• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Normal Baru, Abdul Samad: Tes Massal Seluruh Warga Bontang

by Fitri Wahyuningsih
27 Mei 2020, 21:35
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Anggota Komisi III DPRD Bontang Abdul Samad. (dok pribadi)

Anggota Komisi III DPRD Bontang Abdul Samad. (dok pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Anggota Komisi III DPRD Bontang Abdul Samad menilai penerapan pola hidup normal baru (the new normal) dapat berlangsung mulus. Asalkan pemahaman masyarakat terhadap Covid-19 cukup baik. Serta patuh terhadap protokol pencegahan yang telah ditetapkan pemerintah.

”Kuncinya disiplin mulai diri sendiri. Pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan, ” ujarnya kepada bontangpost.id, Rabu (27/5/2020) malam.

Politikus Partai Hanura ini mahfum benar bila wacana ini nampak samar di masyarakat. Faktornya beragam. Misalnya pemahaman masyarakat terkait Covid-19 masih terbatas. Sementara bagi mereka yang sudah tahu, khawatir penyebaran virus bakal semakin massif. Mengingat kurva penanganan Covid-19 dalam lingkup nasional sejatinya belum melandai.

Namun menurutnya, cepat atau lambat langkah ini pasti akan diambil pemerintah pusat. Pangkalnya jelas. Negara terseok-seok selama pandemi. Tatanan kehidupan masyarakat kacau. Dana tak sedikit dibutuhkan selama membatasi aktivitas masyarakat. Sementara geliat ekonomi selama pandemi selalu mencatat rapor merah.

Baca Juga:  Ingatkan Protokol Kesehatan, Pemkot Bontang Gelar Sosialisasi Bagi Pengelola Kafe dan Rumah Makan

Sebabnya, dia menyarankan sebelum normal baru ini diterapkan meluas seluruh Indonesia, maka Pemkot Bontang wajib ambil ancang-ancang. Jangan sampai normal baru berubah menjadi petaka baru. Tindakan preventif wajib segera disusun, dan dilakukan. Dia menawarkan 3 hal: jaga arus keluar-masuk Bontang, gandeng perusahaan, dan gencarkan tes cepat (rapid test) massal.

Ada tiga gerbang utama mesti dijaga ketat, dan didata setiap orang keluar maupun masuk. Yakni Tugu Selamat Datang, Bontang Lestari, dan Simpang 4 Bukit Kusnodo. Selain itu, pemerintah mesti menggandeng perusahaan untuk memenuhi fasilitas dalam rangka mencegah penyebaran virus SARS-CoV-2 ini.

Di antaranya menyebar wastafel portabel ke ruang-ruang publik. Jalan protokol, pusat perbelanjaan modern, pasar tradisional, kantor-kantor pemerintahan, dan kawasan lain yang ramai dikunjungi masyarakat. Terakhir, ujarnya, dengan dukungan anggaran besar, pemerintah mesti memperluas jangkauan tes cepat massal.

Baca Juga:  Pengelola Kafe Antusias Sambut New Normal

”Langkah-langkah itu menurut saya penting diambil Pemkot Bontang. Untuk tes massal, anggarannya kan ada, ya belanjakan. Kalau perlu seluruh warga Bontang dites,” tegasnya.

PENGECUALIAN BAGI DUNIA PENDIDIKAN

Normal baru memang tak ujug-ujug dilakukan pemerintah. Tapi bertahap, dan tidak serentak se-Indonesia. Perilaku hidup baru ini boleh jadi tak sukar diterapkan bagi orang dewasa, selama mereka cukup teredukasi dan tidak abai protokol. Namun yang menjadi sorotan Samad ialah relaksasi ini untuk dunia pendidikan. Utamanya PAUD, TK, SD, dan SMP.

Samad mengaku khawatir bila bila protokol Covid-19 bakal sangat sulit diterapkan untuk pelajar usia di bawah SMP. “Kita tahu bagaimana anak-anak (PAUD-SMP) sangat sulit diatur. Tentunya guru juga tidak bisa tiap waktu awasi muridnya. Karena tidak sedikit yang mesti diawasi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wacana New Normal Mengemuka, Disdikbud Bontang: Tahun Ajaran 2020 Belum Jelas

Tambahanya, bila pemerintah tetap kekeh maka protokol dan pengawasan di lingkungan sekolah harus jelas dan ketat. Berkaca dari negara lain, jangan sampai ada klaster baru yang lahir dari ruang kelas.

“Ada beberapa negara yang mulai terapkan new normal, sekolah dimulai, tapi dalam hitungan hari justru terjadi penyebaran (Covid-19). Tentu kita tidak inginkan ini,” cemasnya.

Samad ini cenderung mendukung proses belajar mengajar untuk PAUD hingga SMP bertahan dengan sisten pembelajaran jarak jauh (PJJ). Seperti yang belakangan ini berlangsung. Menurutnya itu lebih aman dan menghilangkan kekhawatiran orangtua.

“Kalau untuk SMA, mereka sudah cukup dewasa dan paham soal protokol,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: abdul samadnew normal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Terlibat Balap Liar, 26 Motor Diamankan Polres Bontang Selama Ramadan

Next Post

Dua PJU Polda Kaltim Berganti

Related Posts

Dishub Setuju Kantor Dipindah ke Pelabuhan
Bontang

Tunggu Instruksi Wali Kota, Pelabuhan Loktuan Belum Dibuka

3 Juli 2020, 17:30
Nihil Pasien Positif, Tujuh Warga Bontang Berstatus ODP
Bontang

Maklumat Kapolri Dicabut, Kegiatan Berkumpul Harus Dibekali Surat Izin

2 Juli 2020, 18:00
Boleh Beroperasi, Penumpang Bus Patas Belum Stabil
Bontang

Boleh Beroperasi, Penumpang Bus Patas Belum Stabil

2 Juli 2020, 13:00
Akses Bukit Kusnodo Dibuka 6 Juli
Bontang

Akses Bukit Kusnodo Dibuka 6 Juli

30 Juni 2020, 11:30
Dukung New Normal, Maklumat Kapolri terkait Covid-19 Dicabut
Nasional

Dukung New Normal, Maklumat Kapolri terkait Covid-19 Dicabut

28 Juni 2020, 09:00
Besok, Objek Wisata dan THM Boleh Buka, Tak Sesuai Protokol Terancam Izin Dicabut
Bontang

Besok, Objek Wisata dan THM Boleh Buka, Tak Sesuai Protokol Terancam Izin Dicabut

25 Juni 2020, 20:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.