• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pastikan On Progres, Wali Kota Monitoring Kegiatan DAK

by BontangPost
18 Juli 2017, 12:20
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
MONITORING DAK: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat melaksanakan monitoring beberapa kegiatan yang pendanaannya bersumber dari DAK didampingi kepala OPD terkait. (INDRA/HUMAS)

MONITORING DAK: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat melaksanakan monitoring beberapa kegiatan yang pendanaannya bersumber dari DAK didampingi kepala OPD terkait. (INDRA/HUMAS)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG- Wali Kota Bontang Hj Neni Moerniaeni didampingi Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat, H Emlizar Muchtar dan Asisten Administrasi Umum Hj Sarifah Nurul Hidayati serta beberapa kepala OPD di lingkungan Pemkot Bontang, melakukan monitoring untuk melihat langsung proses pembangunan layanan pablik melalui dana DAK tersebut. Serta memastikan pembangunan yang pendanaannya melalui DAK berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Hal ini sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI) yang mengamanatkan bahwa, per Tanggal 21 Juli 2017 seluruh pembangunan fasiltas umum dan infrastruktur yang dibangun pemerintah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), harus terserap 75 persen dari  30 persen uang muka yang telah diberikan kepada daerah melalui OPD terkait.

Sidak yang berlangsung Senin (17/7) pagi kemarin, diawali kegiatan pembangunan Puja Sera di Area Wisata Hutan Mangrove dan Pembangunan Gedung SDN 005 Kelurahan Berbas Pantai, serta pembangunan Puskesmas Bontang Selatan 2.

Baca Juga:  Sembilan Anggota Panwaslu Kecamatan Resmi Dilantik, Basri Ingatkan Profesionalitas

Kepada media ini, Neni Moerniaeni mengaku puas, karena dari hasil pantauannya kemarin, hampir seluruh pembangunan fasilitas umum dan infrastruktur yang dibangun pemerintah melalui DAK telah on progres. Namun demikian, pengerjaan kegiatan melalui DAK ini harus terus dipantau sehingga penyelesaiannya tepat waktu. Hal tersebut penting karena menurut wali kota, apabila pengerjaannya lewat dari waktu yang telah ditentukan, maka kelanjutan pembangunan semua kegiatan tersebut akan membebani APBD Kota Bontang.

“Sengaja saya melakukan monitoring supaya DAK ini betul-betul tidak mengganggu APBD Kota Bontang. Karena kalau kita telah melakukan kontrak dengan penyelenggara kegiatan dalam hal ini kontraktror, kemudian dalam pelaksanaanya tidak sesuai dengan PMK maka pembiayaan selanjutnya akan dibebankan ke APBD Kota Bontang. Nah, saya tidak mau hal tersebut terjadi, makanya saya akan terus melakukan monitoring dengan melihat langsung kelapangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Basri Rase Apresiasi Turnamen Catur KORPRI

Disampaikan Wali Kota Neni Moerniaeni, bahwa monitoring ini tidak hanya untuk memastikan pembangunan fasiltas umum dan infrastruktur yang dibangun pemerintah melalui DAK ini berjalan dengan baik saja, tetapi juga dimanfaatkan untuk memotivasi seluruh pekerja yang terlibat agar tetap semangat dan bekerja dengan sepenuh hati, serta bekerja tidak setengah-setengah. Mengingat dana yang digunakan untuk pembangunan tersebut bukanlah dana yang sedikit, serta bangunan yang dibangun tersebut merupakan kebutuhan masyarakat.

“Kita tidak boleh lengah, akan tetapi harus terus kelapangan untuk memantau perkembangan pelaksanaan pembangunan melalui DAK tersebut. Meskipun dalam perencanaan akan selesai pada waktunya, akan tetapi monitoring terus akan saya lakukan. Alhamdulillah, penyerapannya ada yang lebih, namun ada juga penyerapannya masih kurang. Untuk itu, bagi yang masih kurang saya minta dalam beberapa hari ini harus selesai. Bagi yang telah sesuai penyerapannya, agar tetap konsisten sehingga benar-benar selesai tepat waktu,” tegasnya.

Baca Juga:  Pimpinan Dua OPD Kosong, Kepala Daerah Punya Hak Prerogatif

Selanjutnya Neni Moerniaeni juga menginstruksikan kepada seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkot Bontang, agar turut memantau perkembangan pembangunan yang ada di OPD-nya, khususnya pembangunan yang menggunakan DAK. Serta mengidentifikasi dan mencari solusi apabila ada kendala dalam pelaksanaannya, dengan terus menyampaikan laporan tertulis dan tidak tertulis kepada wali kota. (hms7)

Tags: DAKMonitoringpemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

WADUH!!! Hasil Pemantauan Pemerintah Pusat, 8 Kecamatan Tak Lakukan Perekaman E-KTP 

Next Post

Pemkot Setuju Raperda Inisiatif DPRD, Lakukan Perubahan terhadap Perda Nomor 2 Tahun 2005

Related Posts

Bontang Tunggu Kepastian DAK 2027, Sembilan Paket Bankeu Diproyeksi Masuk
Bontang

Bontang Tunggu Kepastian DAK 2027, Sembilan Paket Bankeu Diproyeksi Masuk

19 September 2026, 12:29
Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.