• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Limbah Bengkel Bikin Sungai Menghitam

by M Zulfikar Akbar
1 Oktober 2018, 06:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
TINJAU LOKASI: Wali Kota Bontang saat mengecek langsung kondisi sungai di Bontang. (Herman/humas pemkot Bontang for Bontang Post)

TINJAU LOKASI: Wali Kota Bontang saat mengecek langsung kondisi sungai di Bontang. (Herman/humas pemkot Bontang for Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Air sungai Bontang yang berubah warna menjadi hitam pekat, ternyata disebabkan limbah bengkel dan limbah domestik. Karena itu Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni meminta pemilik bengkel dan masyarakat diedukasi agar tidak membuang limbah bengkel langsung ke sungai.

“Memang infonya itu dari limbah bengkel, seperti oli dan pabrik tahu. Dan ini memang harus diedukasi,” jelas Neni saat meninjau langsung sungai di simpang empat Bontang Kuala, Minggu (30/9) kemarin.

Namun, Neni meyakini ke depannya tidak akan ada lagi pembuangan limbah langsung ke sungai. Dan untuk mewujudkannya, harus ada edukasi kepada masyarakat. “Ini katanya ada bengkel motor yang menurut informasi pembuangan oli-olinya itu langsung ke sungai,” ujarnya.

Baca Juga:  Perusahaan Tambang Diduga Cemari Sungai

Karena itu, sambung Neni, setiap bengkel itu seharusnya memiliki bak khusus untuk oli. Selain itu, di sepanjang bantaran sungai juga terdapat beberapa pabrik tahu.

“Maka perlu mengedukasi masyarakat, karena tak mungkin kami menutup usaha mereka, hanya kami ingin bagaimana usahanya tetap jalan, mendapati ekonomi yang baik dan lingkungan juga harus baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, Agus Amir mengatakan kandungan logam air dan sedimen sungai telah dikirim ke laboratorium di luar Bontang. “Kami hanya bisa mengecek kandungan logam, PH, dan lainnya. Kalau bakteri juga belum bisa kami cek, mungkin besok (hari ini, Red.) hasilnya keluar,” terang dia.

Baca Juga:  Pengerjaan Turap Sungai Bontang Terkendala Material

Pihak DLH Bontang pun kembali mengambil sampel air sungai untuk mengecek kandungan bakteri yang ada di dalamnya.

Sebelumnya, diberitakan air sungai di wilayah Kelurahan Api-Api berubah menjadi warna hitam setiap pagi hari. Selain warnanya yang berubah, terdapat juga bau tak sedap dari air sungai hitam tersebut. Beberapa warga di sekitar bantaran sungai merasa terganggu dengan bau sungai yang dihasilkan.

Ketika air sungai hitam dan diunggah oleh salah satu masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, pihak DLH Bontang mengambil sampel air sungai pada saat itu di empat titik. Hasil sampelnya baru akan diketahui pada Senin (1/10) hari ini. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: limbah bengkellimbah tahuPencemaran Sungaisungai bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Lagi, Lahan di Bontang Lestari Kembali Terbakar

Next Post

Ratusan Santri Meriahkan Pawai Taaruf

Related Posts

Dugaan Pencemaran Sungai Sangatta oleh Aktivitas Tambang, DLH Kutim Ambil Sampel Air
Kaltim

Dugaan Pencemaran Sungai Sangatta oleh Aktivitas Tambang, DLH Kutim Ambil Sampel Air

22 April 2025, 14:00
Halaman Gereja Ambrol, Diduga Imbas Aliran Sungai Bontang
Bontang

Halaman Gereja Ambrol, Diduga Imbas Aliran Sungai Bontang

30 Juli 2023, 14:13
Turap Ambruk di Sungai HOP Segera Diperbaiki, Habiskan Anggaran Rp 1,3 Miliar
Bontang

Turap Ambruk di Sungai HOP Segera Diperbaiki, Habiskan Anggaran Rp 1,3 Miliar

9 Juni 2023, 13:00
Sedimentasi Menumpuk Lagi, Sungai Bontang Harus Kembali Dikeruk
Bontang

Sedimentasi Menumpuk Lagi, Sungai Bontang Harus Kembali Dikeruk

1 Mei 2023, 17:00
Pengerjaan Turap Sungai Bontang Terkendala Material
Bontang

Pengerjaan Turap Sungai Bontang Terkendala Material

26 September 2021, 15:00
Sungai Ini Tercemar Limbah Alkohol sampai Peternakan Babi
Nasional

Sungai Ini Tercemar Limbah Alkohol sampai Peternakan Babi

21 November 2019, 09:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.