• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pansus Investigasi Pertambangan Telusuri Surat Gubernur hingga Kementerian

by Redaksi Bontang Post
3 Desember 2022, 14:55
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Walaupun sudah dipastikan menambang batu bara berbekal izin palsu, hingga saat ini, penambangan terlarang itu masih eksis beroperasi. 

bontangpost.id – Panitia Khusus (Pansus) Investigasi Pertambangan bentukan DPRD Kaltim mulai mengumpulkan data jaminan reklamasi (jamrek) dan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) tambang di Kaltim. Hal itu ditempuh lewat inspeksi mendadak sepanjang 24–27 November 2022. “Ada tiga kabupaten/kota yang kami tinjau dalam sidak itu. PPU (Penajam Paser Utara), Bontang, dan Kutim (Kutai Timur),” ucap Ketua Pansus Investigasi Pertambangan Syafruddin kepada Kaltim Post (30/11).

Tim dibagi dua untuk mengefisiensikan waktu menelusuri sejauh mana kontribusi jamrek dan CSR pertambangan untuk Kaltim. “Ke PPU sendiri, lalu ada tim yang ke Bontang dan Kutim yang dipimpin wakil ketua pansus,” jelasnya. Perusahaan apa saja yang disambangi para wakil rakyat Benua Etam itu, politikus PKB Kaltim ini menuturkan. “Untuk detail tanya ke wakil ketua pansus (M Udin) ya, saya ada kegiatan partai,” singkatnya. Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua Pansus Investigasi Pertambangan M Udin menjelaskan, di PPU, pansus menyambangi satu perusahaan tambang yang mengantongi izin Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B).

Sementara satu perusahaan lainnya, pemegang izin usaha pertambangan (IUP), seperti di PPU, para legislator juga menilik data CSR dan jamrek dari perusahaan PKP2B dan IUP yang beroperasi di Bontang dan Kutim. Dari anjangsana itu, pansus, kata dia, mencoba menilik berapa sumbangsih mereka untuk masyarakat sekitar. “Hanya itu, pansus ataupun dewan enggak mengarahkan atau menyarankan. Kami hanya ingin tahu apa saja yang mereka sudah berikan untuk masyarakat Kaltim dan mengawalnya,” tegasnya.

Soal jamrek, menilik data awal yang didapat pansus, perusahaan-perusahaan itu sudah memenuhi kewajibannya. Untuk CSR, pansus lebih menyasar pada seperti apa dan sejauh mana dana sosial itu digunakan dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM). Secara umum, jalannya PPM dari semua perusahaan pengeruk emas hitam itu dinilainya belum 100 persen. Karena itu, para legislator yang bertugas di pansus akan mencoba mengawal agar capaian PPM itu bisa maksimal. “Masa nanti ketika mereka sudah tak beroperasi, masyarakat akan tetap mengalami ketertinggalan. Harusnya dengan hadirnya mereka ada kemajuan di daerah sekitar,” jelas politikus muda Golkar ini.

Baca Juga:  Tampung Batu Bara Diduga Ilegal, Oknum Pejabat Masyarakat Terindikasi Bermain

Lalu, bagaimana dengan sorotan pansus terkait 21 IUP abal-abal yang sempat diatensi di awal pansus dibentuk? Udin menegaskan, persoalan 21 IUP tetap jadi target kerja pansus bersanding bersama penyaluran jamrek dan CSR. Untuk kasus 21 IUP abal-abal, mereka menilai, hasil dari dua kali rapat dengar pendapat bersama Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Biro Umum, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sudah cukup.

Apalagi terungkap DPMPTSP meminta Inspektorat Wilayah (Itwil) Kaltim untuk mengaudit dua surat bertanda tangan Gubernur Kaltim Isran Noor yang menjadi dasar penambang ilegal beraksi. Dua surat itu bahkan sudah divalidasi palsu dan gubernur juga sudah menyampaikan klarifikasi secara tertulis. Jika gubernur tak pernah menandatangani dua surat yang bernomor 5503/4938/B.Ek pada 14 September 2021, dan 503/5013/DPMPTSP-IV/IX/2021 tertanggal 21 September 2021.

Baca Juga:  Pemprov Kaltim Sebut Tambang Ilegal Paling Banyak di Kukar

Surat klarifikasi dengan nomor 503/8424/DPMPTSP, tertanggal 13 September 2022 itu menuangkan keterangan jika gubernur tak pernah menerbitkan surat pengantar dan permohonan tindak lanjut pengaktifan data Minerba One Data Indonesia (MODI), Minerba Online Monitoring System (MOMS), dan Elektronik Pendapatan Nasional Bukan Pajak (ePNBP) perusahaan-perusahaan itu. “Di awal, asumsi yang muncul mengapa gubernur pasif jika tanda tangannya dipalsukan. Terungkapnya surat klarifikasi itu pansus memaknai surat itu sebagai tindakan gubernur. Ditambah, kasus ini sudah dilaporkan ke kepolisian, Polda Kaltim untuk ditindak,” jelasnya. Kini pansus ingin menelisik apakah dua surat pengantar abal-abal itu meluncur hingga Kementerian ESDM. Koordinasi dengan kementerian pun sudah dijadwalkan pada 7 Desember.

Baca Juga:  Tambang Ilegal di Dekat Jalan Poros Bontang, Diduga Serobot Lahan Pertanian

“Kami ingin mengecek apakah pusat menerima surat itu. Di Kaltim sudah dipastikan abal-abal, karena kita tahu mereka (ke-21 perusahaan tambang) beroperasi dan eksplorasi. Bahkan informasi yang kami dapat masih ada yang beraktivitas hingga kini,” jelasnya. (riz/k16)

Tags: Tambang Ilegal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rekan Ismail Bolong Ditetapkan Tersangka, Berprofesi Penambang

Next Post

Resep Sup Telur dan Tomat, Asupan Harian untuk si Kecil

Related Posts

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam
Kaltim

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam

14 Mei 2026, 17:00
Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare
Kaltim

Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare

30 Maret 2026, 10:00
Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak
Kaltim

Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak

28 Maret 2026, 11:32
Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan
Kaltim

Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan

17 Maret 2026, 08:16
KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar
Kaltim

KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar

13 Maret 2026, 11:00
Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin
Kaltim

Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin

10 Maret 2026, 14:35

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.