• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pedagang Taman Bersemi Jadi Korban 

by BontangPost
27 November 2018, 15:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
TUTUP: Beberapa pedagang di Taman Bersemi tutup lantaran listrik tak maksimal memberikan penerangan.(Dhedy/Sangatta Post)

TUTUP: Beberapa pedagang di Taman Bersemi tutup lantaran listrik tak maksimal memberikan penerangan.(Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

“Memang ada genset BUMDes, akan tetapi tak mampu untuk memberikan listrik kepada semua pedagang. Kalau mati lama, terpaksa saya gunakan genset sendiri,” Ilyas, pedagang

SANGATTA- Gara-gara perseteruan antara PLN dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sangatta Utara yang tak kunjung berakhir, berimbas kepada para pedagang di Taman Bersemi. Mereka mengeluh lantaran listrik untuk berdagang tak tercukupi. Para pedagang di eks STQ itu merasa listrik lebih dominan padam ketimbang nyala. Terpaksa, warga mengandalkan genset secara pribadi.

“Memang ada genset BUMDes, akan tetapi tak mampu untuk memberikan listrik kepada semua pedagang. Kalau mati lama, terpaksa saya gunakan genset sendiri,” ujar Ilyas, salah satu pedagang.

Meskipun listrik tak normal, ada saja petugas yang memungut bayaran dalam setiap hari. Meskipun diketahui, mereka tak memaksa lantaran mengerti keadaan yang ada saat ini. “Kalau saya tak mau bayar, kecuali listrik normal. Kami mau listrik normal lagi seperti sebelumnya. Saya tidak tahu kenapa mati-mati terus,” kata Ilyas mengeluh.

Baca Juga:  SADIS!!! Anak 17 Tahun Jadi Otak Pembunuhan

Pedagang lainnya yang enggan menyebutkan nama menuturkan, jika hal ini dialaminya pasca kegiatan besar di Taman Bersemi. Sebelumnya, listrik masih normal. Meskipun mati, hanya sesekali. Namun kali ini terbilang dominan.  “Kalau mati mau seperti apa lagi. Saya sediakan senter khusus dan lilin. Mau mengeluh sama siapa juga,” katanya.

Memang beberapa warga di sini tengah santer membicarakan masalah listrik yang kerap padam. Mereka pun pernah mempertanyakan hal ini kepada pihak BUMDes. “Katanya hanya ada masalah teknis saja. Kami berharap listrik kembali normal dan tak menggunakan genset lagi,” katanya.

Iwan, pedagang lainnya menuturkan, penggunaan genset untuk pedagang lantaran adanya pemutusan listrik yang dilakukan oleh PLN. Tidak diketahui pasti apa masalahnya. Namun kabar yang berhembus, terjadi penggunaan listrik secara ilegal.  “Tapi seharusnya hal ini diselesaikan baik-baik. PLN seharusnya tak melakukan pemutusan. Karena yang akan menjadi korban ialah pedagang. Itu urusan antara PLN dan BUMDes,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Buka Kejurda Tenis Lapangan 

PLN diminta bijak menyikapi masalah. Jikapun memiliki kewenangan memutuskan aliran listrik, namun tak dilakukan seenaknya saja.  “Selesaikan secara internal. Jangan libatkan pedagang. Kalau seperti ini pedagang yang menjadi korban. Karena kami butuh listrik,” katanya.

Sebelumnya, PLN mengaku sudah menonaktifkan meteran  di Taman Bersemi. Diketahui, saat ini BUMDes hanya menggunakan genset untuk kebutuhan penerangan pedagang.  “Sudah kami putus (listriknya). Kami enggak tahu mereka ambil listrik di mana. Meteran di Taman Bersemi kami nonaktifkan,” kata Supervisor Transaksi Energy PLN, Unesia Drajadispa.

Namun, PLN membantah jika menyita dua meteran tersebut. Pihaknya hanya sebatas menonaktifkan hingga tagihan terbayarkan.  “Hanya ada MCB 3×63 yang diamankan sebagai barang bukti. Meteran BUMDes masih berada di lokasi dan belum diambil oleh PLN. Hanya dinonaktifkan saja,” jelasnya. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pedagangPolemik BUMDes/PLNSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pupuk Kaltim Gelar Turnamen Futsal Putra se- Bontang

Next Post

Pinjaman Rp 270 M Siap Cair 

Related Posts

Omzet Turun Drastis, Pedagang Memilih Berjualan di Luar Stadion Bessai Berinta
Bontang

Omzet Turun Drastis, Pedagang Memilih Berjualan di Luar Stadion Bessai Berinta

7 Agustus 2020, 12:30
Pedagang Berjualan di Trotoar, OPD Diminta Bertindak Tegas
Bontang

Pedagang Berjualan di Trotoar, OPD Diminta Bertindak Tegas

30 Januari 2020, 19:30
Sudah Dilarang, Belasan Pedagang Masih Nekat Berjualan di Atas Trotoar
Bontang

Sudah Dilarang, Belasan Pedagang Masih Nekat Berjualan di Atas Trotoar

11 Februari 2019, 14:10
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05

Terpopuler

  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.