Anniversary Kedua, Leting DTN 439 Gelar Baksos 

Next Post

Gugatan Pilkades Tak Pengaruhi Hasil Pleno 

Related Posts

DLH Bontang Uji Sampel Air Pulau Beras Basah, Telusuri Dugaan Pencemaran
Bontang

DLH Bontang Uji Sampel Air Pulau Beras Basah, Telusuri Dugaan Pencemaran

12 Oktober 2026, 10:02
Perairan Beras Basah Bontang Tercemar, Dispopar Lapor DLH
Bontang

Perairan Beras Basah Bontang Tercemar, Dispopar Lapor DLH

10 Oktober 2026, 21:44
Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar
Kaltim

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar

25 September 2026, 15:18
Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit
Kaltim

Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit

21 Juli 2026, 16:05
DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026
Kaltim

DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026

3 Juli 2026, 18:44
Warga Pulau Miang Kutim Laporkan Dugaan Pencemaran Laut di Sekitar Jeti CPO, Air Disebut Keruh dan Berminyak
Kaltim

Warga Pulau Miang Kutim Laporkan Dugaan Pencemaran Laut di Sekitar Jeti CPO, Air Disebut Keruh dan Berminyak

25 Juni 2026, 13:28

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.