• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Masalah Geografis Hambat Distribusi Rastra 

by BontangPost
25 Maret 2018, 11:01
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
ANTRE: Warga sedang menunggu giliran pengambilan rastra di Kantor Desa Sangatta Selatan.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

ANTRE: Warga sedang menunggu giliran pengambilan rastra di Kantor Desa Sangatta Selatan.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Penyaluran Beras Sejahtera (Rastra) untuk warga bertaraf hidup rendah di 18 Kecamatan se-Kutai Timur (Kutim) mengalami keterlambatan, karena terkendala masalah geografis. Terutama di wilayah pelosok seperti Longmesangat, Muara Bengkal, Muara Ancalong, Sandaran, dan Busang.

Kasi Bantuan Sosial, Korban Bencana dan Pemukiman Dinas Sosial Kutim, Budi mengatakan, penyaluran beras ke pedalaman Kutim kerap kali mengalami kesulitan. Pasalnya curah hujan yang tinggi menyebabkan rusaknya badan jalan. Sehingga kendaraan sering terjebak di jalan.

“Kadang kami merasa kasihan sama penyalur. Seringkali mereka terjebak jalan yang berlumpur. Sehingga penyaluran rutin bulanan ke kecamatan yang jalannya rusak terpaksa dirangkap. Yang seharusnya sebulan, menjadi dua bulan sekali,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (24/3).

Baca Juga:  Jika Terbukti Bersalah, FW Terancam Dipecat dari ASN

Menurutnya, beras berkualitas medium dengan kapasitas patahannya sebanyak 20 persen tersebut, didistribusikan secara merata kepada 15.231 KPM. Budi mengatakan, rastra keluaran bulog tersebut siap diganti, apabila didapati warga yang komplain jika tidak sesuainya kualitas yang diterima.

“Bulog sangat siap untuk mengganti. Jika ada warga yang komplain bila berasnya tidak sesuai standar. Karena kami menaikan kualitas beras agar tidak berbau, berdebu, dan lembap. Beras dengan berat 10 kg perkarung tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat,” ujarnya.

Adanya sistem baru ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Yang mana beras hanya disalurkan per enam bulan sekali. Namun kebijakan presiden mengganti aturan menjadi sebulan sekali pun memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan.

Baca Juga:  Naik 100 Persen, Gaji RT Baru Dibayar di APBD Perubahan 

“Sebenarnya dahulu hanya enam bulan sekali, tapi sekarang harus setiap bulan. Tujuan baiknya masyarakat lebih terjamin konsumsi berasnya. Namun dengan adanya kendala cuaca tersebut, menjadikan beras-beras itu harus disimpan lama, karena sistemnya penyalurannya harus didobel. Sehingga beresiko kerusakan terhadap kualitas beras,” tuturnya.

Selain itu, penyaluran rutin perbulan ke pedalaman memakan biaya angkut yang besar. Mulai dari 400-800 rupiah perkg. Sehingga menjadi alasan bulog melayangkan permohonan, untuk pengantaran beras ke pedalaman dengan distribusi pertiga bulan.

“Mereka sudah meminta pada kadis sosial dan sekda, untuk mengantar beras ke pelosok pertiga bulan. Namun kami belum mengetahui kebijakannya seperti apa. Kami sangat berharap KPM dapat terbantu dengan adanya beras sejatera ini,” tutupnya. (*/la)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Distribusi RastaSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Antusias Kalahkan Usia

Next Post

Buaya Bengalon Kembali Diamankan Warga

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan, Polisi Ringkus 24 Tersangka Narkoba, Kasus Terbanyak di Bontang Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.