• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kolom Redaksi

Pegawai Malas Jadi Sorotan

by BontangPost
27 Desember 2016, 13:00
in Kolom Redaksi
Reading Time: 2 mins read
0
Catatan: Dhedy/Wartawan Radar Kutim

Catatan: Dhedy/Wartawan Radar Kutim

Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan ini, Kutai Timur (Kutim) terus dihebohkan oleh keberadaan oknum pegawai, bukan pengabdian ataupun prestasinya, namun kompetensi dan kemalasannya dalam bekerja. Baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) terlebih Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D). Namun yang paling disorot belakangan ini ialah kemalasan dalam bekerja.Seperti yang dikatakan Bupati Kutim, Ismunandar.

Pulang kampung hari Kamis, datang bekerja hari Selasa. Datang bekerja jam 10.00 wita pulang kerja jam 12.00 wita. Benar saja, dari hasil razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP, tidak sedikit  pegawai yang kedapatan bermalas-malasan dalam bekerja. Mulai dari keluyuran di pasar dan pusat keramaian, nongkrong di warung kopi dan main game di kantor pada saat jam kerja. Tentunya, hal ini semua terkuak dari keluhan dan laporan masyarakat.

Memuncaknya kemarahan Bupati dan Wakil Bupati, karena pegawai tersebut tak kunjung sadar. Beberapa kali diberikan nasehat, namun terus mengabaikan peringatan. Untuk mengambil sikap profesionalisme, maka pemerintah langsung membentuk kebijakan tepat dengan menggelar evaluasi dan kepantasan pegawai dalam bekerja.

Baca Juga:  Tujuh Orang Jadi Tersangka dalam OTT KPK di Kutim, Asal dan Aliran Dana Diungkap

Sedikitnya ada enam ribu lebih TK2D yang ikut dalam tes tersebut. Tes ini digelar dengan maksud, untuk menyeleksi TK2D yang benar-benar laik dalam bekerja. Jika dalam tes tersebut tidak lulus, maka bisa dipastikan, kontraknya akan diputus pada tahun 2017 pekan depan. Tetapi tes ini tampaknya menimbulkan masalah baru. Sebab, dari penelusuran Forum TK2D, sebelum tes digelar, TK2D Kutim mengalami kenaikan yang relatif signifikan dari data kongkrit sebelumnya. Data awal, hanya tercatat 5 ribu sekian saja, sedangkan saat ini sudah mencapai 6 ribu sekian.

Pengamatan Forum TK2D juga diaminkan oleh Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim. Menurut Zainuddin Aspan, dirinya cukup terkejut dengan data terbaru ini. Besar dugaan, bertambahnya TK2D lantaran adanya titipan oknum memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.

Timbul pertanyaan, keberadaan tes ini apakah benar-benar untuk menyeleksi TK2D yang malas, atau malah hanya serimonial semata. Karena dari pengamatan Forum TK2D, materi yang diujikan kepada peserta tidak memiliki korelasi yang seimbang dengan aktifitas bekerjanya masing-masing. Contoh kasus, seorang guru tidak diberikan tes mengenai kepiawaiannya dalam mengajar atau hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan. Begitupun halnya dengan perawat dan TK2D di intansi pemerintahan lainnya.

Baca Juga:  Mudahkan Keluarga Pasien yang Rawat Inap, RSUD Wacanakan Bangun Rumah Singgah 

Beberapa keganjilan ini tampaknya memang perlu mendapatkan jawaban pasti. Karena jangan sampai, TK2D yang benar-benar berkompeten, sudah lama mengabdi, aktif dalam bekerja, malah tersingkir akibat ketidakadilan. Sebab dikalahkan oleh titipan dari oknum pejabat. Tentunya, hal ini tidak diinginkan dan dibenarkan.

Tetapi jika memang berpatokan pada keseriusan untuk membenahi semua kinerja TK2D, maka siapapun akan mendukung hal tersebut. Hal ini akan lebih baik daripada menampung TK2D yang tidak produktif. Karena hal tersebut malah akan menjadi beban daerah. Haknya terus dikucurkan, namun kewajibannya diabaikan. Tentu, ini akan menjadi momok buruk bagi pemerintah. Terlebih, pegawai yang sudah tersandung berbagai masalah. Mulai dari kasus kriminal, narkoba, dan lainnya. Tentunya, ketegasan ini tidak hanya dialamatkan kepada pegawai TK2D saja, tetapi diterapkan bagi PNS juga.

Baca Juga:  Pemkot Ancam Pidanakan Pemilik THM Jika Berani Sajikan Pekerja Seks Komersial

Dibeberapa daerah lain, tak sedikit PNS yang dipecat gara-gara tersandung masalah. Kenapa Kutim takut hal tersebut. Semuanya sudah tertuang dalam aturan. Sehingga, PNS yang bermasalah, wajib disingkirkan dari kursi kenyamanannya. Hal ini lagi-lagi demi kebaikan, kemajuan Kutim kedepan. Meskipun pahit, aturan wajib ditegakkan.Dengan ketegasan tersebut, maka akan menjadi contog bagi pegawai lainnya.

Tetapi jika hanya berputar pada peringatan yang tidak berujung pangkal, sangsi ringan, ancaman penundaan pangkat, maka hal tersebut  tidak akan membuat pelaku jera. Malah, ancaman tersebut hanya menjadi permainan semata. Semoga, dengan kepemimpinan baru ini, semua kebijakan dilakukan dengan seadil-adilnya. Sehingga, tidak ada yang terzalimi sedikitpun. (dy)

Tags: HonorerKolom Redaksikutim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Warga Penasaran, Uang Baru Mirip Uang Monopoli 

Next Post

22 Napi Bontang Dapat Remisi Natal

Related Posts

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar
Kaltim

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar

25 September 2026, 15:18
Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit
Kaltim

Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit

21 Juli 2026, 16:05
DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026
Kaltim

DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026

3 Juli 2026, 18:44
Sudah Betul Kembalikan Mobil, Eh, Bikin Ramai Lagi Renovasi Rumah
Kolom Redaksi

Sudah Betul Kembalikan Mobil, Eh, Bikin Ramai Lagi Renovasi Rumah

13 April 2026, 08:00
Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau
Kaltim

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau

25 Februari 2026, 15:54
NU Dapat Tambang dari Penciutan Lahan Tambang KPC
Kaltim

Kementerian ESDM Gugat Balik Warga Kutim, Pemerintah Disebut Bebal dan Lebih Berpihak ke Pemodal

6 Oktober 2025, 19:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.