• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Menagih Komitmen Cagub terhadap Dampak Batu Bara

by Redaksi Bontang Post
24 Juni 2024, 10:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Industri batu bara di Kaltim menopang  sumber pendapatan daerah ini. Namun angka itu belum berkorelasi dengan tingkat kesejahteraan masyarakat di sekitar tambang.

Industri batu bara di Kaltim menopang sumber pendapatan daerah ini. Namun angka itu belum berkorelasi dengan tingkat kesejahteraan masyarakat di sekitar tambang.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Sudah berkali-kali Kaltim berganti gubernur dan wakil gubernur di era batu bara di Benua Etam. Eksplorasi besar-besaran telah dilakukan oleh berbagai perusahaan besar. Bahkan kini juga digarap oleh para koridoran, sebutan untuk penambang ilegal.

Memasuki tahun pilkada pada tahun 2024 ini, tentunya figur yang mampu menumpas tambang batu bara yang merusak juga dinantikan oleh masyarakat. Apalagi, maraknya tambang ilegal, membuat keresahan di tengah masyarakat.

Pengamat politik dan ekonomi dari Universitas Mulawarman (Unmul), Purwadi Purwoharjo menyebutkan, dampat pertambangan batu bara yang cukup merugikan masyarakat Kaltim, mendorong para calon kepala daerah agar mampu menghentikan aktivitas pertambangan tersebut.

Menurutnya, aktivitas semacam ini yang telah terjadi puluhan tahun. Jadi tentu memberikan dampak serta menimbulkan kerugian bagi masyarakat Kaltim.

Baca Juga:  Camat Tenggarong Dianiaya di Lokasi Diduga Tambang Ilegal

“Selain kerusakan alam yang ditimbulkan, faktor lainnya juga sampai sekarang belum berubah ada pada kemiskinan masyarakat, stunting, jalan rusak, sumber daya manusia yang belum merata, hingga fasilitas yang kurang memadai di tiap daerah,” katanya.

Padahal menurutnya, sumber daya alam (SDA) Kaltim yang dikeruk sangatlah banyak. Tetapi tidak sebanding dengan hasil yang bisa dimanfaatkan dan diperoleh oleh pemerintah untuk membangun daerah.

Bahkan, sistem ekonomi yang dianut Kaltim sejauh ini juga masih ekonomi tradisional, bagaimana Kaltim masih terus mengandalkan pengelolaan SDA.

“Dulu kayu sempat menjadi sektor terbesar bagi Kaltim, kemudian setelah kayu menipis beralih lagi ke batu bara. Kemudian ada kelapa sawit yang menjadi andalan Kaltim, tetapi memang untuk sawit ini tidak bisa bertahan lama juga, sebab ada pengaruh kesuburan tanahnya,” bebernya.

Baca Juga:  Terganjal Aturan, Dinas ESDM Kaltim Tak Bisa Tindak Tambang Ilegal

Lalu dari beberapa faktor tersebut, Purwadi mengungkapkan bahwa pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov Kaltim harusnya tidak merasa bangga, sebab APBD di Kaltim sejauh ini pun masih berasal dari pemerintah pusat.

“Khususnya dengan bagi hasil sumber daya alam, dan bagaimana cara bertransformasi dari pemanfaatan SDA yang ada, karena selama ini jika proses pengelola SDA di Kaltim masih sama, berarti proses eksploitasi di Kaltim akan terus berlanjut,” tegasnya.

Mengingat kondisi yang seperti ini, Purwadi mendorong agar calon kepala daerah mulai bisa memikirkan transformasi ekonomi di masa depan, baik melalui peningkatan pariwisata, ekonomi kreatif, pertanian serta sektor jasa.

Apalagi menurutnya selain ekonomi, dampak yang sangat terasa di masyarakat dalam pengelolaan SDA semacam ini pada kerusakan lingkungan mulai dari bencana banjir, tanah longsor, hutan gundul, bahkan susahnya air bersih.

Baca Juga:  BPK Temukan Lemahnya Pengawasan Tambang, Pemprov Kaltim Dorong Kewenangan Dikembalikan ke Daerah

“Jadi jika gubernur Kaltim yang akan datang hanya andalkan SDA yang dikeruk terus hutan di tanam sawit, dan tidak berani lawan tambang illegal, maka sama saja dengan gubernur yang lalu-lalu. Istilah seperti “kaset baru, lagu lama” cuma ganti cover doang,” pungkasnya. (mrf/nha)

Tags: Batu baraTambang Ilegal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hampir Setengah Kilogram Sabu dan Ganja di Bontang Diblender

Next Post

Soal Mundurnya Puluhan Anggota PKB, Basri Sebut Tak Beri Instruksi

Related Posts

Bos Bayan Resources Keruk Batubara di Kaltim tapi Sumbang Rp1,7 Triliun ke Singapura
Nasional

Bos Bayan Resources Keruk Batubara di Kaltim tapi Sumbang Rp1,7 Triliun ke Singapura

22 Oktober 2026, 11:32
Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan
Kaltim

Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan

7 Agustus 2026, 10:00
Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout Naik Penyidikan, Kerugian Negara Ditaksir Rp5 Triliun
Nasional

Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout Naik Penyidikan, Kerugian Negara Ditaksir Rp5 Triliun

7 Juli 2026, 11:58
4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam
Kaltim

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam

14 Mei 2026, 17:00
Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare
Kaltim

Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare

30 Maret 2026, 10:00
Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak
Kaltim

Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak

28 Maret 2026, 11:32

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.