• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pasrahkan Rezeki ke Sang Ilahi

by BontangPost
11 Desember 2017, 18:18
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

“Saya menganggapnya ini ujian dari Allah. Saya yakin Allah tidak tidur. Lewat doa-doa dari santri dan anak yatim disini, semoga kebutuhan mereka tetap bisa terpenuhi dan tidak sampai kelaparan,” Pengajar Ponpes NM

Kasus pencabulan santriwati di salah satu pondok pesantren (ponpes) yang tersangkanya adalah pemilik ponpes itu sendiri, menjadi tamparan keras bagi para pengajar yang ada di ponpes tersebut. Tak dimungkiri, meski hanya dilakukan oleh satu orang oknum, namun dampaknya akan berpengaruh juga pada lembaga ponpesnya. Pandangan negatif dan berkurangnya kepercayaan pun tak dipungkiri juga terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Meski demikian, Adi (bukan nama sebenarnya) yang merupakan salah satu pengajar di ponpes itu mengaku, hanya bisa memasrahkan semuannya hanya pada Allah semata. Termasuk urusan bantuan yang diprediksi bakal mengalami penurunan drastis.

Baca Juga:  Ribuan Pelamar Daftar CPNS 

“Saya menganggapnya ini ujian dari Allah. Saya yakin Allah tidak tidur. Lewat doa-doa dari santri dan anak yatim disini, semoga kebutuhan mereka tetap bisa terpenuhi dan tidak sampai kelaparan,” ujarnya kepada Bontang Post.

Meski demikian, Adi tetap berharap agar masyarakat bisa melihat kejadian ini hanya pada fokus masalahnya. Yang mana, perbuatan tersebut hanya dilakukan oleh oknum, bukan ponpes secara keseluruhan. “Ya meskipun hal ini akan sangat sulit karena sudah terlanjur tersebar kemana-mana,” sebutnya.

Terkait aktivitas di ponpes, Adi dan pengajar lainnya mengaku untuk sementara ini akan mengambil alih tugas IM dalam mengurusi semua kebutuhan di ponpes, sehingga pembinaan tetap bisa berjalan seperti sedia kala. Kata adi, biarlah proses hukum yang bersangkutan berjalan sesuai prosedur yang ada. Namun pendidikan dan pembinaan anak-anak tidak boleh terputus.

Baca Juga:  Masyarakat Sidrap Pertanyakan Penolakan Pemkab Kutim

“Saya harap pihak-pihak terkait juga bersama-sama ikut saling mengawasi jalannya pembinaan. Yang lalu biarlah berlalu. Saat ini kami fokus untuk pembenahan,” tukasnya. (bbg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangpencabulanPondok Pesantren
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ponpes di Bontang Bakal Didata Ulang

Next Post

Pengurus Ragu Mawar Hamil 6 Bulan

Related Posts

Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet
Kriminal

Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet

1 Januari 2026, 17:00
Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama
Kaltim

Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama

5 Desember 2025, 15:37
Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet
Kriminal

Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet

3 Desember 2025, 15:25
Glorifikasi Pelaku Kekerasan Seksual Dinilai Sangat Berbahaya
Kriminal

Pria Paruh Baya di Balikpapan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Cabuli Lima Anak di Bawah Umur

2 Desember 2025, 19:39
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Iming-iming Mainan, Remaja 16 Tahun di Samarinda Cabuli Bocah 6 Tahun
Kriminal

Iming-iming Mainan, Remaja 16 Tahun di Samarinda Cabuli Bocah 6 Tahun

9 Oktober 2025, 14:51

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.