• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pembentukan Pansel Sekda Mengacu Perpres 

by BontangPost
14 Februari 2018, 11:54
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Sarifah Nurul Hidayati(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Sarifah Nurul Hidayati(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Permintaan pembentukan panitia seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) oleh Fraksi NasDem tampaknya belum bisa dipenuhi segera. Pasalnya regulasi yang mengaturnya baru diterima oleh Pemkot Bontang seminggu yang lalu. Menurut Asisten Administrasi Umum Setda, Sarifah Nurul Hidayati regulasi nantinya mengacu pada Perpres nomor 3 tahun 2018 tentang Pejabat Sekretaris Daerah.

“Masih kami pelajari dulu, tentunya nanti akan berpedoman tentang aturan yang ada,” kata Nurul.

Ia mengatakan akan mempelajari terlebih dahulu terkait aturan yang baru diterima tersebut. Nurul akan menggandeng Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan serta inspektorat guna bersama-sama melihat secara rinci peraturan itu.

“Tentunya juga akan melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Wali Kota Bontang,” tambahnya.

Nurul juga masih akan mengkaji aturan apakah ke depan posisi Sekda haruslah orang baru. Akan tetapi ada kemungkinan dapat dilakukan perpanjangan dengan ketentuan persyaratan dipenuhi terlebih dahulu. Mengingat proses seleksi bakal memakan waktu mulai dari tahapan pengumuman hingga proses seleksi itu dilaksanakan.

Baca Juga:  Cegah Premanisme, Polres Pasang Spanduk Imbauan 

“Saya akan baca persyaratannya seperti apa, tapi tentunya boleh diperpanjang,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Artahnan Saidi saat ini bukan lagi menyandang pelaksana tugas (Plt) namun sudah berubah menjadi Pejabat (Pj) Sekda. Tertuang dalam surat perintah nomor 829/02/BPKPP.02. Adapun jabatan itu akan berakhir pada 8 April 2018. Nurul berujar perubahan ini masih berpedoman terhadap aturan lama yakni Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Diwartakan sebelumnya, Fraksi NasDem memandang perlu segera mungkin dibentuk Pansel agar dapat dilakukan persiapan secara matang. Ketua Fraksi NasDem Bakhtiar Wakkang juga mengatakan setelah masa Pj habis maka tidak dapat lagi melakukan perpanjangan lagi. Artinya posisi tersebut harus diganti dengan orang yang baru.

Baca Juga:  BKSDA Turunkan Petugas ke Lapangan, Pantau Keberadaan Orang Utan yang Sobek Bibir 

Pria yang merupakan anggota Komisi II DPRD ini menilai ada perbedaan antara pejabat definitif dengan pejabat sementara seperti pelaksana tugas harian (Plh), Plt, dan Pj. Terutama dalam kewenangan pada saat menyandang status tersebut.

“Secara aturan ini seharusnya menjadi prioritas pemerintah karena bagaimanapun juga namanya Plt, Pj, maupun Plh punya keterbatasan dalam kewenangan, sedangkan mobilitas dan bobot pekerjaan di Sekda itu cukup berat,” paparnya.

Dalam Perpres nomor 3 tahun 2018 pasal 5 menyebutkan masa jabatan penjabat sekretaris daerah paling lama enam bulan dalam hal sekretaris daerah tidak bisa

melaksanakan tugas serta paling lama tiga bulan dalam hal terjadi kekosongan sekretaris daerah.

Sementara di pasal 10 menyatakan proses seleksi terbuka pengisian sekretaris daerah oleh kepala daerah harus sudah dimulai paling lambat lima hari kerja terhitung sejak terjadinya kekosongan sekretaris daerah. Dalam hal jangka waktu tiga bulan terjadinya kekosongan sekretaris daerah terlampaui dan sekretaris daerah definitif belum ditetapkan, paling lama lima hari kerja maka gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat menunjuk penjabat sekretaris daerah kabupaten/kota yang memenuhi persyaratan.

Baca Juga:  ASTAGA!!! MR Nafsu Lihat Putrinya

Adapun berbagai persyaratannya yakni menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama eselon IIb, memiliki pangkat paling rendah pangkat pembina tingkat I golongan IV/b, berusia paling tinggi 1 (satu) tahun sebelum mencapai batas usia pension, mempunyai penilaian prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir, memiliki rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas yang baik, serta tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau berat. (*/ak)

Tags: bontangPansel Sekda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Yang Tersisa dari Gelaran HPN 2018, Padang (1), Momen Angkat Pariwisata Sumatera Barat

Next Post

Daftar SD Pakai Sistem Online

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18
UPZ Yabis Buka Pelayanan 24 Jam
Bontang

Zakat Fitrah Wilayah Bontang Diprediksi Naik

18 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.