• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Menanti Taji BK DPRD Kaltim

by BontangPost
27 Maret 2017, 12:46
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kaltim dalam sorotan. Taji penjaga muruah lembaga terhormat itu belum terlihat. Kasus wakil ketua DPRD Kaltim, Dody Rondonuwu jadi salah satu contohnya. Hampir tujuh bulan tak menampakkan batang hidungnya, BK hanya diam.

BK dicap sebagai macan ompong. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kasus Dody akan disidangkan. Politisi PDIP itu memang hanya satu di antara beberapa anggota dewan yang “rajin” bolos. Namun, untuk kasus Dody ini memang agak keterlaluan.

Pasal 355 Undang-undang (UU) Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD jelas mengatur. Sanksi terberatnya adalah diberhentikan antarwaktu. Dalam ayat 2, itu dijatuhkan ketika anggota dewan tidak menghadiri rapat paripurna dan/atau rapat alat kelengkapan DPRD (AKD) provinsi yang menjadi tugas dan kewajibannya sebanyak enam kali berturut-turut tanpa alasan yang sah.

“Kami masih merekap absensi, supaya punya data lengkap. Saya beri deadline staf, Senin ini (27/3) rampung,” terang Ali Hamdi, ketua BK DPRD Kaltim, akhir pekan lalu.

Nah, dari situ akan ketahuan anggota dewan yang malas. Nantinya, hasil rekap itu akan dimumkan dalam rapat paripurna internal, secepatnya sepekan, atau paling lambat sebulan. Apakah nanti hasilnya diekspos ke publik atau tidak, tergantung keputusan pimpinan. Namun, pengalaman selama ini tidak pernah publikasikan.

Baca Juga:  Didukung Wali Kota, Yakin Bisa Jadi Wakil Rakyat di Karang Paci

“Tapi, akan kami minta untuk dibuka (diumumkan ke publik, Red.). Biar jadi pembelajaran politik,” tuturnya.

Namun, politisi PKS itu menegaskan, yang dimaksud dalam pasal 355 ayat 2 (d), adalah tidak hadir enam kali berturut-turut tanpa pemberitahuan. Tidak ditujukan kepada yang hadir rapat selang-seling atau absen, namun mengirimkan surat keterangan berhalangan.

“Kalau berturut-turut jelas harus disidangkan,” tegasnya.

Hamdi menyebut, perekapan menjadi bagian laporan BK. Itu pun yang direkap hanya rapat paripurna. Rapat AKD tidak termasuk. Mereka menganggap yang menjadi pertemuan resmi, yakni paripurna. Maka itu, menjadi kewajiban saat rapat tersebut hadir. Bisa berlangsungnya rapat itu juga bergantung pemenuhan kuota forum (kuorum).

Lalu, apa BK bisa konsisten dan tegas? Hamdi tak langsung menjawab. Dia berpikir sejenak, lalu mengatakan, tak yakin aturan tersebut bisa konsisten. Sebab, pengambilan keputusan BK dilakukan secara kolektif kolegial. Diketahui, anggota BK berjumlah lima orang.

Baca Juga:  Ini Upaya Disperindag Samarinda Menstabilkan Harga Ayam 

“Ini wilayah politik. Kalau yang disidangkan itu bisa menggandeng tiga fraksi, selesai sudah. Itu repotnya,” ujarnya.

Dengan demikian, tentunya keputusan sidang BK bertolak belakang dengan rasa keadilan. Mengenai pertanggungjawaban moral, bisa ditanyakan satu per satu ke anggota BK. Disebutnya, menjadi wajar ketika anggota dewan tersebut menjalankan perintah atau kebijakan partainya.

“Saya saja kalau diperintahkan tentu menaati,” akunya.

Tapi, bila sidang BK memutuskan bersalah, selanjutnya akan disampaikan dalam rapat paripurna untuk dibacakan ketua dewan. Rumusan keputusan BK bersifat mutlak tanpa melalui rapat pimpinan.

Sebelumnya, meski lama bolos bekerja dan sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) oleh Tim Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejagung, tak membuat penghasilan Dody sebagai legislator berhenti. Padahal, yang bersangkutan terakhir muncul di dewan pada Agustus 2016.

Sekretaris DPRD Kaltim Achmadi menerangkan, gaji pokok melekat selama yang bersangkutan masih menjadi anggota dewan. Berbeda jika politikus PDIP itu telah diberhentikan tetap.

Tapi, mengenai tunjangan, telah disetop per November 2016. Demikian pula terhadap fasilitas yang selama ini dinikmati wakil ketua dewan tersebut sudah ditarik. Semisal, rumah jabatan dan mobil dinas, meskipun usulan pemberhentian sementara masih berproses.

Baca Juga:  Kontribusi Pasar Masih Minim, Perusda Pasar Menanti Kajian di Malang

Saat bersamaan, Dody telah menempuh kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Dasar menyetop karena status terdakwa.

Diketahui, gaji pokok wakil ketua per bulan sebesar Rp 6,67 juta. Sementara itu, tunjangannya Rp 19,22 juta. Dengan tujuh bulan tak berkantor, negara harus mengeluarkan anggaran secara cuma-cuma untuk gaji Dody dengan total Rp 46,69 juta.

Pengamat hukum Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Herdiansyah Hamzah mengatakan, bicara hukum, antara hitam dan putih. Sekalipun gaji itu melekat, faktanya, negara dirugikan. “Tidak bekerja, namun tapi tetap digaji,” tegasnya. (ril/riz/kpg/gun)

Tugas BK

  1. Memantau dan mengevaluasi disiplin dan/atau kepatuhan terhadap moral, kode etik, dan/atau peraturan tata tertib DPRD dalam rangka menjaga martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas DPRD.
  2. Meneliti dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota DPRD terhadap peraturan tata tertib dan/atau kode etik serta sumpah/janji.
  3. Melakukan penyidikan, verifikasi, dan klarifikasi atas pengaduan pimpinan DPRD, anggota DPRD, dan/atau masyarakat.
  4. Melaporkan keputusan Badan Kehormatan atas hasil penyelidikan, verifikasi, dan klarifikasi sebagaimana dimaksud pada huruf c kepada rapat paripurna DPRD.
Tags: Badan Kehormatandprd kaltimMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Henry Pepet Hetifah

Next Post

STV Pop Star Jadi Gerbang Masuk Industri Musik

Related Posts

Konflik Pokir Memanas, DPRD Kaltim Tuding Gubernur Hambat Aspirasi Rakyat
Kaltim

Anggaran Operasional DPRD Kaltim Tembus Rp500 Miliar, Pengamat: Kinerja Tumpul dan Lukai Rasa Keadilan

5 Agustus 2026, 17:29
Keampuhan Pansus Tambang DPRD Kaltim Diragukan
Kaltim

Pengamat Unmul Desak DPRD Kaltim Segera Gulirkan Hak Angket, Singgung APBD ‘Bocor Duluan’ ke Pusat

13 Juli 2026, 10:00
Kaltim

Legislator Golkar Kritik Pemprov Kaltim, Minta Minta APBD Fokus ke Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

31 Mei 2026, 12:14
Anggota DPRD Kaltim Kamaruddin Ibrahim Meninggal Dunia, Sempat Terseret Kasus Korupsi PT Telkom
Kaltim

Anggota DPRD Kaltim Kamaruddin Ibrahim Meninggal Dunia, Sempat Terseret Kasus Korupsi PT Telkom

15 Mei 2026, 15:08
DPRD Kaltim Ancam Boikot Anggaran, Protes Kebijakan Gubernur Rudy Mas’ud ‘Amputasi’ Bankeu dan Pokir
Kaltim

DPRD Kaltim Ancam Boikot Anggaran, Protes Kebijakan Gubernur Rudy Mas’ud ‘Amputasi’ Bankeu dan Pokir

7 Mei 2026, 12:04
Konflik Pokir Memanas, DPRD Kaltim Tuding Gubernur Hambat Aspirasi Rakyat
Kaltim

Isu KKN Goyang Kursi Ketua DPRD Kaltim: Antara Tekanan Publik dan Hak Prerogatif Partai

30 April 2026, 09:20

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.