• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pemerintah Akan Bangun RPU 

by BontangPost
25 Januari 2018, 11:33
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
FOTO WAJAH: Nusyirwan Ismail(MUBIN/METRO SAMARINDA)

FOTO WAJAH: Nusyirwan Ismail(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Ketiadaan Rumah Pemotongan Unggas (RPU) berdampak pada semrawutnya lingkungan pasar di Samarinda. Terlebih lagi, beberapa di antara pedagang memotong dan membuang begitu saja bulu ayam di pasar. Akibatnya, pasar menjadi berbau dan membuat pembeli tidak nyaman.

Mengatasi hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana membangun RPU bagi pedagang. Dengan demikian, bau amis dari darah maupun bulu unggas di pasar bisa dibersihkan. Sehingga pedagang dan pembeli merasa nyaman.

Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Nusyirwan Ismail menyebut, manfaat dari pembangunan rumah unggas akan memudahkan pemerintah mengontrol langsung pedagang. Pasalnya, sebagian di antara pedagang ada yang memotong ayam tidak sesuai tuntunan agama, khususnya Islam.

Baca Juga:  Secara Nasional, Daya Saing Kaltim Nomor Tiga

“Harus ada langkah yang bisa diambil untuk menata pasar di Samarinda. Misalnya, di Pasar Segiri kondisinya sudah terlalu kumuh. Pada tahun ini, kami usahakan segera menatanya,” tutur Nusyirwan ditemui awak media di Balai Kota Samarinda, Rabu (24/1) kemarin.

Ia menegaskan, pemotongan ayam harus dilakukan di RPU. Dengan cara ini, kotoran unggas bisa terkonsentrasi pada satu tempat. Sehingga memudahkan tukang pembersih mengambil sisa pemotongan. Nantinya bagi pedagang di pasar akan ditunjuk tukang potong unggas profesional.

Dengan demikian, proses pemotongan unggas tidak lagi dilakukan sembarangan, sebagaimana kebanyakan yang ada di sejumlah pasar di Kota Tepian. “Kalau ada pemotong ayam profesional, insyaallah hasil pemotongan menjadi higienis dan aman. Pemotong harus benar-benar menjaga kebersihan,” tegasnya.

Baca Juga:  Ekonomi Kaltim Turjun Bebas?

Soal pemotongan unggas profesional, dia menyebut, perlu digandeng tukang potong unggas yang sudah berpengalaman. Sehingga, hasil pemotongan bisa dipertanggungjawabkan kehalalannya. “Gaji pemotong unggas nanti akan kami berikan. Gaji yang diberikan sesuai standar pegawai daerah, agar terpenuhi kesejahteraannya,” ujarnya.

Selama ini, pemkot sudah mengingatkan pedagang ayam agar tidak memotong unggas di sembarang tempat. Namun seruan tersebut masih belum dilakukan. Untuk menata itu, maka akan dilakukan penataan dengan membuatkan dasar peraturan daerah (perda).

“Selama ini kebersihan pasar bermasalah. Kalau tidak segera dibuat aturan, maka pasar akan terus kumuh. Tahun ini, kami akan segera mengusulkan perda ke DPRD untuk penataan pemotongan unggas ini,” tandasnya. (*/um/drh)

Baca Juga:  “Ini Buah Pemimpin yang Perhartikan Rakyat”
Tags: Metro Samarindapembangunan SamarindaRumah Pemotongan Unggas
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

“Religi Center Jadi Simbol Persatuan”

Next Post

WADUH!!! 20 Persen Lembaga Penyiaran di Kaltim Masih Ilegal

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.