• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kolom Redaksi

Menyongsong HPN 2018, Mantapkan Konvergensi Media di Era Digital 

by BontangPost
8 Februari 2018, 11:50
in Kolom Redaksi
Reading Time: 3 mins read
0
Oleh: Muhammad Zulfikar Akbar
Redaktur Pelaksana Bontang Post

Oleh: Muhammad Zulfikar Akbar Redaktur Pelaksana Bontang Post

Share on FacebookShare on Twitter

CATATAN

Oleh: Muhammad Zulfikar Akbar

Redaktur Pelaksana Bontang Post

HARI Pers Nasional (HPN) kembali digelar tahun ini di Padang, Sumatera Barat. Sejak diputuskan dalam Kongres ke-28 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di kota yang sama 1978 silam, dan dikuatkan dengan Keputusan Presiden RI Nomor 5 Tahun 1985, HPN ibarat menjadi “hari raya”-nya insan pers di nusantara.

Gelaran yang diadakan tiap 9 Februari itu tak hanya jadi ajang silaturahmi seluruh pengelola media di Indonesia, beragam apresiasi atas prestasi media pun juga diberikan.

Di tengah hingar bingar perayaan HPN itu, insan pers, terutama pengelola media dan yang terlibat di dalamnya mesti sadar jika media sudah memasuki era digital, utamanya di lima tahun terakhir.

Banyaknya media daring yang memenuhi jagat dunia maya, membuat masyarakat kini punya banyak pilihan mengakses informasi. Tak hanya disajikan secara cepat, namun juga dilengkapi dengan ragam audio visual yang bisa disisipkan untuk memperkuat pesan.

Bagi Bontang Post yang bergelut di dunia media cetak, kehadiran era digital jadi tantangan baru. Tak hanya mempertahankan pembaca koran yang sudah lekat di kalangan generasi X. Namun juga memikat “pembaca” ponsel pintar yang rerata dikuasai generasi Y dan Z di Kota Taman.

Baca Juga:  Penguasa dan Diktator

Generasi X, menurut William Strauss dan Neil Howe dalam bukunya “13th Gen”, merupakan generasi yang lahir antara 1961-1981. Sementara generasi Y merupakan generasi yang lahir di rentang 1981-1994, dan generasi Z lahir di rentang 1995-2010.

Mengakomodir tiga generasi sekaligus memang tidak mudah. Butuh strategi dan perlakuan khusus yang intim kepada mereka. Beberapa media nasional sudah lebih dulu memulainya, dan kini Bontang Post mencoba mengadopsinya.

Strategi ini disebut konvergensi media. Menurut Henry Jenkins, konvergensi media merupakan aliran konten di beberapa platform media, kerjasama industri dengan media, dan kegiatan migrasi media. Fenomena ini muncul, akibat kemunculan teknologi digital dan media baru.

Bontang Post bersama media se Kaltim Post Group (KPG) mencoba menerapkannya dalam portal prokal.co. Bontang Post pun mencoba menyempurnakan kembali dengan merilis bontangpost.id. Tak hanya berita di media cetak yang di-online-kan di media daring tersebut, namun juga berita terkini seperti breaking news tak luput dari perhatian. Selain itu, fitur multimedia yang lengkap juga membuat Bontang Post punya kesempatan melengkapi informasi dari foto-foto beresolusi tinggi dan video yang interaktif.

Baca Juga:  Antara Pembasuhan Kaki dan Kamis Putih

Wujud konvergensi media kami tak hanya di situ saja. Selain wujud media cetak yang dapat dibaca pula di epaper.bontangpost.co.id, integrasi antara media cetak dan daring kami lakukan dengan format 75 persen cetak dan 25 persen daring. Sebagian berita-berita bontangpost.id sudah dapat dinikmati langsung saat wujud koran fisik sampai di tangan pembaca. Kehadiran QR Code memudahkan pembaca yang ingin menikmati berita melalui ponsel pintar.

Beberapa berita terpopuler di portal bontangpost.id pun juga dapat dinikmati kembali oleh pembaca koran yang memiliki ponsel pintar. Pun kehadiran grup whatsapp Member Bontang Post dan grup facebook Bursa Barang Bontang sebagai tempat penyebaran berita secara daring dinilai efektif dan dekat dengan masyarakat. Setelah hampir sebulan format ini berjalan, mulai terjadi peningkatan jumlah pengunjung di portal. Beberapa kawan pun ikut mengapresiasi tampilan baru yang makin modern ini. “Canggih sekarang ada barcode-nya,” katanya.

Baca Juga:  Ke Mana Perginya Sang Profesor

Strategi serupa, sebenarnya sudah saya temukan sebelumnya saat masih menimba ilmu di Pulau Jawa. Beberapa media cetak saat itu sudah menaruh barcode dalam edisi cetaknya. Pun media daringnya tak kalah saing dengan media-media daring lainnya. Memang, tak ada kata terlambat untuk mencoba hal baru. Karena tantangan di era digital bukan milik Bontang Post saja, namun untuk seluruh media di Indonesia, terutama media cetak.

HPN 2018 jadi ajang pemantapan sekaligus penguatan konvergensi media di era digital. Sejauh mana media bisa mengakomodir dan merangkul teknologi, sebagai kekuatan baru menatap persaingan bisnis media di masa mendatang. Bukan justru menjauhi dan menjadikannya sebagai hambatan. Semoga Bontang Post tetap diberikan kekuatan memberikan informasi dan berita yang positif kepada masyarakat, pemberitaan yang mencerdaskan dan menginspirasi sesuai slogannya. (*)

Tags: Hari Pers NasionalKolom Redaksi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

ASTAGA! Truk Fuso Amblas di Galian Jargas

Next Post

Jus 500 Jutaan Dibuang ke Toilet

Related Posts

Sudah Betul Kembalikan Mobil, Eh, Bikin Ramai Lagi Renovasi Rumah
Kolom Redaksi

Sudah Betul Kembalikan Mobil, Eh, Bikin Ramai Lagi Renovasi Rumah

13 April 2026, 08:00
Brigadir Jenderal Dendi Suryadi: Setelah 30 Tahun, Memilih Jalan Sipil di Kukar
Opini

Brigadir Jenderal Dendi Suryadi: Setelah 30 Tahun, Memilih Jalan Sipil di Kukar

21 Juli 2024, 12:19
Merokok Bikin Kekasih Cacat
Catatan

Merokok Bikin Kekasih Cacat

16 Desember 2023, 11:27
Polling dan Pilkada Bontang
Kolom Redaksi

Etha Rimba

16 Agustus 2020, 15:00
Polling dan Pilkada Bontang
Kolom Redaksi

Polling dan Pilkada Bontang

25 Juni 2020, 17:30
Bontang

Guntung Juga Bontang

11 Juni 2019, 18:54

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.