BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemkot Bontang berencana memasang sambungan distribusi pelanggan PDAM secara gratis. Khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dirut Perumda Tirta Taman Suramin mengatakan saat ini prosesnya masih dalam pendataan.
“Baru delapan kelurahan yang masuk,” kata Suramin.
Kemungkinan untuk rencana tersebut terealisasi pada tahun depan. Saat ini masih dalam pengkajian oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK). Menurutnya rencana ini baru dibahas secara awal.
Delapan kelurahan tersebut, juga belum bisa dipaparkan. Angka sekira seribu itu berdasarkan kriteria inpres belum mengarah kepada MBR. Termasuk indikator yang ditetapkan untuk menerima bantuan ini.
“Masih banyak yang harus didiskusikan. Ini tahap awal dan kami meminta kesepakatan dari tim kota yang mana mau diverifikasi,” ucapnya.
Ia memastikan nantinya 15 kelurahan akan mendapatkan bantuan ini. Sebelumnya Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan saat ini sambungan baru mencakup 65 persen. Sesungguhnya pengajuan ini diusulkan ke pemerintah pusat.
Namun adanya efisiensi di pemerintah pusat membuat skema harus diubah. Nantinya program ini di-backup oleh APBD Bontang.
“Pemasangan ini sangat penting dalam kapasitas penanganan stunting. Kebutuhan air bersih jadi salah satu faktor penyebab stunting,” tutur Neni.
Diketahui manajemen Perumda Tirta Taman mengaku kondisi keuangannya sedikit terganggu. Sebab harga produksi lebih mahal dibandingkan tarif air yang dipatok ke konsumen. Harga produksi saat ini mencapai Rp5.526, sedangkan tarifnya di angka Rp5.200. (kp)







