• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Lulusan SMA Dominasi Pengangguran di Kaltim

by M Zulfikar Akbar
7 November 2019, 13:00
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Job fair, salah satu upaya menciptakan lapangan kerja bagi warga. (prokal)

Job fair, salah satu upaya menciptakan lapangan kerja bagi warga. (prokal)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA- Jumlah pengangguran di Kaltim pada Agustus 2019 mencapai 110.574 orang, atau dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 6,09 persen dari total angkatan kerja di angka 1,815 juta orang. Pendidikan SMA dan SMK menjadi penyumbang pengangguran tertinggi, yaitu mencapai 59.927 orang.

Meski masih tertinggi, tingkat pengangguran lulusan SMA dan SMK menunjukkan penurunan dibandingkan Agustus 2018. Sedangkan TPT pendidikan SD dan SMP meningkat jika dibanding TPT tahun sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Anggoro Dwitjahyono mengatakan, saat ini jumlah TPT di Kaltim masih ribuan orang. Namun jika dilihat secara data, jumlahnya terus mengecil. TPT pada Agustus 2019 mencapai 6,09 persen atau sebanyak 110.574 orang, menurun dibanding TPT Agustus 2018 yang sebesar 6,60 persen atau mencapai 114.313 orang.

Baca Juga:  Raperda Disabilitas Difinalisasi

“Pengangguran di Kaltim masih berasal dari pendidikan SMA dan SMK. Tapi itu merupakan hal yang wajar,” jelasnya. Sebab tidak hanya di Kaltim. Rata-rata setiap daerah lulusan SMA masih menjadi penyumbang pengangguran tertinggi. Pendidikan juga membutuhkan waktu, misal lulusan SMA menjadi lulusan perguruan tinggi. Sehingga wajar jika setiap tahun masih sama.

Butuh waktu tahunan untuk terjadi pergeseran. Banyak pendidikan SMA yang tidak mau bekerja kasar seperti lulusan SD, namun untuk bekerja yang cukup tinggi harus memiliki skill untuk mendapatkan pekerjaan yang baik. “Ini yang membuat SMA masih menyumbang jumlah pengangguran yang tinggi di Kaltim dan juga daerah-daerah lain,” katanya.

Dia mengatakan, paling banyak pengangguran berasal dari SMA reguler. Untuk SMK yang sudah punya keahlian tertentu lebih mudah menemukan pekerjaan.

Baca Juga:  Ikut UBNK, 7 SMK Numpang

Untuk mengurangi pengangguran, tambah Anggoro dibutuhkan sektor-sektor padat karya yang bisa dihadirkan oleh pemerintah setempat. Apalagi ketika ada dana-dana seperti dana desa yang dikucurkan untuk peningkatan skill masyarakat desa, tentunya ini bisa mengurangi pengangguran.

“Jika sektor padat karya tumbuh maka pengangguran dapat berkurang. Salah satu yang terdekat yang bisa dilakukan Kaltim adalah membuka keran hilirisasi komoditas unggulan saat ini. Jika hilirisasi berjalan, pengangguran pasti semakin sedikit,” pungkasnya. (ctr/ndu/k15/prokal)

Tags: kaltimpengangguran
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pasien Kelas 3 Membludak

Next Post

Jarah Rumah Kosong, Hasilnya Dipakai Bayar Umrah

Related Posts

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00
Bontang Targetkan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal, UMKM Jadi Prioritas
Pemkot Bontang

Bontang Targetkan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal, UMKM Jadi Prioritas

7 Agustus 2026, 11:00
Kemnaker Rilis Biaya Hidup Layak di 38 Provinsi, Kaltim Rp5,7 Juta
Kaltim

Kemnaker Rilis Biaya Hidup Layak di 38 Provinsi, Kaltim Rp5,7 Juta

24 Desember 2025, 12:08
Disnaker Bontang Kebut Finalisasi Pendataan Pencaker dan Kebutuhan Tenaga Kerja 2026
Bontang

Disnaker Bontang Kebut Finalisasi Pendataan Pencaker dan Kebutuhan Tenaga Kerja 2026

29 November 2025, 18:07
Kaltim Masuk 10 Besar Provinsi Paling Korup, Nilai Suap Capai Rp16,36 Miliar
Kaltim

Kaltim Masuk 10 Besar Provinsi Paling Korup, Nilai Suap Capai Rp16,36 Miliar

11 Oktober 2025, 08:00
WOW!!! Pengangguran Bejibun di Ibu Kota 
Bontang

Awas Bahaya Kenaikan Tarif PPN Jadi 12 Persen Picu Gelombang PHK di Berbagai Sektor Usaha di Kaltim

24 November 2024, 16:25

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.