• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

MUI Utamakan Tabayun

by M Zulfikar Akbar
16 Juli 2018, 10:43
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
(Dhedy/Sangatta Post) 
Ketua MUI Adam

(Dhedy/Sangatta Post) Ketua MUI Adam

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kutim tak mau menelan mentah-mentah laporan warga terkait dugaan ajaran menyimpang di Kutim.

MUI perlu mengkonfirmasi atau tabayun terlebih dahulu terhadap mereka yang dilaporkan. Utamanya bagi yang memberikan informasi. Jangan sampai, apa yang dilaporkan merupakan fitnah terhadap suatu golongan. Hanya gara-gara berbeda golongan,  pemahaman,  atau pandangan terhadap suatu ajaran. Tentu hal ini tak dibenarkan.  Karenanya,  diperlukan kepastian akan hal tersebut.

“Kalau perbedaan tidak mendasar belum dikatakan sesat. Kita juga bisa salah. Yang melaporkan juga bisa salah. Makanya diperlukan  tabayun,” ujar Ketua MUI,  Adam.

Ajaran yang sesat jelas Adam, bukan terletak pada khilafiyah, akan tetapi yang prinsip. Pastinya, mereka melenceng dari Alquran dan sunah.

“Kita kan merujuk pada Alquran dan sunah. Kalau ada yang melenceng, jelas itu merupakan ajaran yang salah,” katanya.

Meskipun dinyatakan menyimpang, lanjut dia, MUI tak langsung menghakimi. Akan tetapi terlebih dahulu dilakukan pendekatan, pembinaan secara terus menerus.  MUI tak dibenarkan memihak ataupun membenarkan satu golongan saja.

“Ada yang melenceng, kami hanya berikan pembinaan. Karena kami lebih  kehendaki keutamaan bangsa. Tidak boleh bela sana dan sini. Jadi kami tidak memihak. Kami utamakan pembinaan dan kekeluargaan,” katanya.

Dari hasil pendekatan  tersebut,  tak sedikit pihaknya menyadarkan mereka yang menyimpang. Salah satu contoh kejadian di Kecamatan Sangkulirang. Di sana pernah oknum yang mengajarkan ajaran sesat. Diantara ajarannya,  jika bermimpi bertemu nabi, maka orang tersebut tak lagi diwajibkan untuk salat, puasa, dan kewajiban lainnya.

“Alhamdulillah kembali ke jalan yang benar.  Tetapi kalau tidak mau dibina, ada pihak yang berwajib yang menangani,” katanya.

Disinggung masalah ajaran menyimpang di Kutim,  dirinya mengaku ada beberapa laporan yang masuk ke MUI. Hanya saja, kebanyakan masalah perbedaan pandangan agama. Masalah Khilafiyah. Tentu MUI tak dapat melanjutkan permasalahan itu.  Sebab,  bukan hal yang urgensi.

“Jadi kami tegaskan, MUI bukan rujukan ajaran. Kita semua bisa salah.  Termasuk MUI.  Jadi,  semua perlu bimbingan saja. Agar ajarannya sesuai dengan Alquran dan sunah,” katanya. (dy)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PPDB Zonasi Menyisakan Masalah

Next Post

Neni Buka Muscab V IDI Kota Bontang

Related Posts

Ketidakjelasan Status Aset Beras Basah Bontang Hambat Penataan, Pemkot Temui Pemprov Kaltim
Bontang

Pemkot Bontang Matangkan PLTS di Dua Pulau, Listrik Ditarget Menyala 24 Jam

2 November 2026, 14:49
Investasi Usaha Pinjaman dan Fashion Bermasalah, Enam Warga Bontang Lapor Polisi
Bontang

Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

2 November 2026, 13:12
CSR Mengalir ke Pulau Jawa, Anggota DPR RI Minta Pemprov Kaltim Peringatkan Perusahaan Tambang
Kaltim

Dugaan Korupsi Pengelolaan Batu Bara, Tiga Direktur Varia Niaga Samarinda Jadi Tersangka

2 November 2026, 11:00
Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026
Bontang

12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

2 November 2026, 09:15
Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Marangkayu, Polisi Sita Belasan Gram Barang Bukti
Kriminal

Pria di Muara Badak Diringkus Polisi, Tujuh Paket Sabu Ditemukan di Rumah

2 November 2026, 08:17
Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05

Terpopuler

  • Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026

    12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Kaltim Berduka, Meiliana Eks Pj Wali Kota Samarinda dan Pj Sekdaprov Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.