SANGATTA – Ratusan warga mendatangi gedung DPRD Kutim, Selasa (20/6) siang kemarin. Mereka hendak meminta ‘Tunjangan Hari Raya’ (THR) kepada anggota dewan.
Warga datang dari berbagai penjuru, khususnya dari Sangatta. Awalnya, mereka berkumpul di halaman depan kantor. Mereka menutupi pelataran hingga hampir menutup pintu di lantai dasar kantor tersebut. Sebagian mereka mengajak serta anak-anak. Setelah itu mereka dipersilakan masuk ke dalam gedung. Karena tidak ada persiapan, ratusan warga itu terpaksa duduk melantai. Tak berapa lama, mereka lalu ditemui Ketua DPRD Kutim Mahyunadi.
“Mohon maaf karena terpaksa duduk di lantai. Bukan bermaksud merendahkan. Hanya saja datangnya mendadak. Kami tidak sempat menyediakan tempat yang representatif. Lain kali kalau mau datang bikin tulis-tulisan (surat) biar kami siapkan tempat,” kata Mahyunadi di hadapan ratusan warga.
Dia megatakan, ada juga kelompok warga yang datang untuk meminta THR di malam sebelumnya. Makanya, sebelum THR kembali dibagikan, Mahyunadi sempat bertanya apakah ada yang sudah mendapatkan di malam sebelumnya. Hanya beberapa orang saja yang mengangkat tangan.
“Ayo ngaku, kalaupun ngaku tetap dapat kok. Orang jujur disayang Tuhan loh,” seloroh Mahyunadi.
Selain itu, Mahyunadi juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang berkunjung ke kantor DPRD. Dia justru meminta maaf karena anggota dewan tidak sempat mendatangi warga satu per satu.
“Terima kasih kedatangannya, kami mohon maaf kalau tidak sempat berkunjung ke rumah. Karena kami tidak sempat berkunjung, warga yang berkunjung ke sini, atas itu kami ucapkan terima kasih. Semoga silaturahmi ini membawa kebaikan,” ujarnya.
Meskipun THR yang diberikan ke masyarakat tidak besar. Namun dia berharap agar rezeki tersebut disyukuri.
“Ini hari terakhir (kemarin) besok sudah tidak ada lagi. Mudah-mudahan THR seadanya ini bisa bermanfaat,” kata dia.
Bincang-bincang Mahyunadi dengan warga memang cukup singkat. Sebab di waktu yang sama DPRD menggelar rapat paripurna. Setelah itu warga mengantre untuk mengambil amplop yang dibagikan oleh staff dan ajudan anggota dewan.
Lukmanul Fadli (42) warga yang tinggal di Jalan Margo Santoso Sangatta Utara ini mengaku datang karena diajak tetangganya. Ini kali pertama baginya mendapat THR dari anggota dewan.
“Saya ikut saja ke sini. Lumayan dapat amplop,” ujarnya kepada wartawan. (hd)







