• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pembangunan RS Tipe D Ditolak Persi

by BontangPost
9 November 2018, 17:50
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Ilustrasi(Net)

Ilustrasi(Net)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Bontang menolak keras rencana Pemkot Bontang membangun dua rumah sakit (RS) tipe D. Mereka menilai itu akan mematikan rumah sakit swasta.

Persi Bontang mengatakan, alih-alih membangun RS baru, pemkot seharusnya meningkatkan pelayanan dan fasilitas di RSUD Taman Husada. Agar sesuai dengan kelasnya sebagai RS tipe B. Pun dengan Puskesmas yang harus dioptimalkan pelayanannya agar masyarakat tidak mengantre.

Ketua Komisariat Persi Bontang yang juga Direktur Utama RS Amalia, Yuniarti Arbain,  mengatakan yang dibutuhkan masyarakat adalah tidak lagi dirujuk ke RS di luar Bontang. Meskipun ditanggung BPJS, namun banyak keluarga yang keberatan terkait biaya akomodasi dan keperluan lain. “Mengingat keluarga yang menjaga tidak ditanggung,” jelas dokter Yuyun, sapaannya, ditemui, Kamis (8/11) di kantornya.

Dikatakan, RSUD di Bontang belum sesuai standar tipe B, baik dari fasilitas dan SDM. Dia mencontohkan pasien yang harus menjalani CT scan ataupun magnetic resonance imaging (MRI), selama ini harus dirujuk ke Samarinda atau Balikpapan.

“Saya dengar CT Scan RSUD Bontang (Taman Husada) sudah mau di-launching dalam waktu dekat. Ini melegakan kami juga, jadi tidak perlu dirujuk lagi. Mudah-mudahan fasilitas lain untuk rumah sakit tipe B bisa menyusul,” ujarnya.

Sehingga, jika RS tipe D atau C ingin merujuk pasien, tidak ada lagi alasan tidak memiliki fasilitas. Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan, sebutnya, fasilitas tersebut merupakan kewajiban RS tipe B.

Baca Juga:  Ketua Komisi II Usul Kegiatan Digarap di Awal

“Di Bontang ini tidak pernah ada pasien yang ditolak karena penuh atau lainnya. Karena rasio ketersediaan tempat tidur masih mencukupi. Bahkan berlebih,” ujarnya.

Terkait rujukan berjenjang, Yuyun menyatakan tidak mesti ke RS pemerintah. Artinya, sistem rujukan memang harus berjenjang sesuai tipe, namun bisa diakomodasi RS pemerintah dan swasta. “Seharusnya RSUD ini dijadikan central rujukan untuk daerah lain di sekitar Bontang. Seperti Kutim dan Marangkayu,” terangnya.

Yuyun berharap, pemerintah mau menggelar dialog atau rapat dengar pendapat dengan para pengelola RS swasta. Karena para karyawan di RS swasta juga masyarakat Bontang. Jika RS tipe D milik pemerintah dibangun, maka akan mematikan RS swasta dan kemungkinan ada PHK besar-besaran. “Jadikan RS swasta sebagai mitra pemberi pelayanan kesehatan. Bukan sebagai rival, karena kami juga hadir untuk membangun Kota Bontang bersama-sama,” ungkapnya.

Sementara, Direktur Kaltim Medika Utama dr Nurul Fathoni menambahkan bahwa penambahan dua rumah sakit belum saatnya. Dalam berbagai aspek, akan memengaruhi pelayanan RS lainnya. “Kondisi saat ini dengan 420 tempat tidur sudah oversupply, karena kebanyakan. Apalagi jika ada rumah sakit lagi,” ujarnya.

Baca Juga:  Agus Haris Pimpin Gerindra Bontang 

Untuk meningkatkan pelayanan, Nurul menilai bukan dengan membangun rumah sakit baru. Mestinya Unit Kesehatan Masyarakat (UKM) seperti Puskesmas lebih ditingkatkan pelayanannya. Karena dari sisi pelayanan RS yang ada saat ini belum optimal. “Perlu diperkuat RS tipe B, agar tidak dirujuk ke luar Kota Bontang,” imbuhnya.

Intinya, lanjut Nurul, pihaknya juga sebagai warga Bontang dan berkontribusi kepada pemerintah. Sehingga diharap tidak dianggap sebagai pihak lain, tapi menjadi bagian dari tim yang membangun dan mengembangkan Bontang di sektor kesehatan.

Sebelumnya diwartakan, Kantor Dinas Kesehatan dan Keluarga Bencana (Dinkes-KB) dan Puskesmas Bontang Lestari bakal disulap menjadi rumah sakit tipe D. Feasibility study (FS) pun telah dikantongi. Tahun depan ditargetkan sudah bisa beroperasi.

“Kantor Diskes-KB itu kan dulunya rumah sakit, jadi mau difungsikan kembali,” jelas Neni, Rabu (7/11).

Menurutnya, pembangunan rumah sakit tipe D dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. Mengingat pasien yang dirujuk dari Puskesmas, tidak bisa langsung ke RS tipe B seperti halnya RSUD Taman Husada. Harus lebih dulu ke tipe D. “Karena harus berjenjang, dan kami tak punya itu (RS tipe D, Red),” ujarnya.

Ketika sudah terbangun dan beroperasi, maka pemerintah menilai sudah memberikan pelayanan maksimal. Rujukan berjenjang pun tertuang dalam aturan BPJS. “Kalau tidak beroperasi, minimal ada progres sampai bagus,” tandasnya. (mga)

Baca Juga:  Tersangka Dikenal Penyayang oleh Keluarga

Rasio Ketersediaan TT dengan Penduduk Bontang

RS                                            Jumlah TT                   Jumlah Penduduk

RSUD Taman Husada            164

RS PKT                                    100                             170.611 Jiwa

RS Amalia                               56                                (BPS Bontang 2017)

RS Islam Bontang                  75

RS LNG Badak                       49

TT: Tempat Tidur

Menukil data BPS Bontang yang dikeluarkan pada 2017, jumlah penduduk Kota Bontang sebanyak 170.611 jiwa. Jika dibandingkan dengan Rasio TT, maka perbandingannya 1:384. Sementara berdasarkan standar pelayanan maksimal kesehatan WHO, rasio ideal adalah 1:1.000

Tingkat Pemanfaatan TT

Standar BOR (Depkes 2005) RSUD RS PKT    RS AMALIA              RSIB  RS BADAK      Rata-rata

60 %-85%                              57 %   44,53%   62,84%       62,84%  15,44%        48,53%

Sumber: Diskes-KB Bontang 2017

Analisis:

  • Berdasarkan tabel di atas terdapat RS yang nilai BOR-nya dibawah standar Departemen Kesehatan/Depkes (kini Kementerian Kesehatan) dan secara rata-rata BOR Bontang juga di bawah standar Depkes.
  • Kondisi BOR RS di Kota Bontang rendah membuat pelayanan di rumah sakit tidak efisien, dari aspek ekonomi pendapatan RS rendah. Akibatnya, RS akan mengalami permasalah dalam peningkatan kualitas pelayanan karena kurangnya pendapatan.
  • Strategi agar tingkat pemanfaatan tempat tidur (BOR) lebih dari 60 persen, yakni optimalisasi RS yang ada di Kota Bontang.
Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangPembangunan Rumah SakitRumah Sakit Tipe D
Share11TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Istri Nikah Siri, Suami ke Jeruji Besi

Next Post

Petaka di Surabaya Membara, Penonton Jatuh dari Viaduk, 2 Tewas 3 Luka

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Warga Sekitar Tolak RS Tipe D Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19
Bontang

Sudah Rampung, RS Taman Sehat Baru Kantongi IMB

5 Agustus 2021, 10:12
Bermasalah Sejak Awal, RS Tipe D Belum Kantongi Izin Operasional
Bontang

Bermasalah Sejak Awal, RS Tipe D Belum Kantongi Izin Operasional

4 Agustus 2021, 09:15

Terpopuler

  • Digerebek Tengah Malam, Pemuda di Bontang Baru Kedapatan Simpan 28 Paket Sabu di Rumah

    Digerebek Tengah Malam, Pemuda di Bontang Baru Kedapatan Simpan 28 Paket Sabu di Rumah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Motor vs Pikap di Poros Sangatta–Bontang, Pengendara Asal Tanjung Laut Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh Petugas MBG Jadi ASN, SPPG Bontang Ungkap Fakta Sebenarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Bontang Ingatkan Sekolah, Tak Boleh Pungut Biaya Bimbel dan LKS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Marangkayu, Polisi Sita Belasan Gram Barang Bukti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
No Result
View All Result

Komentar Terbaru

    Arsip

    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    • Desember 2022
    • November 2022
    • Oktober 2022
    • September 2022
    • Agustus 2022
    • Juli 2022
    • Juni 2022
    • Mei 2022
    • April 2022
    • Maret 2022
    • Februari 2022
    • Januari 2022
    • Desember 2021
    • November 2021
    • Oktober 2021
    • September 2021
    • Agustus 2021
    • Juli 2021
    • Juni 2021
    • Mei 2021
    • April 2021
    • Maret 2021
    • Februari 2021
    • Januari 2021
    • Desember 2020
    • November 2020
    • Oktober 2020
    • September 2020
    • Agustus 2020
    • Juli 2020
    • Juni 2020
    • Mei 2020
    • April 2020
    • Maret 2020
    • Februari 2020
    • Januari 2020
    • Desember 2019
    • November 2019
    • Oktober 2019
    • September 2019
    • Agustus 2019
    • Juli 2019
    • Juni 2019
    • Mei 2019
    • April 2019
    • Maret 2019
    • Februari 2019
    • Januari 2019
    • Desember 2018
    • November 2018
    • Oktober 2018
    • September 2018
    • Agustus 2018
    • Juli 2018
    • Juni 2018
    • Mei 2018
    • April 2018
    • Maret 2018
    • Februari 2018
    • Januari 2018
    • Desember 2017
    • November 2017
    • Oktober 2017
    • September 2017
    • Agustus 2017
    • Juli 2017
    • Juni 2017
    • Mei 2017
    • April 2017
    • Maret 2017
    • Februari 2017
    • Januari 2017
    • Desember 2016

    Kategori

    • Advertorial
    • Bontang
    • Breaking News
    • Catatan
    • Celoteh Edwin
    • Cerpen
    • Dahlan Iskan
    • Dispopar
    • DPRD Bontang
    • ekonomi
    • Entertainment
    • Feature
    • Hikmah
    • Hoaks atau Tidak?
    • Infografis
    • Internasional
    • Kaltim
    • Kesehatan
    • Kolom Redaksi
    • Kriminal
    • Kriminal
    • Kuliner
    • Lensa
    • Lifestyle
    • Lingkungan
    • Loker Bontang
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemkot Bontang
    • Pendidikan
    • Pilihan Editor
    • Politik
    • Polling
    • PON 2021 Papua
    • Pupuk Kaltim
    • Ragam
    • Society

    Meta

    • Masuk
    • Feed entri
    • Feed komentar
    • WordPress.org
    • Indeks Berita
    • Redaksi
    • Mitra
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
    • Kontak

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Bontang
    • Kaltim
    • Nasional
    • Advertorial
      • Advertorial
      • Pemkot Bontang
      • DPRD Bontang
    • Ragam
      • Infografis
      • Internasional
      • Olahraga
      • Feature
      • Resep
      • Lensa
    • LIVE

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.