• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pemilik Toko Bantah Mengelabui dan Mencampur BBM

by BontangPost
26 Januari 2018, 11:52
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
ILUSTRASI

ILUSTRASI

Share on FacebookShare on Twitter

“Kalau mengelabui,  seolah-olah orang lain mengartikannya kami ini menimbun BBM ataupun melakukan tindakan yang lain. Padahal kami hanya membeli seperti biasa. Kemudian kami jual kembali kepada masyarakat. Bedanya pedagang lainnya menggunakan botol, kami menggunakan alat digital. Justru kami ini memudahkan masyarakat mendapatkan BBM,”

MS, Pemilik Toko TM

BONTANG – MS (54), pemilik toko TM sekaligus penjual Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi “Pertamini” di kawasan Perumahan BTN PKT yang sebelumnya diberitakan menjual BBM ilegal, angkat bicara memberikan klarifikasinya.

Pria yang sudah menjalankan bisnisnya sejak Oktober 2017 lalu itu membantah jika disebut telah mengelabui petugas dengan cara membeli BBM non  subsidi jenis Pertalite dan Pertamax di SPBU kilometer 6, kemudian memasukkannya ke alat “pertamini”-nya dari drum yang ada dalam box mobil. Kata dia, hal yang dia lakukan itu sama seperti apa yang dilakukan pedagang BBM eceran lainnya pada umumnya.

Baca Juga:  Antisipasi Kecurangan Jelang Lebaran, Kapolres Sidak SPBU di Bontang

“Kalau mengelabui,  seolah-olah orang lain mengartikannya kami ini menimbun BBM ataupun melakukan tindakan yang lain. Padahal kami hanya membeli seperti biasa. Kemudian kami jual kembali kepada masyarakat. Bedanya pedagang lainnya menggunakan botol, kami menggunakan alat digital. Justru kami ini memudahkan masyarakat mendapatkan BBM,” ujarnya kepada Bontang Post, Kamis (25/1) kemarin.

Termasuk aturan pembelian BBM di SPBU dalam jumlah banyak yang mengharuskan menggunakan drum besi pun, dirinya juga sudah mentaati aturan tersebut. Malah kata dia, yang merekomendasikan untuk menggunakan drum dari besi pun adalah dari pihak SPBU kilometer 6 sendiri.

Selain disebut mengelabui, MS juga membantah jika adanya dugaan yang menyebut dirinya melakukan pencampuran BBM. MS berujar, jika hal itu tidak benar. Pasalnya, selama ini saat pembelian di SPBU selalu tidak pernah dicampur. Bahkan dia melarang keras pekerjanya untuk menggabungkan kedua selang  pertalite dengan pertamax.

Baca Juga:  Demi Sabu, Pemuda Ini Nekat Gondol Ponsel di Konter

“Silahkan dicek ke kami kalau tidak percaya. Apalagi seluruh pembelian kami saat ini tercatat dalam struk dan CCTV di SPBU,” sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, unit tindak pidana tertentu (Tipiter) Sat Reskrim Polres Bontang berhasil mengungkap perdagangan ilegal BBM, Senin (22/1) lalu. Barang bukti berupa satu unit mobil box berisi 3 drum besi BBM jenis Pertalite dan Pertamax pun disita polisi.

Kapolres Bontang, AKBP Dedi Agustono melalui Kasat Reskrim Iptu Rihard mengatakan, pria berinisial MS (54) warga Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, melakukan bisnis ilegalnya sejak bulan Oktober 2017 lalu. Dijelaskan Rihard, tersangka membeli BBM di SPBU Kopkar di kilometer 6. BBM yang sudah dia beli lantas ditransfer ke pertamini atau alat yang digunakan oleh penjual BBM eceran yang tidak lagi menggunakan botol, melainkan pompa manual dengan gelas takaran.

Baca Juga:  Macet, Lalu Lintas Lumpuh 30 Menit

Sementara itu berdasarkan penuturan Surianto, pengelola SPBU Koperasi Karyawan (Kopkar) PKT Kilometer 6, Bahan Bakar Khusus (BBK) atau non subsidi yakni Pertamax dan Pertalite bisa dibeli tanpa masuk ke tangki kendaraan alias tempat lain seperti drum. Hanya saja, Pertamina mengizinkan jika tempat yang digunakan berbahan besi. Sehingga, masih tetap terjaga keselamatannya. “Itu arahan dari Pertamina,” jelas Surianto kepada Bontang Post, Rabu (24/1) lalu. (bbg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bbmkriminal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Klarifikasi LHKPN KPU Kaltim Tunggu Kiriman KPK

Next Post

970 Pil LL Gagal Edar

Related Posts

Dalam Setahun 306 Kasus Kejahatan Terjadi di Bontang, Didominasi Curanmor dan Curat
Bontang

Dalam Setahun 306 Kasus Kejahatan Terjadi di Bontang, Didominasi Curanmor dan Curat

30 Desember 2025, 13:29
Tiga Kasus Kriminalitas Tertinggi di Bontang Tahun Ini, Mulai Curanmor hingga Penggelapan
Kriminal

Tiga Kasus Kriminalitas Tertinggi di Bontang Tahun Ini, Mulai Curanmor hingga Penggelapan

31 Desember 2024, 11:38
Antisipasi Kecurangan Jelang Lebaran, Kapolres Sidak SPBU di Bontang
Bontang

Antisipasi Kecurangan Jelang Lebaran, Kapolres Sidak SPBU di Bontang

30 Maret 2024, 11:22
Sanksi untuk Dua SPBU di Bontang Dicabut 19 Desember
Bontang

Sanksi untuk Dua SPBU di Bontang Dicabut 19 Desember

11 Desember 2023, 11:00
Makin Meresahkan, Pengetap Bikin BBM Langka
Kriminal

Makin Meresahkan, Pengetap Bikin BBM Langka

10 November 2023, 16:00
BBM Makin Mahal, Pakar Ingatkan BLT Harus Tepat Sasaran
Kaltim

Resmi Naik, Ini Daftar Harga BBM Terbaru di Kaltim per 1 September 2023

1 September 2023, 14:28

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balapan Liar Saat Salat Jumat, Puluhan Motor Diamankan Polisi di Bontang Kuala

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.