• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Obat Corona Unair-TNI-BIN Diklaim Lewati Uji Klinis Fase 3

by Redaksi Bontang Post
16 Agustus 2020, 11:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Rencana kemasan obat untuk Covid-19 yang ditemukan dari hasil penelitian Unair bekerja sama dengan BIN dan BNPB. (DOK. BIN)

Rencana kemasan obat untuk Covid-19 yang ditemukan dari hasil penelitian Unair bekerja sama dengan BIN dan BNPB. (DOK. BIN)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) yang juga Wakil Ketua Pelaksana I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN), Jenderal Andika Perkasa menggelar pertemuan dengan stakeholder guna persiapan sosialisasi hasil uji klinis fase 3 kombinasi obat virus corona (Covid-19). Dalam pertemuan tersebut, Andhika menyatakan kombinasi obat Covid-19 itu dikembangkan Universitas Airlangga, TNI AD dan Badan Intelejen Negara (BIN) dan diklaim tengah memasuki tahap akhir.

“Pencapaian hingga pada titik ditemukannya kombinasi obat yang baru ini telah berproses panjang sejak bulan Maret 2020, serta sudah melalui tahapan uji klinis sebagaimana dipersyaratkan,” ujar Andhika dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2020), dilansir dari CNN Indonesia.

Sebagai catatan, hingga saat ini Badan Kesehatan Dunia (WHO) belum merekomendasikan satu pun obat untuk mencegah atau mengobati corona. Obat dari gabungan TNI-BIN-Unair ini juga belum mendapatkan izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan. Selain itu, tim Unair-TNI-BIN pun belum mengungkapkan secara rinci hasil serta metoda uji klinis.

Baca Juga:  Malaysia Tuntaskan Klaster Tabligh Akbar, Tak Ada Lagi Pasien Covid-19

Andika mengklaim pihaknya telah membandingkan kemampuan dan keamanan kombinasi obat tersebut dengan obat standar pada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tanpa ventilator.

Dalam pertemuan itu, Andika didampingi Wakil Ketua Pelaksana II Komite PCPEN, Komjen Gatot Eddy Pramono, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid, Rektor UNAIR Mohammad Nasih, Sestama BIN Komjen Bambang Sunar Wibowo, Direktur Kimia Farma, dan Perwakilan BPOM.

Sementara itu, Gatot berharap, kombinasi obat ini mampu menghemat biaya perawatan, mendorong ekonomi bergulir kembali, serta yang utama menurunkan kepanikan dan kecemasan masyarakat.

“Sehingga muncul optimisme dan kepercayaan masyarakat bahwa bangsa Indonesia bangkit dan berproses pulih dari Covid-19,” pungkas Gatot.

Baca Juga:  BTG-27 Pernah Berobat di Puskesmas Bontang Selatan II, Pelayanan Tidak Terpengaruh

Vaksin pada 2021

Ketua Komite PCPEN Erick Thohir juga mengklaim program imunisasi massal virus corona bisa dilakukan awal 2021 mendatang. Sembari menunggu program tersebut, ia mengatakan pemerintah akan tetap menjaga masyarakat supaya tetap sehat dan produktif.

Upaya itu akan dilakukan dengan menggelontorkan bantuan ke masyarakat termiskin, mikro dan UMKM. Bantuan tersebut diberikan dengan menggelontorkan bantuan sosial dan kredit kepada mereka.

“Setelah ini berjalan tetap kami menggerakkan stimulus ekonomi dan penemuan vaksin yang nantinya diharapkan awal tahun depan imunisasi massal,” katanya dalam sebuah diskusi yang dilakukan di Jakarta, Sabtu (15/8/2020).

Saat ini Bio Farma dengan bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran telah memulai uji klinis fase tiga vaksin Sinovac dengan melibatkan lebih dari 1.600 relawan.

Baca Juga:  Tugu Selamat Datang Dijaga Ketat, Ini Kriteria Pengendara yang Boleh Lewat

Dihubungi secara terpisah, Ahli biologi molekuler Ahmad Rusdan Handoyo Utomo turut mengingatkan semua pihak, untuk tidak terlalu bereuforia atau berharap penuh terhadap vaksin Sinovac yang sudah uji klinis fase III.

“Karena tidak ada jaminan bahwa uji klinis fase III akan berhasil membuktikan efek proteksi. Semua peneliti yang terlibat dalam uji klinis tidak ada yang berani menjamin,” kata Ahmad.

Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) Hermawan Saputra juga mengingatkan agar masyarakat tidak melonggarkan protokol kesehatan, sebelum vaksin benar-benar ada.

“Sebagai masyarakat tentu saja tidak boleh terlalu over-confidence vaksin akan ada pada awal Januari 2021. Tetapi kita juga tetap berharap optimis, sadar dan sabar dalam perilaku hidup sehat,” sambungnya. (*)

Tags: bincoronaobat coronaTNI ADunairvaksin corona
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Lagi, Ditemukan Pesut Mahakam Mati

Next Post

Ribuan Warga Palestina Protes Normalisasi UEA-Israel

Related Posts

BIN Gelar Vaksinasi Lanjutan bagi Pelajar dan Masyarakat, 6.500 Dosis Sudah Tersalurkan
Bontang

BIN Gelar Vaksinasi Lanjutan bagi Pelajar dan Masyarakat, 6.500 Dosis Sudah Tersalurkan

16 September 2021, 15:24
Pilkada Serentak, APD Dibolehkan Jadi Alat Kampanye
Nasional

Epidemiolog UI Sebut Cara Pakai Masker Pemimpin yang Tidak Benar

30 Agustus 2020, 14:30
Kasus Positif Kembali Bertambah, BTG-12 Terpapar Covid-19 Usai dari Sulawesi Barat
Bontang

Bontang Tambah Satu Kasus Non-Klaster Covid-19

28 Agustus 2020, 20:17
Antigen Kandidat Vaksin Covid-19 Indonesia Selesai Oktober
Nasional

Pemerintah Wacanakan 2 Tipe Vaksin Covid, Berbayar dan Gratis

28 Agustus 2020, 18:00
Tak Perlu Masker Bedah atau N95, Warga Cukup Pakai Masker Kain
Bontang

Perwali Protokol Kesehatan Terbit, Mulai Teguran sampai Penahanan

28 Agustus 2020, 14:00
Bontang Transmisi Lokal, Anjungan Ujung Bontang Kuala Tidak Ditutup
Bontang

Bontang Transmisi Lokal, Anjungan Ujung Bontang Kuala Tidak Ditutup

28 Agustus 2020, 12:14

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.