• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Lubang Tambang Terus “Mencabut” Nyawa

by BontangPost
6 November 2018, 16:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
DITIMBUN: Lubang tambang di Desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar, telah ditimbun warga setelah lubang itu memakan korban jiwa.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

DITIMBUN: Lubang tambang di Desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar, telah ditimbun warga setelah lubang itu memakan korban jiwa.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Eks lubang tambang seakan menjadi malaikat maut yang mengintai warga Kaltim. Dalam beberapa tahun terakhir, puluhan nyawa melayang di kolam bekas kegiatan penggalian batu bara tersebut. Ahad (4/11) lalu, Ari Wahyu Utomo (12) salah seorang pelajar di Desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi korban ke-31 eks lubang tambang.

Ardian Bayu Saputra (12), salah seorang teman korban di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Masyuhiriyah menceritakan, kejadian nahas itu berlangsung pada pukul 14.00 Wita. Diceritakan, Ari bermain bersama delapan anak lainnya.

“Kami baru pertama kali mandi di sana. Jumlah kami ada sembilan orang. Tetapi yang berenang hanya enam orang,” ungkapnya.

Ari berenang bersama Ardian, Adit, Fiki, Tola, dan Denis. Sedangkan Agung, Dwi, dan Arman, berdiri di pinggir lubang bekas tambang yang berukuran sekira lima meter itu.

Baca Juga:  “Tak Punya Uang Mending Mundur”

Ari berenang di tengah lubang tambang yang kedalamannya sekira satu meter. Berselang 20 menit setelah berenang, bocah itu meminta tolong kepada temannya. Denis berusaha menyelamatkan pelajar yang duduk di kelas tujuh itu.

“Dia sempat menarik tangannya Denis. Tetapi enggak bisa (diselamatkan). Karena sudah tenggelam,” jelasnya.

Pada pukul 14.30 Wita, delapan orang yang berenang bersama Ari itu berteriak. Meminta tolong pada warga sekitar. Teriakan para remaja tanggung itu didengar penduduk setempat. Tak butuh waktu lama, puluhan orang berdatangan setelah mendengar teriakan itu. Pasalnya, lubang tambang itu hanya berjarak sekira 200 meter dari pemukiman warga.

Beberapa orang turun ke lubang itu menyelamatkan Ari. Hanya berlangsung sekira lima menit, tubuhnya berhasil dibawa keluar dari lubang yang berdekatan dengan lahan pertanian tersebut.

Baca Juga:  Data 50 Ribu Warga Kota Tepian Terancam Dibekukan

“Setelah dibawa keluar, Ari masih bernapas. Orang-orang berusaha mengeluarkan air di tubuhnya. Digerakkan begitu. Hanya sebentar. Setelah itu meninggal,” jelasnya.

Keluarga Ari yang ditemui Metro Samarinda di kediamannya di RT 09, Desa Bukit Raya, tidak banyak memberikan komentar. Rumah kedua orang tua korban berada sekira 500 meter dari lubang tambang yang merenggut nyawa Ari.

Seorang laki-laki paruh baya yang duduk di depan rumah panggung tersebut, ditanyakan media ini seputar ayah dan ibu Ari. Tetapi yang bersangkutan meminta kasus tersebut tak lagi dipublikasi.

“Ibunya sejak malam menangis. Sekarang masih ada di kamar. Kami minta tolong jangan dibesar-besarkan lagi. Semua keluarga masih sedih. Ayah dan ibu Ari enggak mau dipublikasi,” pintanya.

WARGA INISIATIF TUTUP LUBANG TAMBANG

Warga mengambil inisiatif menutup lubang tambang di Desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang menjadi saksi atas kematian, Ari Wahyu Utomo. Bekas tambang yang berjarak sekira 200 meter dari pemukiman warga, karena warga setempat tak ingin ada lagi korban jiwa yang jatuh.

Baca Juga:  Pernyataan Mendagri Bakal Berdampak Negatif 

Berdasarkan keterangan warga yang dihimpun Metro Samarinda, penutupan lubang itu dilakukan setelah penduduk setempat menguburkan jasad almarhum Ari bakda salat magrib, Ahad (4/11) lalu.

AS (35), warga RT 09 Desa Bukit Raya, mengaku penduduk setempat sepakat menutup lubang tersebut. Tujuannya agar tidak ada lagi korban baru yang tenggelam di lubang bekas tambang itu.

“Sebagian sudah kami tutup. Supaya enggak ada lagi anak-anak yang mandi di situ. Tetapi hanya sebagian saja yang kami tutup,” ungkapnya, Senin (5/11) kemarin. (*/um)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Eks Lubang TambangMetro Samarindatenggelam
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Nama Awang Faroek Tak Terdaftar 

Next Post

Presiden Didesak Turun Tangan 

Related Posts

Kinerja Pengawasan Tambang Kaltim Lemah, Jatam: Lubang Tambang, Pelanggaran, dan Ancaman Serius Ekologis
Lingkungan

Kinerja Pengawasan Tambang Kaltim Lemah, Jatam: Lubang Tambang, Pelanggaran, dan Ancaman Serius Ekologis

28 Desember 2025, 13:22
Bocah Perempuan di Tanjung Laut Indah Meninggal Gegara Jatuh ke Laut saat Naik Sepeda
Bontang

Bocah Perempuan di Tanjung Laut Indah Meninggal Gegara Jatuh ke Laut saat Naik Sepeda

11 Mei 2024, 10:34
Anggaran Tak Kunjung Diajukan, Dewan Tunda Pembahasan Lokasi Pemakaman Bontang Barat
DPRD Bontang

Komisi III DPRD Bontang Kukuh Air Kolam Bekas Tambang Dialirkan ke Warga

29 Agustus 2023, 10:04
Kebutuhan Area Genangan Bendungan Marangkayu, 535 Hektar Lahan Belum Dibebaskan
Bontang

Banyak Cara Mengairi Bontang

26 Agustus 2023, 16:57
Bocah Ditemukan Meninggal, Tenggelam di Sungai Bontang
Bontang

Bocah Ditemukan Meninggal, Tenggelam di Sungai Bontang

22 April 2023, 18:47
Tenggelam di Kolong Rumah, Bocah Dua Tahun di Berbas Pantai Meninggal
Bontang

Tenggelam di Kolong Rumah, Bocah Dua Tahun di Berbas Pantai Meninggal

18 Maret 2023, 07:18

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.